<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jalan Tol Trans Sumatera Ditargetkan Bertambah 337 Km hingga Akhir 2024</title><description>Jalan tol trans Sumatera ditargetkan bertambah 337 km hingga akhir 2024.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/09/12/320/2881379/jalan-tol-trans-sumatera-ditargetkan-bertambah-337-km-hingga-akhir-2024</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/09/12/320/2881379/jalan-tol-trans-sumatera-ditargetkan-bertambah-337-km-hingga-akhir-2024"/><item><title>Jalan Tol Trans Sumatera Ditargetkan Bertambah 337 Km hingga Akhir 2024</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/09/12/320/2881379/jalan-tol-trans-sumatera-ditargetkan-bertambah-337-km-hingga-akhir-2024</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/09/12/320/2881379/jalan-tol-trans-sumatera-ditargetkan-bertambah-337-km-hingga-akhir-2024</guid><pubDate>Selasa 12 September 2023 10:45 WIB</pubDate><dc:creator>Iqbal Dwi Purnama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/09/12/320/2881379/jalan-tol-trans-sumatera-ditargetkan-bertambah-337-km-hingga-akhir-2024-LxsNopHyag.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Jalan tol trans sumatera (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/09/12/320/2881379/jalan-tol-trans-sumatera-ditargetkan-bertambah-337-km-hingga-akhir-2024-LxsNopHyag.jpg</image><title>Jalan tol trans sumatera (Foto: Okezone)</title></images><description>


JAKARTA &amp;ndash; Jalan tol trans Sumatera ditargetkan bertambah 337 km hingga akhir 2024. Teranyar, Kementerian PUPR bersama Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) PT Hutama Karya (Persero) telah menyelesaikan pembangunan Jalan Tol Simpang Indralaya - Prabumulih sepanjang 64,5 km.
Direktur Jalan Bebas Hambatan Ditjen Bina Marga Triono Junoasmono mengatakan, JTTS sepanjang 2.986 kilometer (km) telah beroperasi sepanjang 822 Km, sedangkan 337 Km pada tahap 1 sedang konstruksi, dan ditargetkan selesai paling lambat akhir tahun 2024.

BACA JUGA:
Daftar 5 Ruas Jalan Tol Baru di Trans Sumatera

&quot;Sisanya masih ada ditargetkan sepanjang 1.827 Km, dan bisa kita laksanakan setelah tahun 2024,&quot; ujar Triono dalam keterangan tertulisnya, Selasa (12/9/2023).
Jalan Tol yang dikelola PT Hutama Karya (Persero) telah beroperasi tanpa tarif sejak 30 Agustus 2023. Keberadaan tol ini selain dapat memacu pertumbuhan ekonomi, juga dapat memangkas waktu kurang lebih 1 jam dari Palembang menuju Prabumulih. Apabila melewati jalan arteri bisa mencapai 2 jam lebih.

BACA JUGA:
Ini 3 Jalan Tol Pertama dan Tertua di Indonesia

Jalan Tol Indralaya - Prabumulih merupakan bagian dari pembangunan Jalan Tol Simpang Indralaya - Muara Enim dengan total panjang mencapai sekitar 119 Km dan terbagi menjadi 2 Seksi, dimana untuk Seksi 1 Simpang Indralaya - Prabumulih sepanjang 64,5 Km yang saat ini sudah beroperasi dan belum bertarif, dan Seksi 2 Prabumulih - Muara Enim sepanjang 54,5 Km masih dalam tahap perencanaan setelah tahun 2024.Triono menambahkan, Jalan Tol Indralaya - Prabumulih telah dipasang  timbangan Weight In Motion (WIM), diharapkan dapat mengetahui kendaraan  berat yang terindikasi Over Dimension dan Over Load (ODOL) seperti yang  sudah diterapkan pada Gerbang Tol Bakauheni di Lampung.
&quot;Saat melakukan pembayaran langsung mengetahui kendaraan Over Load,  sehingga mudah-mudahan semua Jalan Tol kita dapat diterapkan teknologi  WIM tersebut,&quot; ujarnya.
Jalan Tol ini melewati wilayah Kabupaten Ogan Ilir, Kabupaten Muara  Enim, dan Kota Prabumulih yang dilengkapi 2 Simpang Susun,1 Gerbang Tol,  dan 2 TIP (Rest Area) Tipe A. Secara keseluruhan, Jalan Tol yang  dirancang dengan kecepatan 100 km per jam dilengkapi dengan 2 simpang  susun, dan 18 jembatan.</description><content:encoded>


JAKARTA &amp;ndash; Jalan tol trans Sumatera ditargetkan bertambah 337 km hingga akhir 2024. Teranyar, Kementerian PUPR bersama Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) PT Hutama Karya (Persero) telah menyelesaikan pembangunan Jalan Tol Simpang Indralaya - Prabumulih sepanjang 64,5 km.
Direktur Jalan Bebas Hambatan Ditjen Bina Marga Triono Junoasmono mengatakan, JTTS sepanjang 2.986 kilometer (km) telah beroperasi sepanjang 822 Km, sedangkan 337 Km pada tahap 1 sedang konstruksi, dan ditargetkan selesai paling lambat akhir tahun 2024.

BACA JUGA:
Daftar 5 Ruas Jalan Tol Baru di Trans Sumatera

&quot;Sisanya masih ada ditargetkan sepanjang 1.827 Km, dan bisa kita laksanakan setelah tahun 2024,&quot; ujar Triono dalam keterangan tertulisnya, Selasa (12/9/2023).
Jalan Tol yang dikelola PT Hutama Karya (Persero) telah beroperasi tanpa tarif sejak 30 Agustus 2023. Keberadaan tol ini selain dapat memacu pertumbuhan ekonomi, juga dapat memangkas waktu kurang lebih 1 jam dari Palembang menuju Prabumulih. Apabila melewati jalan arteri bisa mencapai 2 jam lebih.

BACA JUGA:
Ini 3 Jalan Tol Pertama dan Tertua di Indonesia

Jalan Tol Indralaya - Prabumulih merupakan bagian dari pembangunan Jalan Tol Simpang Indralaya - Muara Enim dengan total panjang mencapai sekitar 119 Km dan terbagi menjadi 2 Seksi, dimana untuk Seksi 1 Simpang Indralaya - Prabumulih sepanjang 64,5 Km yang saat ini sudah beroperasi dan belum bertarif, dan Seksi 2 Prabumulih - Muara Enim sepanjang 54,5 Km masih dalam tahap perencanaan setelah tahun 2024.Triono menambahkan, Jalan Tol Indralaya - Prabumulih telah dipasang  timbangan Weight In Motion (WIM), diharapkan dapat mengetahui kendaraan  berat yang terindikasi Over Dimension dan Over Load (ODOL) seperti yang  sudah diterapkan pada Gerbang Tol Bakauheni di Lampung.
&quot;Saat melakukan pembayaran langsung mengetahui kendaraan Over Load,  sehingga mudah-mudahan semua Jalan Tol kita dapat diterapkan teknologi  WIM tersebut,&quot; ujarnya.
Jalan Tol ini melewati wilayah Kabupaten Ogan Ilir, Kabupaten Muara  Enim, dan Kota Prabumulih yang dilengkapi 2 Simpang Susun,1 Gerbang Tol,  dan 2 TIP (Rest Area) Tipe A. Secara keseluruhan, Jalan Tol yang  dirancang dengan kecepatan 100 km per jam dilengkapi dengan 2 simpang  susun, dan 18 jembatan.</content:encoded></item></channel></rss>
