<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Indonesia-China Kompak soal Kemajuan Pembangunan</title><description>Ma&amp;rsquo;ruf Amin menyatakan Indonesia dan China memiliki visi yang sama soal kemajuan pembangunan.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/09/18/320/2884873/indonesia-china-kompak-soal-kemajuan-pembangunan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/09/18/320/2884873/indonesia-china-kompak-soal-kemajuan-pembangunan"/><item><title>Indonesia-China Kompak soal Kemajuan Pembangunan</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/09/18/320/2884873/indonesia-china-kompak-soal-kemajuan-pembangunan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/09/18/320/2884873/indonesia-china-kompak-soal-kemajuan-pembangunan</guid><pubDate>Senin 18 September 2023 11:59 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/09/18/320/2884873/indonesia-china-kompak-soal-kemajuan-pembangunan-FcmCq17RN5.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Wapres Maruf Amin Kunjungan ke China. (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/09/18/320/2884873/indonesia-china-kompak-soal-kemajuan-pembangunan-FcmCq17RN5.jpg</image><title>Wapres Maruf Amin Kunjungan ke China. (Foto: MPI)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOS8xMy8xLzE3MDU2OS81L3g4bzFuNDA=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) Ma&amp;rsquo;ruf Amin menyatakan Indonesia dan China memiliki visi yang sama soal kemajuan pembangunan.
Dia mengapresiasi hubungan kerjasama Indonesia-China telah memasuki satu dekade atau 10 tahun pada tahun 2023.

BACA JUGA:
Wapres Bakal Bertemu Pengusaha Burung Walet hingga Halal di China

Wapres menyatakan bahwa saat melakukan Joint Interview dengan media China, kemarin. Salah satu media meminta respon Wapres terhadap proposal Presiden China Xi Jinping untuk mempererat hubungan China dengan negara-negara lain, khususnya ASEAN termasuk Indonesia.
&amp;ldquo;Proposal Xi Jinping untuk mempererat hubungan dan kerja sama ASEAN China, saya apresiasi dengan baik. Karena kedua negara ini memiliki visi yang sama, bagi kemajuan pembangunan. Sama-sama ingin membangun negaranya dengan baik,&amp;rdquo; kata Wapres dalam keterangannya, dikutip Senin (18/9/2023).

BACA JUGA:
Hadir di China-ASEAN Expo, Wapres: Kuatkan Kolaborasi dan Integrasi Ekonomi

Bahkan, lanjut Wapres, proposal Presiden Xi itu juga telah dibicarakan dengan Perdana Menteri (PM) Li Xiang saat bertemu di Nanning, China, pada hari Sabtu (16/9/2023).&amp;ldquo;Proposal itu juga sejalan dengan apa yang saya bicarakan kemarin dengan Perdana Menteri Li Qiang Sabtu kemarin,&amp;rdquo; tuturnya.
Wapres mengatakan dia sepakat dengan gagasan PM Li yang ingin membentuk Academy Vokasi China-ASEAN. &amp;ldquo;Bahkan, saya sangat sepakat dengan gagasannya untuk dibentuknya Academy Vokasi Tiongkok ASEAN,&amp;rdquo; jelasnya.
Lebih lanjut, Wapres juga meminta kepada PM Li agar Indonesia menjadi prioritas gagasan ini dalam rangka meningkatkan tenaga kerja lokal. &amp;ldquo;Dan saya minta agar indonesia dijadikan sebagai prioritas untuk melaksanakan gagasan tersebut. Gagasan ini sebenarnya juga merupakan bentuk dari kemitraan strategis komprehensif antara ASEAN dan Tiongkok,&amp;rdquo; katanya.
&amp;ldquo;Dalam pertemuan dengan Perdana Menteri, saya juga menyampaikan beberapa hal yang direspon oleh beliau dengan baik Misalnya tentang pendidikan yaitu penyiapan beasiswa untuk mahasiswa Indonesia di Tiongkok,&amp;rdquo; pungkasnya.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOS8xMy8xLzE3MDU2OS81L3g4bzFuNDA=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) Ma&amp;rsquo;ruf Amin menyatakan Indonesia dan China memiliki visi yang sama soal kemajuan pembangunan.
Dia mengapresiasi hubungan kerjasama Indonesia-China telah memasuki satu dekade atau 10 tahun pada tahun 2023.

BACA JUGA:
Wapres Bakal Bertemu Pengusaha Burung Walet hingga Halal di China

Wapres menyatakan bahwa saat melakukan Joint Interview dengan media China, kemarin. Salah satu media meminta respon Wapres terhadap proposal Presiden China Xi Jinping untuk mempererat hubungan China dengan negara-negara lain, khususnya ASEAN termasuk Indonesia.
&amp;ldquo;Proposal Xi Jinping untuk mempererat hubungan dan kerja sama ASEAN China, saya apresiasi dengan baik. Karena kedua negara ini memiliki visi yang sama, bagi kemajuan pembangunan. Sama-sama ingin membangun negaranya dengan baik,&amp;rdquo; kata Wapres dalam keterangannya, dikutip Senin (18/9/2023).

BACA JUGA:
Hadir di China-ASEAN Expo, Wapres: Kuatkan Kolaborasi dan Integrasi Ekonomi

Bahkan, lanjut Wapres, proposal Presiden Xi itu juga telah dibicarakan dengan Perdana Menteri (PM) Li Xiang saat bertemu di Nanning, China, pada hari Sabtu (16/9/2023).&amp;ldquo;Proposal itu juga sejalan dengan apa yang saya bicarakan kemarin dengan Perdana Menteri Li Qiang Sabtu kemarin,&amp;rdquo; tuturnya.
Wapres mengatakan dia sepakat dengan gagasan PM Li yang ingin membentuk Academy Vokasi China-ASEAN. &amp;ldquo;Bahkan, saya sangat sepakat dengan gagasannya untuk dibentuknya Academy Vokasi Tiongkok ASEAN,&amp;rdquo; jelasnya.
Lebih lanjut, Wapres juga meminta kepada PM Li agar Indonesia menjadi prioritas gagasan ini dalam rangka meningkatkan tenaga kerja lokal. &amp;ldquo;Dan saya minta agar indonesia dijadikan sebagai prioritas untuk melaksanakan gagasan tersebut. Gagasan ini sebenarnya juga merupakan bentuk dari kemitraan strategis komprehensif antara ASEAN dan Tiongkok,&amp;rdquo; katanya.
&amp;ldquo;Dalam pertemuan dengan Perdana Menteri, saya juga menyampaikan beberapa hal yang direspon oleh beliau dengan baik Misalnya tentang pendidikan yaitu penyiapan beasiswa untuk mahasiswa Indonesia di Tiongkok,&amp;rdquo; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
