<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gandeng Perusahaan Malaysia, MRT Kembangkan Kawasan TOD di Jakarta</title><description>PT MRT Jakarta (Perseroda) dan Sarawak Consolidated Industries Berhad (SCIB) telah menandatangani Nota Kesepahaman.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/09/12/320/2881816/gandeng-perusahaan-malaysia-mrt-kembangkan-kawasan-tod-di-jakarta</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/09/12/320/2881816/gandeng-perusahaan-malaysia-mrt-kembangkan-kawasan-tod-di-jakarta"/><item><title>Gandeng Perusahaan Malaysia, MRT Kembangkan Kawasan TOD di Jakarta</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/09/12/320/2881816/gandeng-perusahaan-malaysia-mrt-kembangkan-kawasan-tod-di-jakarta</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/09/12/320/2881816/gandeng-perusahaan-malaysia-mrt-kembangkan-kawasan-tod-di-jakarta</guid><pubDate>Selasa 12 September 2023 20:54 WIB</pubDate><dc:creator>Heri Purnomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/09/12/320/2881816/gandeng-perusahaan-malaysia-mrt-kembangkan-kawasan-tod-di-jakarta-J8dElM3vGN.jpg" expression="full" type="image/jpeg">MRT Jakarta Gandeng Perusahaan Malaysia (Foto: MRT)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/09/12/320/2881816/gandeng-perusahaan-malaysia-mrt-kembangkan-kawasan-tod-di-jakarta-J8dElM3vGN.jpg</image><title>MRT Jakarta Gandeng Perusahaan Malaysia (Foto: MRT)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOS8xMC80LzE3MDQzMy81L3g4bnoyN2Y=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - PT MRT Jakarta (Perseroda) dan Sarawak Consolidated Industries Berhad (SCIB) telah menandatangani Nota Kesepahaman untuk mengeksplorasi potensi kemitraan pengembangan kawasan berorientasi transit (TOD) DKI Jakarta.
Direktur Pengembangan Bisnis PT MRT Jakarta (Perseroda) Farchad Husein Mahfud menyatakan kemitraan dengan SCIB ini menandakan langkah penting dalam upaya kolektif pihanua untuk meningkatkan kehidupan perkotaan di Jakarta.

BACA JUGA:
Apa Kabar Progres Konstruksi MRT Fase II Bundaran HI-Kota?

&quot;Ini menyatukan keahlian kami dalam solusi transit dengan kemahiran SCIB dalam pengembangan infrastruktur, membuka jalan bagi inisiatif perkotaan yang saling menguntungkan dan berkelanjutan,&quot; katanya di Auditorium Transport Hub, Jakarta, Selasa (12/9/2023).
Adapun MOU berfungsi sebagai platform untuk menguraikan pedoman bagi kedua belah pihak untuk melakukan diskusi, korespondensi, dan pertukaran data.

BACA JUGA:
Groundbreaking MRT Fase 3 Jakbar-Jaktim Agustus 2024

Perjanjian tersebut juga mematuhi peraturan dan undang-undang yang berlaku untuk bentuk kemitraan ini. MOU juga meletakkan dasar untuk kerja sama di masa depan antara para pihak pada aspek-aspek kunci.Di antaranya adalah melakukan kajian terkait pengembangan lahan di kawasan berorientasi transit di DKI Jakarta, terlibat dalam diskusi dan koordinasi terkait hasil studi pembangunan dan rencana penggunaan lahan, serta bekerja sama untuk merealisasikan investasi dalam proyek tersebut.
Adapun terkait kerja sama kongkrit yang dihasilkannya, Farchad belum menjelaskan lebih detail. Akan tetapi ia mengatakan sudah ada proyek yang akan segera direalisasikan.
&quot;Sudah ada tapi belum bisa kita sampaikan karena masih dalam tahap evaluasi dari SCIB ya,&quot; katanya.
Sementara itu, Chairman ASEAN Trade, Tourism, and Economic Council/ ATEC sekaligus Ketua Umum Himpunan Peritel dan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia/ HIPPINDO Budihardjo Iduansjah mengatakan ATEC membawa investasi ke Indonesia dari negara ASEAN terutama dari Malaysia.
Sesuai dengan visi dan misi ATEC dimana trade dan tourism saling melengkapi, toko ritel offline dan MRT saling membutuhkan.
&quot;MRT membutuhkan tenant dan ritel membutuhkan lokasi untuk membuka toko. Semoga kerja sama ini berjalan dengan baik,&quot; katanya.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOS8xMC80LzE3MDQzMy81L3g4bnoyN2Y=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - PT MRT Jakarta (Perseroda) dan Sarawak Consolidated Industries Berhad (SCIB) telah menandatangani Nota Kesepahaman untuk mengeksplorasi potensi kemitraan pengembangan kawasan berorientasi transit (TOD) DKI Jakarta.
Direktur Pengembangan Bisnis PT MRT Jakarta (Perseroda) Farchad Husein Mahfud menyatakan kemitraan dengan SCIB ini menandakan langkah penting dalam upaya kolektif pihanua untuk meningkatkan kehidupan perkotaan di Jakarta.

BACA JUGA:
Apa Kabar Progres Konstruksi MRT Fase II Bundaran HI-Kota?

&quot;Ini menyatukan keahlian kami dalam solusi transit dengan kemahiran SCIB dalam pengembangan infrastruktur, membuka jalan bagi inisiatif perkotaan yang saling menguntungkan dan berkelanjutan,&quot; katanya di Auditorium Transport Hub, Jakarta, Selasa (12/9/2023).
Adapun MOU berfungsi sebagai platform untuk menguraikan pedoman bagi kedua belah pihak untuk melakukan diskusi, korespondensi, dan pertukaran data.

BACA JUGA:
Groundbreaking MRT Fase 3 Jakbar-Jaktim Agustus 2024

Perjanjian tersebut juga mematuhi peraturan dan undang-undang yang berlaku untuk bentuk kemitraan ini. MOU juga meletakkan dasar untuk kerja sama di masa depan antara para pihak pada aspek-aspek kunci.Di antaranya adalah melakukan kajian terkait pengembangan lahan di kawasan berorientasi transit di DKI Jakarta, terlibat dalam diskusi dan koordinasi terkait hasil studi pembangunan dan rencana penggunaan lahan, serta bekerja sama untuk merealisasikan investasi dalam proyek tersebut.
Adapun terkait kerja sama kongkrit yang dihasilkannya, Farchad belum menjelaskan lebih detail. Akan tetapi ia mengatakan sudah ada proyek yang akan segera direalisasikan.
&quot;Sudah ada tapi belum bisa kita sampaikan karena masih dalam tahap evaluasi dari SCIB ya,&quot; katanya.
Sementara itu, Chairman ASEAN Trade, Tourism, and Economic Council/ ATEC sekaligus Ketua Umum Himpunan Peritel dan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia/ HIPPINDO Budihardjo Iduansjah mengatakan ATEC membawa investasi ke Indonesia dari negara ASEAN terutama dari Malaysia.
Sesuai dengan visi dan misi ATEC dimana trade dan tourism saling melengkapi, toko ritel offline dan MRT saling membutuhkan.
&quot;MRT membutuhkan tenant dan ritel membutuhkan lokasi untuk membuka toko. Semoga kerja sama ini berjalan dengan baik,&quot; katanya.</content:encoded></item></channel></rss>
