<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ternyata Standar Halal Indonesia Dipakai 50 Negara Dunia</title><description>Wakil Presiden (Wapres) Ma&amp;rsquo;ruf Amin mengatakan bahwa standar halal Indonesia telah dipakai dunia.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/09/18/320/2885067/ternyata-standar-halal-indonesia-dipakai-50-negara-dunia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/09/18/320/2885067/ternyata-standar-halal-indonesia-dipakai-50-negara-dunia"/><item><title>Ternyata Standar Halal Indonesia Dipakai 50 Negara Dunia</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/09/18/320/2885067/ternyata-standar-halal-indonesia-dipakai-50-negara-dunia</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/09/18/320/2885067/ternyata-standar-halal-indonesia-dipakai-50-negara-dunia</guid><pubDate>Senin 18 September 2023 15:41 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/09/18/320/2885067/ternyata-standar-halal-indonesia-dipakai-50-negara-dunia-55tVctQdNY.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Wapres Maruf Amin bahas standar halal Indonesia. (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/09/18/320/2885067/ternyata-standar-halal-indonesia-dipakai-50-negara-dunia-55tVctQdNY.JPG</image><title>Wapres Maruf Amin bahas standar halal Indonesia. (Foto: MPI)</title></images><description>


JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) Ma&amp;rsquo;ruf Amin mengatakan bahwa standar halal Indonesia telah dipakai dunia.
Bahkan, lembaga sertifikasi halal di 50 negara dunia yang menggunakan standar halal Indonesia.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Wapres Maruf Amin Pilih Baju Adat Betawi di Sidang Tahunan MPR

Wapres mengungkapkan hal ini saat bertemu dengan para pengusaha produk halal China.
Sebelumnya, dia pun menceritakan ketika masih menjadi Ketua Umum (Ketum) Majelis Ulama Indonesia telah membuat standar halal yang saat ini dipercaya oleh dunia.
&amp;ldquo;Waktu itu saja menjadi Ketua Majelis Ulama Indonesia, Ketum MUI, bahkan sebelumnya saya menjadi Ketua Komisi Fatwa MUI dan memang kita membuat semacam standar halal, yang standar halal itu menjadi sistem standar halal di dunia dan diakui oleh 50 lembaga sertifikat halal dan menjadi standar halal yang terpercaya di dunia,&amp;rdquo; kata Wapres di Kantor Perwakilan Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan dan Kosmetika (LPPOM) MUI di Shanghai Al Amin Co. Ltd, Shanghai, China, Senin (18/9/2023).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Minangkabau Halal Festival 2023 Resmi Dibuka Wapres Maruf Amin

Lebih lanjut, Wapres mengatakan untuk mengembangkan standar halal MUI membuat perwakilan di berbagai negara, termasuk di Shanghai.
&amp;ldquo;Untuk untuk mengembangkan standar halal itu maka MUI membuat nama perwakilan-perwakilan MUI di berbagai negara termasuk di Shanghai,&quot; lanjutnya.
Wapres menyebut ketika pengusaha telah mendapatkan sertifikasi produk halal dari LPPOM MUI, maka nantinya akan ada endorsement agar produknya bisa dipasarkan di negara-negara yang mayoritas berpenduduk muslim, termasuk Indonesia.&amp;ldquo;(Tidak hanya) menjadi lembaga sertifikat yang ada di berbagai negara dengan memberikan endorsement jika sudah menggunakan standar MUI dan jumlahnya ada 50 lembaga standar dunia yang ikut standar MUI,&amp;rdquo; jelasnya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Ketika Wapres Maruf Amin Tegaskan Tidak Ikut Pilpres 2024: Saya Sudah 81 Tahun

Wapres mengatakan saat ini Indonesia tidak hanya memberikan standar sertifikasi halal, tetapi ingin menjadi produsen halal terbesar di dunia tahun 2024.
&amp;ldquo;Sekarang Indonesia tidak hanya ingin memberikan standar sertifikasi halal di dunia, tapi ingin menjadi negara yang memproduksi produk-produk halal terbesar di dunia,&quot; ucapnya.
Oleh karena itu, Wapres di hadapan para pengusaha produk halal China mengundang agar berinvestasi di Indonesia.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Intip Hasil Pertemuan Wapres dengan China, Hasilkan Investasi Rp327 Triliun

