<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Terungkap Fakta! Peningkatan Transaksi Pinjol Berkaitan dengan Judi Online</title><description>Peneliti Indef Nailul Huda menyatakan, peningkatan jumlah transaksi di pinjaman online (pinjol) sangat berkaitan dengan judi online.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/09/11/320/2880937/terungkap-fakta-peningkatan-transaksi-pinjol-berkaitan-dengan-judi-online</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/09/11/320/2880937/terungkap-fakta-peningkatan-transaksi-pinjol-berkaitan-dengan-judi-online"/><item><title>Terungkap Fakta! Peningkatan Transaksi Pinjol Berkaitan dengan Judi Online</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/09/11/320/2880937/terungkap-fakta-peningkatan-transaksi-pinjol-berkaitan-dengan-judi-online</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/09/11/320/2880937/terungkap-fakta-peningkatan-transaksi-pinjol-berkaitan-dengan-judi-online</guid><pubDate>Senin 11 September 2023 15:33 WIB</pubDate><dc:creator> Ikhsan Permana</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/09/11/320/2880937/terungkap-fakta-peningkatan-transaksi-pinjol-berkaitan-dengan-judi-online-CnkU1vOc3n.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pinjaman online berkaitan dengan Judi Online (Foto: Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/09/11/320/2880937/terungkap-fakta-peningkatan-transaksi-pinjol-berkaitan-dengan-judi-online-CnkU1vOc3n.jpg</image><title>Pinjaman online berkaitan dengan Judi Online (Foto: Freepik)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOS8xMS8xLzE3MDQ2NS81L3g4bnpsNmw=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Peneliti Indef Nailul Huda menyatakan, peningkatan jumlah transaksi di pinjaman online (pinjol) sangat berkaitan dengan judi online.
Menurutnya berdasarkan data dari Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) ada transaksi mencurigakan yang berhubungan dengan perjudian mencapai 11,84% dari total 94 ribu laporan di 2022.

BACA JUGA:
Apakah Lebih dari 90 Hari Pinjol Tidak Boleh Menagih? Cek Faktanya

&quot;Angka ini meningkat dari 2020 yang hanya 1,6% dari 68 ribu laporan artinya dari tahun 2020 ke Tahun 2022 itu ada pelaporan mengenai perjudian yang meningkat 10 kali lipat,&quot; kata Huda dalam Diskusi Publik &quot;Bahaya Pinjaman Online Bagi Penduduk Usia Muda&quot; yang dipantau secara daring, Senin (11/9/2023).
&quot;Jadi ini sangat terkait sekali antara judi online dan pinjaman online, karena kalau kita lihat nominalnya sangat fantastis sekali kalau kita lihat dari PPATK itu ada 69,9 juta transaksi yang dianalisis dengan nominal mencapai Rp69,6 triliun di 2022,&quot; sambung Huda.

BACA JUGA:
Sampai Kapan DC Pinjol Berhenti Menagih?

Bukti lainnya lanjut dia ada trend yang hampir serupa pada pencarian di mesin pencari Google untuk situs Zeus Slot dengan pinjaman online.&quot;Jadi di tahun 2021 akhir sampai 2022 ternyata memang ada peningkatan pencarian keyword untuk Zeus Slot dan pinjaman online,&quot; tuturnya.
Huda menilai bahwa banyak masyarakat yang kalah saat bermain judi online kemudian mengajukan kredit di pinjaman online.
&quot;Saya rasa banyak sekali masyarakat kita yang judi online, kalah terus mereka akhirnya pinjam di pinjol dan uangnya untuk apa? ya untuk main lagi. Nah makanya memang judi online ini sangat berbahaya sekali,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOS8xMS8xLzE3MDQ2NS81L3g4bnpsNmw=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Peneliti Indef Nailul Huda menyatakan, peningkatan jumlah transaksi di pinjaman online (pinjol) sangat berkaitan dengan judi online.
Menurutnya berdasarkan data dari Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) ada transaksi mencurigakan yang berhubungan dengan perjudian mencapai 11,84% dari total 94 ribu laporan di 2022.

BACA JUGA:
Apakah Lebih dari 90 Hari Pinjol Tidak Boleh Menagih? Cek Faktanya

&quot;Angka ini meningkat dari 2020 yang hanya 1,6% dari 68 ribu laporan artinya dari tahun 2020 ke Tahun 2022 itu ada pelaporan mengenai perjudian yang meningkat 10 kali lipat,&quot; kata Huda dalam Diskusi Publik &quot;Bahaya Pinjaman Online Bagi Penduduk Usia Muda&quot; yang dipantau secara daring, Senin (11/9/2023).
&quot;Jadi ini sangat terkait sekali antara judi online dan pinjaman online, karena kalau kita lihat nominalnya sangat fantastis sekali kalau kita lihat dari PPATK itu ada 69,9 juta transaksi yang dianalisis dengan nominal mencapai Rp69,6 triliun di 2022,&quot; sambung Huda.

BACA JUGA:
Sampai Kapan DC Pinjol Berhenti Menagih?

Bukti lainnya lanjut dia ada trend yang hampir serupa pada pencarian di mesin pencari Google untuk situs Zeus Slot dengan pinjaman online.&quot;Jadi di tahun 2021 akhir sampai 2022 ternyata memang ada peningkatan pencarian keyword untuk Zeus Slot dan pinjaman online,&quot; tuturnya.
Huda menilai bahwa banyak masyarakat yang kalah saat bermain judi online kemudian mengajukan kredit di pinjaman online.
&quot;Saya rasa banyak sekali masyarakat kita yang judi online, kalah terus mereka akhirnya pinjam di pinjol dan uangnya untuk apa? ya untuk main lagi. Nah makanya memang judi online ini sangat berbahaya sekali,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
