<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Koka Indonesia (KOKA) Mau IPO, Bidik Rp115 Miliar</title><description>PT Koka Indonesia Tbk menggelar penawaran umum perdana saham alias initial public offering (IPO).
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/09/19/278/2885482/koka-indonesia-koka-mau-ipo-bidik-rp115-miliar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/09/19/278/2885482/koka-indonesia-koka-mau-ipo-bidik-rp115-miliar"/><item><title>Koka Indonesia (KOKA) Mau IPO, Bidik Rp115 Miliar</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/09/19/278/2885482/koka-indonesia-koka-mau-ipo-bidik-rp115-miliar</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/09/19/278/2885482/koka-indonesia-koka-mau-ipo-bidik-rp115-miliar</guid><pubDate>Selasa 19 September 2023 09:23 WIB</pubDate><dc:creator>Cahya Puteri Abdi Rabbi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/09/19/278/2885482/koka-indonesia-koka-mau-ipo-bidik-rp115-miliar-Y5fu6Tor97.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Koka Indonesia bakal IPO. (Foto: Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/09/19/278/2885482/koka-indonesia-koka-mau-ipo-bidik-rp115-miliar-Y5fu6Tor97.JPG</image><title>Koka Indonesia bakal IPO. (Foto: Freepik)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi80LzE1OTk3OC81L3g4ajk5ZDk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

JAKARTA - PT Koka Indonesia Tbk menggelar penawaran umum perdana saham alias initial public offering (IPO).

Perseroan menawarkan sebanyak 715,33 juta saham atau 25,00% dari modal ditempatkan dan disetor.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Bursa Karbon Terbit Pekan Depan, BEI Belum Kantongi Izin OJK

Dalam aksi korporasi ini, perusahaan yang bergerak di bidang konstruksi gedung ini menetapkan harga penawaran awal sebesar Rp128 - Rp161 per saham. Dengan harga yang ditetapkan, perseroan mengincar dana segar sebesar Rp91,56 miliar hingga Rp115,16 miliar.

Perseroan akan menggunakan sekitar 13,55% atau Rp15 miliar untuk belanja modal meliputi pengadaan alat berat baru masing-masing berupa wheel loader sejumlah tiga unit dengan harga keseluruhan sebesar Rp3 miliar, truck crane sejumlah dua unit dengan harga sebesar Rp7,20 miliar, serta dua unit ekskavator seharga Rp4,80 miliar. Adapun, pelaksanaan transaksi ini ditargetkan akan terealisasi selambat-lambatnya pada kuartal IV tahun 2023.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Daftar Rekomendasi Saham Awal Pekan Ini

&amp;ldquo;Perseroan telah menentukan vendor yang memiliki kredibilitas dan berpengalaman dalam penyediaan alat berat tersebut, yaitu PT Rimpac Daya Mitra selaku pihak ketiga yang memiliki kegiatan usaha sebagai distributor alat berat yang tidak memiliki hubungan afiliasi dengan perseroan,&amp;rdquo; demikian dikutip dari Keterbukaan Informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (19/9/2023).

Kemudian, sebesar 86,45% dana hasil IPO akan digunakan untuk modal kerja, meliputi antara lain pembayaran material bahan baku konstruksi, biaya logistik pengiriman, biaya operasional di lokasi proyek dan biaya administrasi yang timbul dalam proyek.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Ada yang Aneh, Saham Golden Flower (FOLU) Dipantau Ketat BEI



Koka Indonesia dijadwalkan melantai di BEI pada 9 Oktober 2023 dengan kode KOKA. Sementara, tanggal efektif diperkirakan akan didapat pada 29 September 2023.



Kemudian, masa penawaran umum akan digelar pada 2 hingga 5 Oktober 2023. Lalu, tanggal penjatahan dan distribusi secara elektronik akan berlangsung pada 5 dan 6 Oktober 2023. Dalam IPO ini, perseroan menunjuk PT UOB Kay Hian Sekuritas sebagai penjamin pelaksana emisi efek.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi80LzE1OTk3OC81L3g4ajk5ZDk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

JAKARTA - PT Koka Indonesia Tbk menggelar penawaran umum perdana saham alias initial public offering (IPO).

Perseroan menawarkan sebanyak 715,33 juta saham atau 25,00% dari modal ditempatkan dan disetor.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Bursa Karbon Terbit Pekan Depan, BEI Belum Kantongi Izin OJK

Dalam aksi korporasi ini, perusahaan yang bergerak di bidang konstruksi gedung ini menetapkan harga penawaran awal sebesar Rp128 - Rp161 per saham. Dengan harga yang ditetapkan, perseroan mengincar dana segar sebesar Rp91,56 miliar hingga Rp115,16 miliar.

Perseroan akan menggunakan sekitar 13,55% atau Rp15 miliar untuk belanja modal meliputi pengadaan alat berat baru masing-masing berupa wheel loader sejumlah tiga unit dengan harga keseluruhan sebesar Rp3 miliar, truck crane sejumlah dua unit dengan harga sebesar Rp7,20 miliar, serta dua unit ekskavator seharga Rp4,80 miliar. Adapun, pelaksanaan transaksi ini ditargetkan akan terealisasi selambat-lambatnya pada kuartal IV tahun 2023.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Daftar Rekomendasi Saham Awal Pekan Ini

&amp;ldquo;Perseroan telah menentukan vendor yang memiliki kredibilitas dan berpengalaman dalam penyediaan alat berat tersebut, yaitu PT Rimpac Daya Mitra selaku pihak ketiga yang memiliki kegiatan usaha sebagai distributor alat berat yang tidak memiliki hubungan afiliasi dengan perseroan,&amp;rdquo; demikian dikutip dari Keterbukaan Informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (19/9/2023).

Kemudian, sebesar 86,45% dana hasil IPO akan digunakan untuk modal kerja, meliputi antara lain pembayaran material bahan baku konstruksi, biaya logistik pengiriman, biaya operasional di lokasi proyek dan biaya administrasi yang timbul dalam proyek.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Ada yang Aneh, Saham Golden Flower (FOLU) Dipantau Ketat BEI



Koka Indonesia dijadwalkan melantai di BEI pada 9 Oktober 2023 dengan kode KOKA. Sementara, tanggal efektif diperkirakan akan didapat pada 29 September 2023.



Kemudian, masa penawaran umum akan digelar pada 2 hingga 5 Oktober 2023. Lalu, tanggal penjatahan dan distribusi secara elektronik akan berlangsung pada 5 dan 6 Oktober 2023. Dalam IPO ini, perseroan menunjuk PT UOB Kay Hian Sekuritas sebagai penjamin pelaksana emisi efek.</content:encoded></item></channel></rss>
