<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sosok Miliarder Berharta Rp58 Triliun berkat Jualan Biskuit dan Permen</title><description>Jogi Hendra Atmadja merupakan salah satu miliarder Indonesia.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/09/14/455/2882658/sosok-miliarder-berharta-rp58-triliun-berkat-jualan-biskuit-dan-permen</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/09/14/455/2882658/sosok-miliarder-berharta-rp58-triliun-berkat-jualan-biskuit-dan-permen"/><item><title>Sosok Miliarder Berharta Rp58 Triliun berkat Jualan Biskuit dan Permen</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/09/14/455/2882658/sosok-miliarder-berharta-rp58-triliun-berkat-jualan-biskuit-dan-permen</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/09/14/455/2882658/sosok-miliarder-berharta-rp58-triliun-berkat-jualan-biskuit-dan-permen</guid><pubDate>Kamis 14 September 2023 08:18 WIB</pubDate><dc:creator>Nasya Emmanuela Lilipaly</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/09/14/455/2882658/sosok-miliarder-berharta-rp58-triliun-berkat-jualan-biskuit-dan-permen-LAb7LeRVjj.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Miliarder berkat jualan permen dan biskuit (Foto: Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/09/14/455/2882658/sosok-miliarder-berharta-rp58-triliun-berkat-jualan-biskuit-dan-permen-LAb7LeRVjj.jpg</image><title>Miliarder berkat jualan permen dan biskuit (Foto: Freepik)</title></images><description>


JAKARTA - Jogi Hendra Atmadja merupakan salah satu miliarder Indonesia. Hal yang uniknya adalah kekayaan yang ia miliki diperoleh dari berjualan biskuit melalui perusahaan miliknya.
Tidak hanya biskuit, perusahaannya itu juga menjual berbagai produk dari permen, kopi, hingga air minum dalam kemasan.
Dilansir dari Forbes, Jogi termasuk ke dalam daftar 50 orang terkaya di Indonesia dan menduduki peringkat ke-9 dengan total harta senilai USD4,1 miliar atau setara dengan Rp61 triliun (kurs Rp15.313).

BACA JUGA:
Wanita Terkaya di Indonesia Masuk Jajaran Miliarder Dunia 2023, Hartanya Tembus Rp64,2 Triliun

Awal Perintisan Bisnis
Melalui usaha biskuit di rumahnya yang dimulai pada tahun 1948, kemudian alumni kedokteran Trisakti ini mulai membangun PT Mayora Indah Tbk. atau Mayora Group bersama dua temannya Drs. Raden Soedigdo dan Ir. Darmawan Kurnia pada 17 Februari 1977.
Pabrik pertamanya berada di Tangerang, Banten. Dengan produk andalannya hingga sekarang, yaitu Roma Kelapa.

BACA JUGA:
Kisah Pria Jadi Miliarder Gegara Jualan Sepatu Jelek, Kini Punya Harta Rp8,8 Triliun

Sejak awal Jogi sudah menjadi komisaris utama di tiga perusahaan berbeda, antara lain PT Torabika Eka Semesta, PT. Tunita Branindo, dan PT Kakao Mas Gemilang.
Tidak hanya biskuit, dalam perkembangannya Mayora mengeluarkan produk Kopiko. Yang mana perusahaannya menjadi pelopor permen kopi di Indonesia.Memiliki Produk Pesaing
PT Mayora mengeluarkan Teh Pucuk Harum dengan biaya promosi yang  dikeluarkan itu mencapai ratusan miliar rupiah. Hal itu demi menyaingi  Teh Botol Sosro yang saat itu menguasai pasar Indonesia.
Tidak hanya itu, perusahaan milik Jogi Hendra Atmadja ini juga  bekerja sama dengan PT Tirta Fresindo Jaya untuk menghadirkan produk  minuman dalam kemasan.
Produk yang diberi nama Le Minerale ini dibuat dengan harapan dapat  menyaingi produk air dalam kemasan yang sudah beredar, PT Mayora  membangun 5 pabrik di Kota Ciawi, Makassar, Medan, Sukabumi, Pasuruan  dan menambah 2 pabriknya di Cianjur dan Palembang pada tahun 2016.
Sampai saat ini, Mayora Group memiliki 50.000 lebih pegawai yang  bekerja di sana. Dan telah menjual sejumlah produknya lebih dari 100  negara.
Baca Selengkapnya: Perjalanan Jogi Hendra Atmadja, Jadi Miliarder Rp58 Triliun dari Jualan Biskuit dan Permen</description><content:encoded>


JAKARTA - Jogi Hendra Atmadja merupakan salah satu miliarder Indonesia. Hal yang uniknya adalah kekayaan yang ia miliki diperoleh dari berjualan biskuit melalui perusahaan miliknya.
Tidak hanya biskuit, perusahaannya itu juga menjual berbagai produk dari permen, kopi, hingga air minum dalam kemasan.
Dilansir dari Forbes, Jogi termasuk ke dalam daftar 50 orang terkaya di Indonesia dan menduduki peringkat ke-9 dengan total harta senilai USD4,1 miliar atau setara dengan Rp61 triliun (kurs Rp15.313).

BACA JUGA:
Wanita Terkaya di Indonesia Masuk Jajaran Miliarder Dunia 2023, Hartanya Tembus Rp64,2 Triliun

Awal Perintisan Bisnis
Melalui usaha biskuit di rumahnya yang dimulai pada tahun 1948, kemudian alumni kedokteran Trisakti ini mulai membangun PT Mayora Indah Tbk. atau Mayora Group bersama dua temannya Drs. Raden Soedigdo dan Ir. Darmawan Kurnia pada 17 Februari 1977.
Pabrik pertamanya berada di Tangerang, Banten. Dengan produk andalannya hingga sekarang, yaitu Roma Kelapa.

BACA JUGA:
Kisah Pria Jadi Miliarder Gegara Jualan Sepatu Jelek, Kini Punya Harta Rp8,8 Triliun

Sejak awal Jogi sudah menjadi komisaris utama di tiga perusahaan berbeda, antara lain PT Torabika Eka Semesta, PT. Tunita Branindo, dan PT Kakao Mas Gemilang.
Tidak hanya biskuit, dalam perkembangannya Mayora mengeluarkan produk Kopiko. Yang mana perusahaannya menjadi pelopor permen kopi di Indonesia.Memiliki Produk Pesaing
PT Mayora mengeluarkan Teh Pucuk Harum dengan biaya promosi yang  dikeluarkan itu mencapai ratusan miliar rupiah. Hal itu demi menyaingi  Teh Botol Sosro yang saat itu menguasai pasar Indonesia.
Tidak hanya itu, perusahaan milik Jogi Hendra Atmadja ini juga  bekerja sama dengan PT Tirta Fresindo Jaya untuk menghadirkan produk  minuman dalam kemasan.
Produk yang diberi nama Le Minerale ini dibuat dengan harapan dapat  menyaingi produk air dalam kemasan yang sudah beredar, PT Mayora  membangun 5 pabrik di Kota Ciawi, Makassar, Medan, Sukabumi, Pasuruan  dan menambah 2 pabriknya di Cianjur dan Palembang pada tahun 2016.
Sampai saat ini, Mayora Group memiliki 50.000 lebih pegawai yang  bekerja di sana. Dan telah menjual sejumlah produknya lebih dari 100  negara.
Baca Selengkapnya: Perjalanan Jogi Hendra Atmadja, Jadi Miliarder Rp58 Triliun dari Jualan Biskuit dan Permen</content:encoded></item></channel></rss>
