<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jokowi: Tak Perlu Takut pada AI, Manusia Punya Hati dan Mesin Tidak</title><description>Jokowi) meminta kepada masyarakat untuk tidak takut dengan kemajuan teknologi khususnya pada kemunculan artificial intilegen (AI).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/09/15/320/2883388/jokowi-tak-perlu-takut-pada-ai-manusia-punya-hati-dan-mesin-tidak</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/09/15/320/2883388/jokowi-tak-perlu-takut-pada-ai-manusia-punya-hati-dan-mesin-tidak"/><item><title>Jokowi: Tak Perlu Takut pada AI, Manusia Punya Hati dan Mesin Tidak</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/09/15/320/2883388/jokowi-tak-perlu-takut-pada-ai-manusia-punya-hati-dan-mesin-tidak</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/09/15/320/2883388/jokowi-tak-perlu-takut-pada-ai-manusia-punya-hati-dan-mesin-tidak</guid><pubDate>Jum'at 15 September 2023 10:58 WIB</pubDate><dc:creator>Raka Dwi Novianto</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/09/15/320/2883388/jokowi-tak-perlu-takut-pada-ai-manusia-punya-hati-dan-mesin-tidak-3dWmCbFqK5.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Jokowi Bicara Soal AI (Foto: YouTube/Setpres)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/09/15/320/2883388/jokowi-tak-perlu-takut-pada-ai-manusia-punya-hati-dan-mesin-tidak-3dWmCbFqK5.jpg</image><title>Presiden Jokowi Bicara Soal AI (Foto: YouTube/Setpres)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOS8xNC80LzE3MDYzMS81L3g4bzJvcGM=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta kepada masyarakat untuk tidak takut dengan kemajuan teknologi khususnya pada kemunculan artificial intilegen (AI).
&quot;Ini saya minta sekali lagi jangan alergi dengan teknologi. Jangan hindari perubahan teknologi. Jangan takut dengan mesin cerdas, dengan AI,&quot; kata Jokowi dalam pidatonya pada Dies Natalis ke-60 IPB, Jumat (15/9/2023).

BACA JUGA:
Peluang Indonesia Jadi Lumbung Pangan Dunia, Jokowi: Perlu Inovasi Besar-besaran

Jokowi menceritakan saat pertemuan dengan negera-negara lain pada G7 hingga KTT ASEAN banyak pemimpin negara yang menceritakan ketakutannya pada AI.
&quot;Kemarin waktu di G7, waktu di G20, waktu di ASEAN Summit. semuanya berbicara mengenai AI takut sekali semua negara mengenai AI. Regulasinya belum ada, aturan mainnya belum ada, AI-nya terus lari terus, ubah-ubah terus. semua dibicarakan. Artinya memang ya kita harus mengantisipasi dan bersiap diri,&quot; kata Jokowi.

BACA JUGA:
Disebut Menakuti soal Krisis Energi hingga Ekonomi, Jokowi: Saya Tak Pernah Takut dan Khawatir

Jokowi menegaskan masyarakat untuk tidak takut dengan kehadiran AI. Dirinya meyakini dan percaya bahwa teknologi tidak akan bisa mengalahkan manusia.&quot;Teknologi tak akan bisa mengalahkan manusia karena mesin cuma punya chip, tapi manusia punya hati, punya rasa, mesin nggak punya. Dan saya percaya bahwa ciptaan Allah SWT akan selalu lebih unggul dan lebih mulia,&quot; tegasnya.
Jokowi berharap IPB dapat mencetak generasi-generasi muda Indonesia yang unggul, kompeten dan memiliki akhlak yang baik dan bisa membantu Indonesia dalam melewati tantangan besar kedepannya.
&quot;Oleh sebab itu saya ingin IPB jadi sasana untuk menghasilkan insan-insan unggul yang tidak hanya kompeten di akademik, tapi juga punya karakter yang baik, memiliki akhlak yang baik, yang cinta tanah air, yang punya optimisme tinggi yang selau ingin membantu sesama. Dan saya yakin IPB university sangat bisa mengambil peran itu,&quot; kata Jokowi.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOS8xNC80LzE3MDYzMS81L3g4bzJvcGM=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta kepada masyarakat untuk tidak takut dengan kemajuan teknologi khususnya pada kemunculan artificial intilegen (AI).
&quot;Ini saya minta sekali lagi jangan alergi dengan teknologi. Jangan hindari perubahan teknologi. Jangan takut dengan mesin cerdas, dengan AI,&quot; kata Jokowi dalam pidatonya pada Dies Natalis ke-60 IPB, Jumat (15/9/2023).

BACA JUGA:
Peluang Indonesia Jadi Lumbung Pangan Dunia, Jokowi: Perlu Inovasi Besar-besaran

Jokowi menceritakan saat pertemuan dengan negera-negara lain pada G7 hingga KTT ASEAN banyak pemimpin negara yang menceritakan ketakutannya pada AI.
&quot;Kemarin waktu di G7, waktu di G20, waktu di ASEAN Summit. semuanya berbicara mengenai AI takut sekali semua negara mengenai AI. Regulasinya belum ada, aturan mainnya belum ada, AI-nya terus lari terus, ubah-ubah terus. semua dibicarakan. Artinya memang ya kita harus mengantisipasi dan bersiap diri,&quot; kata Jokowi.

BACA JUGA:
Disebut Menakuti soal Krisis Energi hingga Ekonomi, Jokowi: Saya Tak Pernah Takut dan Khawatir

Jokowi menegaskan masyarakat untuk tidak takut dengan kehadiran AI. Dirinya meyakini dan percaya bahwa teknologi tidak akan bisa mengalahkan manusia.&quot;Teknologi tak akan bisa mengalahkan manusia karena mesin cuma punya chip, tapi manusia punya hati, punya rasa, mesin nggak punya. Dan saya percaya bahwa ciptaan Allah SWT akan selalu lebih unggul dan lebih mulia,&quot; tegasnya.
Jokowi berharap IPB dapat mencetak generasi-generasi muda Indonesia yang unggul, kompeten dan memiliki akhlak yang baik dan bisa membantu Indonesia dalam melewati tantangan besar kedepannya.
&quot;Oleh sebab itu saya ingin IPB jadi sasana untuk menghasilkan insan-insan unggul yang tidak hanya kompeten di akademik, tapi juga punya karakter yang baik, memiliki akhlak yang baik, yang cinta tanah air, yang punya optimisme tinggi yang selau ingin membantu sesama. Dan saya yakin IPB university sangat bisa mengambil peran itu,&quot; kata Jokowi.</content:encoded></item></channel></rss>