&quot;Karena itu, kami mengundang para pengusaha di berbagai negara khususnya di Tiongkok untuk berinvestasi produk halal di Indonesia,&quot; bebernya.
&amp;ldquo;Kemarin di Fuzhou, kami juga bertemu dengan sekitar 10 pengusaha yang tidak ada yang sudah ada yang akan berinvestasi di Indonesia. Karena itu saya minta nanti Al-Amin supaya terus melakukan supaya mengkampanyekan kepada para pengusaha di Tiongkok untuk berinvestasi di Indonesia,&amp;rdquo; bebernya.
Apalagi, Wapres mengungkapkan bahwa Indonesia menjadi negara yang mayoritas penduduknya muslim.
Sehingga, produk-produk halal menjadi konsumsi bahkan juga sudah menjadi gaya hidup.
&amp;ldquo;Karena untuk konsumsi Indonesia sendiri itu sudah cukup besar sebagai negara dengan populasi penduduk muslim terbesar di dunia 270 juta dan kemudian juga untuk diekspor ke berbagai negara. Dan kalau kita kembali Indonesia produknya akan lebih dipercaya lagi untuk umat Islam di dunia,&amp;rdquo; pungkasnya.</description><content:encoded>


JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) Ma&amp;rsquo;ruf Amin mengatakan bahwa standar halal Indonesia telah dipakai dunia.
Bahkan, lembaga sertifikasi halal di 50 negara dunia yang menggunakan standar halal Indonesia.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Wapres Maruf Amin Pilih Baju Adat Betawi di Sidang Tahunan MPR

Wapres mengungkapkan hal ini saat bertemu dengan para pengusaha produk halal China.
Sebelumnya, dia pun menceritakan ketika masih menjadi Ketua Umum (Ketum) Majelis Ulama Indonesia telah membuat standar halal yang saat ini dipercaya oleh dunia.
&amp;ldquo;Waktu itu saja menjadi Ketua Majelis Ulama Indonesia, Ketum MUI, bahkan sebelumnya saya menjadi Ketua Komisi Fatwa MUI dan memang kita membuat semacam standar halal, yang standar halal itu menjadi sistem standar halal di dunia dan diakui oleh 50 lembaga sertifikat halal dan menjadi standar halal yang terpercaya di dunia,&amp;rdquo; kata Wapres di Kantor Perwakilan Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan dan Kosmetika (LPPOM) MUI di Shanghai Al Amin Co. Ltd, Shanghai, China, Senin (18/9/2023).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Minangkabau Halal Festival 2023 Resmi Dibuka Wapres Maruf Amin

Lebih lanjut, Wapres mengatakan untuk mengembangkan standar halal MUI membuat perwakilan di berbagai negara, termasuk di Shanghai.
&amp;ldquo;Untuk untuk mengembangkan standar halal itu maka MUI membuat nama perwakilan-perwakilan MUI di berbagai negara termasuk di Shanghai,&quot; lanjutnya.
Wapres menyebut ketika pengusaha telah mendapatkan sertifikasi produk halal dari LPPOM MUI, maka nantinya akan ada endorsement agar produknya bisa dipasarkan di negara-negara yang mayoritas berpenduduk muslim, termasuk Indonesia.&amp;ldquo;(Tidak hanya) menjadi lembaga sertifikat yang ada di berbagai negara dengan memberikan endorsement jika sudah menggunakan standar MUI dan jumlahnya ada 50 lembaga standar dunia yang ikut standar MUI,&amp;rdquo; jelasnya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Ketika Wapres Maruf Amin Tegaskan Tidak Ikut Pilpres 2024: Saya Sudah 81 Tahun

Wapres mengatakan saat ini Indonesia tidak hanya memberikan standar sertifikasi halal, tetapi ingin menjadi produsen halal terbesar di dunia tahun 2024.
&amp;ldquo;Sekarang Indonesia tidak hanya ingin memberikan standar sertifikasi halal di dunia, tapi ingin menjadi negara yang memproduksi produk-produk halal terbesar di dunia,&quot; ucapnya.
Oleh karena itu, Wapres di hadapan para pengusaha produk halal China mengundang agar berinvestasi di Indonesia.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Intip Hasil Pertemuan Wapres dengan China, Hasilkan Investasi Rp327 Triliun

&quot;Karena itu, kami mengundang para pengusaha di berbagai negara khususnya di Tiongkok untuk berinvestasi produk halal di Indonesia,&quot; bebernya.
&amp;ldquo;Kemarin di Fuzhou, kami juga bertemu dengan sekitar 10 pengusaha yang tidak ada yang sudah ada yang akan berinvestasi di Indonesia. Karena itu saya minta nanti Al-Amin supaya terus melakukan supaya mengkampanyekan kepada para pengusaha di Tiongkok untuk berinvestasi di Indonesia,&amp;rdquo; bebernya.
Apalagi, Wapres mengungkapkan bahwa Indonesia menjadi negara yang mayoritas penduduknya muslim.
Sehingga, produk-produk halal menjadi konsumsi bahkan juga sudah menjadi gaya hidup.
&amp;ldquo;Karena untuk konsumsi Indonesia sendiri itu sudah cukup besar sebagai negara dengan populasi penduduk muslim terbesar di dunia 270 juta dan kemudian juga untuk diekspor ke berbagai negara. Dan kalau kita kembali Indonesia produknya akan lebih dipercaya lagi untuk umat Islam di dunia,&amp;rdquo; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
