<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kain Tenun RI Go Internasional, Diekspor ke 5 Negara</title><description>Hasil tenun Desa Wedani berhasil diekspor ke Dubai, Jedah, Uni Emirat Arab, Brunei Darussalam dan Ethiopia.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/09/14/455/2882723/kain-tenun-ri-go-internasional-diekspor-ke-5-negara</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/09/14/455/2882723/kain-tenun-ri-go-internasional-diekspor-ke-5-negara"/><item><title>Kain Tenun RI Go Internasional, Diekspor ke 5 Negara</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/09/14/455/2882723/kain-tenun-ri-go-internasional-diekspor-ke-5-negara</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/09/14/455/2882723/kain-tenun-ri-go-internasional-diekspor-ke-5-negara</guid><pubDate>Kamis 14 September 2023 10:19 WIB</pubDate><dc:creator>Zuhirna Wulan Dilla</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/09/14/455/2882723/kain-tenun-ri-go-internasional-diekspor-ke-5-negara-7sHAM3FU5N.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kain tenun RI diekspor ke Brunei hingga Dubai (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/09/14/455/2882723/kain-tenun-ri-go-internasional-diekspor-ke-5-negara-7sHAM3FU5N.jpg</image><title>Kain tenun RI diekspor ke Brunei hingga Dubai (Foto: Okezone)</title></images><description>


JAKARTA - Hasil tenun Desa Wedani berhasil diekspor ke Dubai, Jedah, Uni Emirat Arab, Brunei Darussalam dan Ethiopia.
Bahkan disebut bahwa warga di Afrika menggemari kain wedani karena ada kesamaan corak dengan kekhasan yang mereka miliki.

BACA JUGA:
UMKM Berorientasi Ekspor Naik Kelas, Ini Buktinya

&quot;Keberhasilan ekspor Desa Wedani perlu dikembangkan dengan cara berkolaborasi dengan LPEI, Pemkab dan asosiasi UMKM untuk menjadikan Desa Wedani sebagai desa devisa karena memenuhi kriteria yaitu : satu produk dalam satu wilayah, mayoritas penduduk adalah penenun dan memiliki potensi ekspor,&quot; kata Direktur Komunikasi dan Bimbingan Pengguna Jasa, Nirwala Dwi Heryanto saat ditemui di Desa Wedani, Jawa Timur (Jatim) Rabu, 13 September 2023.
Dia menjelaskan kalai Desa Wedani memiliki mayoritas penduduk sebagai perajin dan penenun kain tenun.

BACA JUGA:
Ini Cara RI Percepat UKM Berorientasi Ekspor Naik Kelas

&quot;Kemampuan bertenun didapatkan dari warisan secara turun menurun dan aktivitas tenun masih berlanjut hingga sekarang sehingga menjadikan desa wedani sebagai desa yang ikonik dengan tenun,&quot; jelasnya.
Desa Wedani memiliki 60 perajin dan 1.500 tenaga kerja, kapasitas produksi setiap pengrajin mampu menghasilkan 200 lembar kain tenun.
Dari kain tenun dibuat menjadi sarung tenun dan mulai berkembang varian produk berupa tas dan pakaian.Dia menambahkan kalau kegiatan ini berawal dari inisiatif KPPBC  Gresik untuk melakukan pemetaan kendala dan permasalahan yang dihadapi  perajin tenun yang kemudian berlanjut pendampingan intensif seperti  edukasi ekspor, kurasi produk, bahan baku, merk, akses pasar dan  pembentukan koperasi.
&quot;Keberhasilan ekspor Desa Wedani perlu dikembangkan dengan cara  berkolaborasi dengan LPEI, Pemkab dan asosiasi UMKM untuk menjadikan  Desa Wedani sebagai desa devisa karena memenuhi kriteria yaitu, satu  produk dalam satu wilayah, mayoritas penduduk adalah penenun dan  memiliki potensi ekspor,&quot; katanya.
Kepala Biro Perencanaan dan Organisasi Kementerian Luar Negeri  (Kemenlu) Yulastiawarman menambahkan joka pengenalan produk tenun Wedani  dipamerkan di pameran Presidensi G20 di JCC. Serta turut tampil pada  Indonesia Fashion Week dan temu bisnis bersama buyer Malaysia dibantu  KBRI Kuala Lumpur pada Juli 2023.
&quot;Diharapkan kemampuan menenun warisan leluhur dapat dipertahankan  sehingga desa ikonik tenun terus melekat di Desa Wedani dan memperkaya  produk tradisional Nusantara,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>


