<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Erick Thohir Pastikan Bisnis BUMN Untungkan Indonesia</title><description>Erick Thohir memastikan bisnis yang dilakukan BUMN menguntungkan Bangsa Indonesia bukan negara lain.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/09/14/320/2882907/erick-thohir-pastikan-bisnis-bumn-untungkan-indonesia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/09/14/320/2882907/erick-thohir-pastikan-bisnis-bumn-untungkan-indonesia"/><item><title>Erick Thohir Pastikan Bisnis BUMN Untungkan Indonesia</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/09/14/320/2882907/erick-thohir-pastikan-bisnis-bumn-untungkan-indonesia</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/09/14/320/2882907/erick-thohir-pastikan-bisnis-bumn-untungkan-indonesia</guid><pubDate>Kamis 14 September 2023 14:27 WIB</pubDate><dc:creator>Kharisma Rizkika Rahmawati</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/09/14/320/2882907/erick-thohir-pastikan-bisnis-bumn-untungkan-indonesia-wbZVNSaUln.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menteri BUMN Erick Thohir Bicara soal Bisnis BUMN (Foto: Kementerian BUMN)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/09/14/320/2882907/erick-thohir-pastikan-bisnis-bumn-untungkan-indonesia-wbZVNSaUln.jpg</image><title>Menteri BUMN Erick Thohir Bicara soal Bisnis BUMN (Foto: Kementerian BUMN)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOS8xMy8xLzE3MDU2OS81L3g4bzFuNDA=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir memastikan bisnis yang dilakukan BUMN menguntungkan Bangsa Indonesia bukan negara lain.
&quot;BUMN tidak berbisnis dengan rakyat. BUMN justru mendukung perekonomian rakyat. Dengan pola seperti itu pun, BUMN mencatatkan kinerja yang meningkat luar biasa,&quot; ujar Erick melalui keterangan tertulis dikutip Antara, Kamis (14/9/2023).

BACA JUGA:
Erick Thohir Pamer Kapitalisasi Pasar BUMN Tembus Rp2.200 Triliun di DPR

Erick menyatakan bahwa laba BUMN saat dirinya mulai menerima amanah sebagai Menteri pada 2019 adalah sebesar Rp113 triliun. Kini, kinerja BUMN terus meningkat menjadi Rp124 triliun dan sekarang mencapai Rp250 triliun.
&quot;Bahkan (BUMN) menyetorkan dividen ke negara sebesar Rp80,2 triliun sehingga pemerintah mampu menjalankan program kerakyatan,&quot; katanya.

BACA JUGA:
Jokowi Minta Pengusaha Mebel Terbuka dan Berpartner dengan Perusahaan Lain

Salah satu program pemerintah yang dapat dijalankan berkat setoran dividen BUMN yakni Bantuan Pangan Beras 2023. Pada program tersebut, pemerintah mampu memberikan bantuan besar sebesar 10 kilogram per keluarga penerimaan manfaat (KMP) per bulan, untuk tiga bulan ke depan. &quot;Itu salah satu program yang baik untuk masyarakat,&quot; ujar Erick.Pada saat yang sama, BUMN juga diarahkan untuk membangun ekosistem besar yang dioperasikan agar memberikan keuntungan bagi bangsa Indonesia sendiri.
&quot;Makanya, kita (BUMN) sekarang menjadi platform besar. Kami tidak berkompetisi dengan swasta, tetapi kita ingin menjadi agregator dan menjadi ekosistem yang bisa menguntungkan bangsa kita, bukan bangsa lain,&quot; kata Erick.
Erick memberikan gambaran seperti dilakukan pada Telkom dan Telkomsel. Demi membangun ekonomi digital di Indonesia yang lebih kuat, perusahaan induk (Telkom) dan anak (Telkomsel) telah diberi tugas yang lebih fokus.
Menurutnya, Telkom diminta untuk fokus pada pembangunan infrastruktur sehingga dalam berbisnis lebih business to business (B to B). Telkom diminta untuk membangun jaringan pendukung mulai dari jaringan fiber optic hingga tower.
&quot;Yang menarik sekarang adalah bagaimana Telkomsel menjadi B to C. Dia fokus menjadi aggregator economic digital tersebut. Ini untuk menjadi keberpihakan kepada konten UMKM, semuanya bisa dilakukan,&quot; kata Erick.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOS8xMy8xLzE3MDU2OS81L3g4bzFuNDA=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir memastikan bisnis yang dilakukan BUMN menguntungkan Bangsa Indonesia bukan negara lain.
&quot;BUMN tidak berbisnis dengan rakyat. BUMN justru mendukung perekonomian rakyat. Dengan pola seperti itu pun, BUMN mencatatkan kinerja yang meningkat luar biasa,&quot; ujar Erick melalui keterangan tertulis dikutip Antara, Kamis (14/9/2023).

BACA JUGA:
Erick Thohir Pamer Kapitalisasi Pasar BUMN Tembus Rp2.200 Triliun di DPR

Erick menyatakan bahwa laba BUMN saat dirinya mulai menerima amanah sebagai Menteri pada 2019 adalah sebesar Rp113 triliun. Kini, kinerja BUMN terus meningkat menjadi Rp124 triliun dan sekarang mencapai Rp250 triliun.
&quot;Bahkan (BUMN) menyetorkan dividen ke negara sebesar Rp80,2 triliun sehingga pemerintah mampu menjalankan program kerakyatan,&quot; katanya.

BACA JUGA:
Jokowi Minta Pengusaha Mebel Terbuka dan Berpartner dengan Perusahaan Lain

Salah satu program pemerintah yang dapat dijalankan berkat setoran dividen BUMN yakni Bantuan Pangan Beras 2023. Pada program tersebut, pemerintah mampu memberikan bantuan besar sebesar 10 kilogram per keluarga penerimaan manfaat (KMP) per bulan, untuk tiga bulan ke depan. &quot;Itu salah satu program yang baik untuk masyarakat,&quot; ujar Erick.Pada saat yang sama, BUMN juga diarahkan untuk membangun ekosistem besar yang dioperasikan agar memberikan keuntungan bagi bangsa Indonesia sendiri.
&quot;Makanya, kita (BUMN) sekarang menjadi platform besar. Kami tidak berkompetisi dengan swasta, tetapi kita ingin menjadi agregator dan menjadi ekosistem yang bisa menguntungkan bangsa kita, bukan bangsa lain,&quot; kata Erick.
Erick memberikan gambaran seperti dilakukan pada Telkom dan Telkomsel. Demi membangun ekonomi digital di Indonesia yang lebih kuat, perusahaan induk (Telkom) dan anak (Telkomsel) telah diberi tugas yang lebih fokus.
Menurutnya, Telkom diminta untuk fokus pada pembangunan infrastruktur sehingga dalam berbisnis lebih business to business (B to B). Telkom diminta untuk membangun jaringan pendukung mulai dari jaringan fiber optic hingga tower.
&quot;Yang menarik sekarang adalah bagaimana Telkomsel menjadi B to C. Dia fokus menjadi aggregator economic digital tersebut. Ini untuk menjadi keberpihakan kepada konten UMKM, semuanya bisa dilakukan,&quot; kata Erick.</content:encoded></item></channel></rss>
