<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Perusahaan Patungan Communication Cable (CCSI) Bakal Bangun Jaringan Kabel Bawah Laut 4.100 Km</title><description>Perusahaan patungan yang akan mengembangkan jaringan kabel bawah laut antarpulau sepanjang 4.100 kilometer (km).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/09/15/278/2883414/perusahaan-patungan-communication-cable-ccsi-bakal-bangun-jaringan-kabel-bawah-laut-4-100-km</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/09/15/278/2883414/perusahaan-patungan-communication-cable-ccsi-bakal-bangun-jaringan-kabel-bawah-laut-4-100-km"/><item><title>Perusahaan Patungan Communication Cable (CCSI) Bakal Bangun Jaringan Kabel Bawah Laut 4.100 Km</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/09/15/278/2883414/perusahaan-patungan-communication-cable-ccsi-bakal-bangun-jaringan-kabel-bawah-laut-4-100-km</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/09/15/278/2883414/perusahaan-patungan-communication-cable-ccsi-bakal-bangun-jaringan-kabel-bawah-laut-4-100-km</guid><pubDate>Jum'at 15 September 2023 11:27 WIB</pubDate><dc:creator>Nasya Emmanuela Lilipaly</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/09/15/278/2883414/perusahaan-patungan-communication-cable-ccsi-bakal-bangun-jaringan-kabel-bawah-laut-4-100-km-ZB9LB8sgtP.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Perusahaan Patungan Bangun Kabel Bawah Laut (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/09/15/278/2883414/perusahaan-patungan-communication-cable-ccsi-bakal-bangun-jaringan-kabel-bawah-laut-4-100-km-ZB9LB8sgtP.jpg</image><title>Perusahaan Patungan Bangun Kabel Bawah Laut (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - PT Communication Cable Systems Indonesia Tbk (CCSI) melalui anak usahanya PT CCSI Konektivitas Digital (CCSIKD),  PT Pracheta Nusa Telekom (Pracheta) anak perusahaan dari PT NAP Info Lintas Nusa (Matrix NAP Info) dan Mitsui &amp;amp; Co., Ltd (Jepang)membangun perusahaan patungan yang akan mengembangkan jaringan kabel bawah laut antarpulau sepanjang 4.100 kilometer (km).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

5 Aksi Emiten pada Akhir Perdagangan Pekan Ini

Jaringan kabel bawah laut ini dinamai Varuna Cable Systems untuk menghubungkan pulau-pulau besar di Indonesia termasuk di dalamnya adalah Jawa, Bali, Lombok, Labuan Bajo, Sulawesi, Kalimantan, dan Madura.

Jaringan yang penting ini terdiri dari 2.700 km kabel bawah laut dan 1.400 km kabel darat, dengan peran pentingnya dalam menyediakan konektivitas digital ke ibu kota baru Indonesia, Ibu Kota Nusantara (IKN). Perusahaan patungan yang baru saja dibentuk ini yaitu, PT Varuna Cahaya Santosa (VCS),

BACA JUGA:Menteri Trenggono Ingatkan soal Proyek Kabel Bawah Laut&amp;nbsp;


&quot;Varuna Cable Systems adalah bukti visi kami untuk meningkatkan lanskap digital di luar Jawa. Melalui kerjasama dengan Matrix NAP Info dan Mitsui, kami siap menjadi pemimpin pasar dalam bisnis kabel bawah laut di Indonesia,&quot; kata CEO dari CCSI dan VCS Peter Djatmiko dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Jumat (15/9/2023).


Semntara itu, Direktur Matrix NAP Info Omar Syarif Nasution mengatakan, jaringan Varuna melengkapi dan memperluas layanan Matrix NAP Info di dalam negeri, menandai bab baru dalam perjalanan melampaui Jawa.



&quot;Kolaborasi dalam membentuk Varuna ini kami harapkan dapat semakin mendukung dan mendorong pertumbuhan ekonomi digital dalam negeri secara inklusif,&quot; katanya.



Presiden Direktur Mitsui Indonesia Shinichi Kikuchihara menambahkan, proyek Varuna merupakan proyek pembangunan bangsa khususnya di kawasan timur Indonesia. Inisiatif ini tidak hanya berkontribusi terhadap kemajuan bangsa namun juga selaras dengan strategi bisnis Mitsui dalam pengembangan infrastruktur digital.



&quot;Dengan memfokuskan upaya kami pada proyek Varuna, kami turut mendorong kemajuan, memberdayakan masyarakat, dan membentuk masa depan yang lebih cerah bagi Indonesia,&quot; katanya.



</description><content:encoded>JAKARTA - PT Communication Cable Systems Indonesia Tbk (CCSI) melalui anak usahanya PT CCSI Konektivitas Digital (CCSIKD),  PT Pracheta Nusa Telekom (Pracheta) anak perusahaan dari PT NAP Info Lintas Nusa (Matrix NAP Info) dan Mitsui &amp;amp; Co., Ltd (Jepang)membangun perusahaan patungan yang akan mengembangkan jaringan kabel bawah laut antarpulau sepanjang 4.100 kilometer (km).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

5 Aksi Emiten pada Akhir Perdagangan Pekan Ini

Jaringan kabel bawah laut ini dinamai Varuna Cable Systems untuk menghubungkan pulau-pulau besar di Indonesia termasuk di dalamnya adalah Jawa, Bali, Lombok, Labuan Bajo, Sulawesi, Kalimantan, dan Madura.

Jaringan yang penting ini terdiri dari 2.700 km kabel bawah laut dan 1.400 km kabel darat, dengan peran pentingnya dalam menyediakan konektivitas digital ke ibu kota baru Indonesia, Ibu Kota Nusantara (IKN). Perusahaan patungan yang baru saja dibentuk ini yaitu, PT Varuna Cahaya Santosa (VCS),

BACA JUGA:Menteri Trenggono Ingatkan soal Proyek Kabel Bawah Laut&amp;nbsp;


&quot;Varuna Cable Systems adalah bukti visi kami untuk meningkatkan lanskap digital di luar Jawa. Melalui kerjasama dengan Matrix NAP Info dan Mitsui, kami siap menjadi pemimpin pasar dalam bisnis kabel bawah laut di Indonesia,&quot; kata CEO dari CCSI dan VCS Peter Djatmiko dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Jumat (15/9/2023).


Semntara itu, Direktur Matrix NAP Info Omar Syarif Nasution mengatakan, jaringan Varuna melengkapi dan memperluas layanan Matrix NAP Info di dalam negeri, menandai bab baru dalam perjalanan melampaui Jawa.



&quot;Kolaborasi dalam membentuk Varuna ini kami harapkan dapat semakin mendukung dan mendorong pertumbuhan ekonomi digital dalam negeri secara inklusif,&quot; katanya.



Presiden Direktur Mitsui Indonesia Shinichi Kikuchihara menambahkan, proyek Varuna merupakan proyek pembangunan bangsa khususnya di kawasan timur Indonesia. Inisiatif ini tidak hanya berkontribusi terhadap kemajuan bangsa namun juga selaras dengan strategi bisnis Mitsui dalam pengembangan infrastruktur digital.



&quot;Dengan memfokuskan upaya kami pada proyek Varuna, kami turut mendorong kemajuan, memberdayakan masyarakat, dan membentuk masa depan yang lebih cerah bagi Indonesia,&quot; katanya.



</content:encoded></item></channel></rss>