JAKARTA - Hasil tenun Desa Wedani berhasil diekspor ke Dubai, Jedah, Uni Emirat Arab, Brunei Darussalam dan Ethiopia.
Bahkan disebut bahwa warga di Afrika menggemari kain wedani karena ada kesamaan corak dengan kekhasan yang mereka miliki.

BACA JUGA:
UMKM Berorientasi Ekspor Naik Kelas, Ini Buktinya

&quot;Keberhasilan ekspor Desa Wedani perlu dikembangkan dengan cara berkolaborasi dengan LPEI, Pemkab dan asosiasi UMKM untuk menjadikan Desa Wedani sebagai desa devisa karena memenuhi kriteria yaitu : satu produk dalam satu wilayah, mayoritas penduduk adalah penenun dan memiliki potensi ekspor,&quot; kata Direktur Komunikasi dan Bimbingan Pengguna Jasa, Nirwala Dwi Heryanto saat ditemui di Desa Wedani, Jawa Timur (Jatim) Rabu, 13 September 2023.
Dia menjelaskan kalai Desa Wedani memiliki mayoritas penduduk sebagai perajin dan penenun kain tenun.

BACA JUGA:
Ini Cara RI Percepat UKM Berorientasi Ekspor Naik Kelas

&quot;Kemampuan bertenun didapatkan dari warisan secara turun menurun dan aktivitas tenun masih berlanjut hingga sekarang sehingga menjadikan desa wedani sebagai desa yang ikonik dengan tenun,&quot; jelasnya.
Desa Wedani memiliki 60 perajin dan 1.500 tenaga kerja, kapasitas produksi setiap pengrajin mampu menghasilkan 200 lembar kain tenun.
Dari kain tenun dibuat menjadi sarung tenun dan mulai berkembang varian produk berupa tas dan pakaian.Dia menambahkan kalau kegiatan ini berawal dari inisiatif KPPBC  Gresik untuk melakukan pemetaan kendala dan permasalahan yang dihadapi  perajin tenun yang kemudian berlanjut pendampingan intensif seperti  edukasi ekspor, kurasi produk, bahan baku, merk, akses pasar dan  pembentukan koperasi.
&quot;Keberhasilan ekspor Desa Wedani perlu dikembangkan dengan cara  berkolaborasi dengan LPEI, Pemkab dan asosiasi UMKM untuk menjadikan  Desa Wedani sebagai desa devisa karena memenuhi kriteria yaitu, satu  produk dalam satu wilayah, mayoritas penduduk adalah penenun dan  memiliki potensi ekspor,&quot; katanya.
Kepala Biro Perencanaan dan Organisasi Kementerian Luar Negeri  (Kemenlu) Yulastiawarman menambahkan joka pengenalan produk tenun Wedani  dipamerkan di pameran Presidensi G20 di JCC. Serta turut tampil pada  Indonesia Fashion Week dan temu bisnis bersama buyer Malaysia dibantu  KBRI Kuala Lumpur pada Juli 2023.
&quot;Diharapkan kemampuan menenun warisan leluhur dapat dipertahankan  sehingga desa ikonik tenun terus melekat di Desa Wedani dan memperkaya  produk tradisional Nusantara,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
