<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Harga Beras di RI Kian Mahal, Tembus Rp15.180/Kg</title><description>Harga beras di Indonesia semakin mahal.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/09/18/320/2885142/harga-beras-di-ri-kian-mahal-tembus-rp15-180-kg</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/09/18/320/2885142/harga-beras-di-ri-kian-mahal-tembus-rp15-180-kg"/><item><title>Harga Beras di RI Kian Mahal, Tembus Rp15.180/Kg</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/09/18/320/2885142/harga-beras-di-ri-kian-mahal-tembus-rp15-180-kg</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/09/18/320/2885142/harga-beras-di-ri-kian-mahal-tembus-rp15-180-kg</guid><pubDate>Senin 18 September 2023 17:03 WIB</pubDate><dc:creator>Iqbal Dwi Purnama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/09/18/320/2885142/harga-beras-di-ri-kian-mahal-tembus-rp15-180-kg-318NO6eELf.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Harga beras makin mahal (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/09/18/320/2885142/harga-beras-di-ri-kian-mahal-tembus-rp15-180-kg-318NO6eELf.jpg</image><title>Harga beras makin mahal (Foto: Okezone)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOS8xMS80LzE3MDQ1OC81L3g4bnpqcnQ=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Harga beras di Indonesia semakin mahal.  Anggota Ombudsman RI, Yeka Hendra Fatika mengungkapkan harga beras terus mengalami kenaikan.
Dalam kurun waktu sebulan, Agustus - September 2023 beras Premium naik sekitar 11,54%, sedangkan untuk beras Medium naik 5,92% dalam kurun waktu yang sama.

BACA JUGA:
Ombudsman: Kebijakan HET hingga Bansos Pangan Tak Efektif Kendalikan Harga Beras


Yeka menjelaskan kenaikan harga beras Premium pada minggu Pertama bulan Agustus sebesar Rp13.610/kg, terus mengalami kenaikan hingga pada minggu ketiga Bulan September harga menjadi Rp15.180/kg. Harga tersebut diambil berdasarkan harga beras rerata nasional.

BACA JUGA:
3 Fakta Presiden Jokowi Soroti Harga Beras yang Masih Mahal


Sedangkan untuk harga beras Medium, pada minggu pertama Bulan Agustus harganya Rp11.990/kg yang juga terus mengalami kenaikan hingga minggu ketiga Bulan September lalu harganya sudah berada di angka Rp12.700/kg.
&quot;Sejak Agustus kemarin itu, Pemerintah sudah melakukan intervensi, berupa penyaluran beras SPHP dan Bantuan pangan. Kita lihat ternya harga juga naik terus,&quot; ujar Yeka dalam konferensi persnya, Senin (18/9/2023).
Bahkan harga-harga beras tersebut, baik beras Premium dan Medium  sudah berada di atas HET (Harga Eceran Tertinggi) yang ditetapkan oleh  Kementerian Perdagangan melalui Permendag Nomor 27 Tahun 2017 tengah  Harga Eceran Tertinggi Beras.
Lewat kebijakan tersebut, Kemendag menetapkan harga HET beras untuk  kelas Premium sebesar Rp12.800/kg. Namun berdasarkan data Kemendag,  sejak bulan November 2022 lalu harga beras sudah mulai di atas HET  sebesar Rp12.814/kg.
Sedangkan untuk harga beras medium yang diatur berdasarkan HET  tersebut sebesar Rp9.450/kg. Namun sejak bukan Januari 2022 harga beras  sudah berada di atas HET yaitu Rp10.362/kg.
&quot;Kebijakan ini tidak efektif meredam harga beras, buktinya di atas  HET semua. Kalau kita lihat HET naik dari Rp9.450 ke Rp10.900. Tapi  terjadi kenaikan harga beras Medium sekitar 15,25% hingga 20,15%  berdasarkan perbandingan bulan September 2022 dengan 2023,&quot; lanjut Yeka.
&quot;Berarti ada hal yang belum dilakukan pemerintah, apakah karena  kenaikan terlalu besar, sehingga daya untuk meredam butuh energi lebih  besar,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOS8xMS80LzE3MDQ1OC81L3g4bnpqcnQ=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Harga beras di Indonesia semakin mahal.  Anggota Ombudsman RI, Yeka Hendra Fatika mengungkapkan harga beras terus mengalami kenaikan.
Dalam kurun waktu sebulan, Agustus - September 2023 beras Premium naik sekitar 11,54%, sedangkan untuk beras Medium naik 5,92% dalam kurun waktu yang sama.

BACA JUGA:
Ombudsman: Kebijakan HET hingga Bansos Pangan Tak Efektif Kendalikan Harga Beras


Yeka menjelaskan kenaikan harga beras Premium pada minggu Pertama bulan Agustus sebesar Rp13.610/kg, terus mengalami kenaikan hingga pada minggu ketiga Bulan September harga menjadi Rp15.180/kg. Harga tersebut diambil berdasarkan harga beras rerata nasional.

BACA JUGA:
3 Fakta Presiden Jokowi Soroti Harga Beras yang Masih Mahal


Sedangkan untuk harga beras Medium, pada minggu pertama Bulan Agustus harganya Rp11.990/kg yang juga terus mengalami kenaikan hingga minggu ketiga Bulan September lalu harganya sudah berada di angka Rp12.700/kg.
&quot;Sejak Agustus kemarin itu, Pemerintah sudah melakukan intervensi, berupa penyaluran beras SPHP dan Bantuan pangan. Kita lihat ternya harga juga naik terus,&quot; ujar Yeka dalam konferensi persnya, Senin (18/9/2023).
Bahkan harga-harga beras tersebut, baik beras Premium dan Medium  sudah berada di atas HET (Harga Eceran Tertinggi) yang ditetapkan oleh  Kementerian Perdagangan melalui Permendag Nomor 27 Tahun 2017 tengah  Harga Eceran Tertinggi Beras.
Lewat kebijakan tersebut, Kemendag menetapkan harga HET beras untuk  kelas Premium sebesar Rp12.800/kg. Namun berdasarkan data Kemendag,  sejak bulan November 2022 lalu harga beras sudah mulai di atas HET  sebesar Rp12.814/kg.
Sedangkan untuk harga beras medium yang diatur berdasarkan HET  tersebut sebesar Rp9.450/kg. Namun sejak bukan Januari 2022 harga beras  sudah berada di atas HET yaitu Rp10.362/kg.
&quot;Kebijakan ini tidak efektif meredam harga beras, buktinya di atas  HET semua. Kalau kita lihat HET naik dari Rp9.450 ke Rp10.900. Tapi  terjadi kenaikan harga beras Medium sekitar 15,25% hingga 20,15%  berdasarkan perbandingan bulan September 2022 dengan 2023,&quot; lanjut Yeka.
&quot;Berarti ada hal yang belum dilakukan pemerintah, apakah karena  kenaikan terlalu besar, sehingga daya untuk meredam butuh energi lebih  besar,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
