<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bea Cukai Kejar Target Penerimaan Rp149,8 Triliun di 2023</title><description>DJBC Jawa Timur (Jatim) I dan II mengumumkan target penerimaan sebesar Rp149,89 triliun.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/09/12/320/2881694/bea-cukai-kejar-target-penerimaan-rp149-8-triliun-di-2023</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/09/12/320/2881694/bea-cukai-kejar-target-penerimaan-rp149-8-triliun-di-2023"/><item><title>Bea Cukai Kejar Target Penerimaan Rp149,8 Triliun di 2023</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/09/12/320/2881694/bea-cukai-kejar-target-penerimaan-rp149-8-triliun-di-2023</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/09/12/320/2881694/bea-cukai-kejar-target-penerimaan-rp149-8-triliun-di-2023</guid><pubDate>Selasa 12 September 2023 17:12 WIB</pubDate><dc:creator>Zuhirna Wulan Dilla</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/09/12/320/2881694/bea-cukai-kejar-target-penerimaan-rp149-8-triliun-di-2023-sL1Qd6it6y.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kakanwil DJBC Jatim I Jelaskan soal Target Penerimaan Bea Cukai di 2023 (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/09/12/320/2881694/bea-cukai-kejar-target-penerimaan-rp149-8-triliun-di-2023-sL1Qd6it6y.jpg</image><title>Kakanwil DJBC Jatim I Jelaskan soal Target Penerimaan Bea Cukai di 2023 (Foto: Okezone)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOS8xMC80LzE3MDQzMy81L3g4bnoyN2Y=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
SURABAYA - Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Jawa Timur (Jatim) I dan II mengumumkan target penerimaan sebesar Rp149,89 triliun pada 2023.
Angka ini lebih besar dibanding tahun 2022 lalu yang sebesar Rp138,06 triliun.

BACA JUGA:
Minta Restu DPR, Sri Mulyani Kucurkan PMN Rp28,1 Triliun ke 3 BUMN

Kepala Kantor Wilayah DJBC Jatim I, Untung Basuki mengungkapkan kalau target penerimaan paling besar itu dari cukai sebesar Rp143,76 triliun.
&quot;Persentase untuk provinsi Jatim  targetnya sangat tinggi, karena jika dibreakdown lagi besarannya hasil tembakau Rp139,83 triliun. Etil alkohol Rp62,7 miliar, MMEA Rp1,36 triliun. Kita masih dibebankan plastik dan MBDK yang belum dipungut,&quot; katanya dalam acara Press Tour Kemenkeu 2023, Kantor Bea Cukai Tanjung Perak, Surabaya, Jatim, Selasa (12/9/2023).

BACA JUGA:
WTP 7 Kali, Sri Mulyani: Laporan Keuangan Negara Tetap Sehat

Adapun dia menjelaskan kalau provinsi Jatim ini di dominasi dari sisi cukai. Untuk bea masuk 2023 ditargetkan sebesar Rp5,89 triliun sedangkan untuk bea keluar Rp246,7 triliun.&quot;Jadi memang provinsi Jatim ini punya beban yang sangat besar khususnya terkait dengan penerimaan sektor barang kena cukai berupa hasil tembakau,&quot; jelasnya.
Meski begitu, dia optimis target bisa terpenuhi mengingat penerimaan ini sangat penting bagi APBN.
&quot;Ini penerimaan tentu penting bagi APBN yang sehat dan harapannya target kita penuhi secara optimal,&quot; bebernya.
Tak hanya soal target, dia juga memastikan soal pengawasan merupakan hal penting yang dilakukan.
&quot;Pengawasan tetap kita lakukan bersama-sama. Karena sisi pelabuhan kita ada Tanjung Perak yang terbesar setelah Tanjung Priok. Jadi ini tugas kita melakukan pelayanan terhadap importasi maupun eksportasi terhadap barang-barang melalui Tanjung Perak,&quot; ucapnya.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOS8xMC80LzE3MDQzMy81L3g4bnoyN2Y=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
SURABAYA - Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Jawa Timur (Jatim) I dan II mengumumkan target penerimaan sebesar Rp149,89 triliun pada 2023.
Angka ini lebih besar dibanding tahun 2022 lalu yang sebesar Rp138,06 triliun.

BACA JUGA:
Minta Restu DPR, Sri Mulyani Kucurkan PMN Rp28,1 Triliun ke 3 BUMN

Kepala Kantor Wilayah DJBC Jatim I, Untung Basuki mengungkapkan kalau target penerimaan paling besar itu dari cukai sebesar Rp143,76 triliun.
&quot;Persentase untuk provinsi Jatim  targetnya sangat tinggi, karena jika dibreakdown lagi besarannya hasil tembakau Rp139,83 triliun. Etil alkohol Rp62,7 miliar, MMEA Rp1,36 triliun. Kita masih dibebankan plastik dan MBDK yang belum dipungut,&quot; katanya dalam acara Press Tour Kemenkeu 2023, Kantor Bea Cukai Tanjung Perak, Surabaya, Jatim, Selasa (12/9/2023).

BACA JUGA:
WTP 7 Kali, Sri Mulyani: Laporan Keuangan Negara Tetap Sehat

Adapun dia menjelaskan kalau provinsi Jatim ini di dominasi dari sisi cukai. Untuk bea masuk 2023 ditargetkan sebesar Rp5,89 triliun sedangkan untuk bea keluar Rp246,7 triliun.&quot;Jadi memang provinsi Jatim ini punya beban yang sangat besar khususnya terkait dengan penerimaan sektor barang kena cukai berupa hasil tembakau,&quot; jelasnya.
Meski begitu, dia optimis target bisa terpenuhi mengingat penerimaan ini sangat penting bagi APBN.
&quot;Ini penerimaan tentu penting bagi APBN yang sehat dan harapannya target kita penuhi secara optimal,&quot; bebernya.
Tak hanya soal target, dia juga memastikan soal pengawasan merupakan hal penting yang dilakukan.
&quot;Pengawasan tetap kita lakukan bersama-sama. Karena sisi pelabuhan kita ada Tanjung Perak yang terbesar setelah Tanjung Priok. Jadi ini tugas kita melakukan pelayanan terhadap importasi maupun eksportasi terhadap barang-barang melalui Tanjung Perak,&quot; ucapnya.</content:encoded></item></channel></rss>
