<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Otorita IKN Kantongi 281 LOI, Groundbreaking Bulan Ini</title><description>Otorita IKN Nusantara mengantongi 281 LOI (Letter of Intent) atau surat minat investasi pada pembangunan Ibu Kota Baru.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/09/11/470/2881099/otorita-ikn-kantongi-281-loi-groundbreaking-bulan-ini</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/09/11/470/2881099/otorita-ikn-kantongi-281-loi-groundbreaking-bulan-ini"/><item><title>Otorita IKN Kantongi 281 LOI, Groundbreaking Bulan Ini</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/09/11/470/2881099/otorita-ikn-kantongi-281-loi-groundbreaking-bulan-ini</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/09/11/470/2881099/otorita-ikn-kantongi-281-loi-groundbreaking-bulan-ini</guid><pubDate>Senin 11 September 2023 18:27 WIB</pubDate><dc:creator>Iqbal Dwi Purnama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/09/11/470/2881099/otorita-ikn-kantongi-281-loi-groundbreaking-bulan-ini-aVW17Dx0PH.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Minat investasi di IKN Nusantara bertambah setiap hari (Foto: PUPR)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/09/11/470/2881099/otorita-ikn-kantongi-281-loi-groundbreaking-bulan-ini-aVW17Dx0PH.jpg</image><title>Minat investasi di IKN Nusantara bertambah setiap hari (Foto: PUPR)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNS8xNS8xLzE2NjE4OC81L3g4a3lkdzA=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Otorita IKN Nusantara mengantongi 281 LOI (Letter of Intent) atau surat minat investasi pada pembangunan Ibu Kota Baru. Kepala Otorita IKN Bambang Susantono mengatakan jumlah LOI terus bertambah setiap minggunya.
Hingga saat ini setidaknya sudah tercatat ada 281 LOI yang berasal dari pelaku usaha di dalam maupun luar negeri. Bambang mengungkapkan pada bulan September ini, beberapa pelaku usaha juga menyatakan siap untuk melakukan groundbreaking atau mulai konstruksi untuk beberapa sektor.

BACA JUGA:
Daftar Proyek di IKN yang Groundbreaking hingga Akhir 2023


&quot;Itu hampir setiap minggu bertambah ya kalau saya lihat, memang ada beberapa yang dari negara yang ikut dalam ASEAN Summit itu mulai menyerahkan LOI ya,&quot; kata Bambang saat ditemui di Gedung DPR, Senin (11/9/2023).
Adapun, beberapa pelaku usaha dari dalam negeri yang siap untuk melakukan groundbreaking pada bulan September ini akan membangun fasilitas kesehatan, perhotelan, hingga mall di IKN.

BACA JUGA:
Proyek Milik Orang Terkaya di IKN Bakal Groundbreaking Bulan Ini


&quot;Jadi ada ground breaking dari mereka yang memang sudah siap. Ada istilahnya launching itu adalah buat mereka yang akan groundbreaking kira-kira dua bulan lagi. Itu tapi ada beberapa juga yang groundbreaking bulan ini,&quot; sambungnya.
Deputi Bidang Pendanaan dan Investasi, Agung Wicaksono menambahkan  jumlah 281 LOI yang sudah masuk ke Badan Otorita mayoritas dari negara  ASEAN. Hal tersebut menurutnya sedikit banyak dipengaruhi juga oleh  keketuaan Indonesia pada KTT ASEAN ke- 43 beberapa hari ini.
Lebih rinci, Agung memaparkan beberapa negara di ASEAN yang paling  banyak memberikan LOI ada dari Singapura sebanyak 27 LOI, Jepang 25 LOI,  Malaysia 19 LOI, dan China 17 LOI. Namun demikian menurutnya Investor  dari dalam Negeri yang paling mendominasi penyerahan LOI untuk  pembangunan IKN.
&quot;IKN kita bangun menjadi kota dunia untuk semua, world city for all,&quot; pungkas Agung.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNS8xNS8xLzE2NjE4OC81L3g4a3lkdzA=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Otorita IKN Nusantara mengantongi 281 LOI (Letter of Intent) atau surat minat investasi pada pembangunan Ibu Kota Baru. Kepala Otorita IKN Bambang Susantono mengatakan jumlah LOI terus bertambah setiap minggunya.
Hingga saat ini setidaknya sudah tercatat ada 281 LOI yang berasal dari pelaku usaha di dalam maupun luar negeri. Bambang mengungkapkan pada bulan September ini, beberapa pelaku usaha juga menyatakan siap untuk melakukan groundbreaking atau mulai konstruksi untuk beberapa sektor.

BACA JUGA:
Daftar Proyek di IKN yang Groundbreaking hingga Akhir 2023


&quot;Itu hampir setiap minggu bertambah ya kalau saya lihat, memang ada beberapa yang dari negara yang ikut dalam ASEAN Summit itu mulai menyerahkan LOI ya,&quot; kata Bambang saat ditemui di Gedung DPR, Senin (11/9/2023).
Adapun, beberapa pelaku usaha dari dalam negeri yang siap untuk melakukan groundbreaking pada bulan September ini akan membangun fasilitas kesehatan, perhotelan, hingga mall di IKN.

BACA JUGA:
Proyek Milik Orang Terkaya di IKN Bakal Groundbreaking Bulan Ini


&quot;Jadi ada ground breaking dari mereka yang memang sudah siap. Ada istilahnya launching itu adalah buat mereka yang akan groundbreaking kira-kira dua bulan lagi. Itu tapi ada beberapa juga yang groundbreaking bulan ini,&quot; sambungnya.
Deputi Bidang Pendanaan dan Investasi, Agung Wicaksono menambahkan  jumlah 281 LOI yang sudah masuk ke Badan Otorita mayoritas dari negara  ASEAN. Hal tersebut menurutnya sedikit banyak dipengaruhi juga oleh  keketuaan Indonesia pada KTT ASEAN ke- 43 beberapa hari ini.
Lebih rinci, Agung memaparkan beberapa negara di ASEAN yang paling  banyak memberikan LOI ada dari Singapura sebanyak 27 LOI, Jepang 25 LOI,  Malaysia 19 LOI, dan China 17 LOI. Namun demikian menurutnya Investor  dari dalam Negeri yang paling mendominasi penyerahan LOI untuk  pembangunan IKN.
&quot;IKN kita bangun menjadi kota dunia untuk semua, world city for all,&quot; pungkas Agung.</content:encoded></item></channel></rss>
