<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pulau Subur Siap IPO, Incar Dana Rp92,70 Miliar</title><description>PT Pulau Subur Tbk akan mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada awal Oktober mendatang.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/09/20/278/2886166/pulau-subur-siap-ipo-incar-dana-rp92-70-miliar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/09/20/278/2886166/pulau-subur-siap-ipo-incar-dana-rp92-70-miliar"/><item><title>Pulau Subur Siap IPO, Incar Dana Rp92,70 Miliar</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/09/20/278/2886166/pulau-subur-siap-ipo-incar-dana-rp92-70-miliar</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/09/20/278/2886166/pulau-subur-siap-ipo-incar-dana-rp92-70-miliar</guid><pubDate>Rabu 20 September 2023 08:28 WIB</pubDate><dc:creator>Cahya Puteri Abdi Rabbi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/09/20/278/2886166/pulau-subur-siap-ipo-incar-dana-rp92-70-miliar-u8Iole6oaD.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Pulau Subur bakal IPO. (Foto: Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/09/20/278/2886166/pulau-subur-siap-ipo-incar-dana-rp92-70-miliar-u8Iole6oaD.JPG</image><title>Pulau Subur bakal IPO. (Foto: Freepik)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi80LzE1OTk3OC81L3g4ajk5ZDk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

JAKARTA - PT Pulau Subur Tbk akan mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada awal Oktober mendatang.

Dalam penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO) ini, perseroan menawarkan sebanyak 450 juta saham atau 20,76% dari total modal ditempatkan dan disetor.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Bursa Karbon Diperdagangkan 26 September 2023, Bos OJK Gercep Sosialisasi

Perseroan telah menetapkan harga penawaran awal atau bookbuilding sebesar Rp198-Rp206 per saham. Dengan demikian, perseroan berpotensi meraup dana segar sebesar Rp92,70 miliar.

Bersamaan dengan IPO, perseroan juga menerbitkan 225 juta Waran Seri I atau 13,10% dari total jumlah saham ditempatkan dan disetor penuh. Waran seri I yang diterbitkan mempunyai jangka waktu pelaksanaan selama satu tahun dengan kisaran harga pelaksanaan sebesar Rp218-Rp226, yang dapat dilakukan setelah enam bulan sejak diterbitkan, yang berlaku mulai 9 April 2024 sampai dengan 9 Oktober 2024.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Jumlah Emiten IPO di BEI Bakal Tembus Rekor Sepanjang Masa

Perseroan akan menggunakan 50,00% dana hasil IPO untuk belanja modal yang dialokasikan untuk pembangunan pabrik pengolahan kelapa sawit (PKS) dengan kapasitas 10 ton per jam. Di mana, lokasi pembangunan pabrik PKS berada di dalam Kawasan HGU milik Perseroan Desa Gelebak dalam, Kecamatan Rambutan, Kabupaten Banyuasin, Provinsi Sumatera Selatan.

&amp;ldquo;Pembangunan pabrik direncanakan dimulai pada tahun 2024 dan dapat dipastikan kontraktor pembangunan pabrik PKS tidak terafiliasi dengan perseroan. Pembangunan pabrik PKS ini sesuai dengan strategi hilirisasi perseroan,&amp;rdquo; demikian dikutip dari Keterbukaan Informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (20/9/2023).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

IPO, FoxLogger Incar Dana Rp132 Miliar



Kemudian, sebesar 50,00% dana hasil IPO akan digunakan sebagai modal kerja untuk pembelian Tandan Buah Segar (TBS), pemeliharaan jalan, pembelian traktor dan peralatan produksi. Sedangkan, dana yang diperoleh perseroan dari pelaksanaan Waran Seri I, jika dilaksanakan oleh pemegang waran maka akan digunakan oleh perseroan untuk modal kerja.



Pulau Subur dijadwalkan melantai di BEI pada 9 Oktober 2023 mendatang dengan kode PTPS. Sementara, tanggal efektif diperkirakan akan didapat pada 29 September 2023.



Kemudian, masa penawaran umum akan digelar pada 3 sampai dengan 5 Oktober 2023. Lalu, tanggal penjatahan dan distribusi secara elektronik akan berlangsung pada 5 dan 6 Oktober 2023. Dalam IPO ini, perseroan menunjuk PT NH Korindo Indonesia sebagai penjamin pelaksana emisi efek.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi80LzE1OTk3OC81L3g4ajk5ZDk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

JAKARTA - PT Pulau Subur Tbk akan mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada awal Oktober mendatang.

Dalam penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO) ini, perseroan menawarkan sebanyak 450 juta saham atau 20,76% dari total modal ditempatkan dan disetor.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Bursa Karbon Diperdagangkan 26 September 2023, Bos OJK Gercep Sosialisasi

Perseroan telah menetapkan harga penawaran awal atau bookbuilding sebesar Rp198-Rp206 per saham. Dengan demikian, perseroan berpotensi meraup dana segar sebesar Rp92,70 miliar.

Bersamaan dengan IPO, perseroan juga menerbitkan 225 juta Waran Seri I atau 13,10% dari total jumlah saham ditempatkan dan disetor penuh. Waran seri I yang diterbitkan mempunyai jangka waktu pelaksanaan selama satu tahun dengan kisaran harga pelaksanaan sebesar Rp218-Rp226, yang dapat dilakukan setelah enam bulan sejak diterbitkan, yang berlaku mulai 9 April 2024 sampai dengan 9 Oktober 2024.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Jumlah Emiten IPO di BEI Bakal Tembus Rekor Sepanjang Masa

Perseroan akan menggunakan 50,00% dana hasil IPO untuk belanja modal yang dialokasikan untuk pembangunan pabrik pengolahan kelapa sawit (PKS) dengan kapasitas 10 ton per jam. Di mana, lokasi pembangunan pabrik PKS berada di dalam Kawasan HGU milik Perseroan Desa Gelebak dalam, Kecamatan Rambutan, Kabupaten Banyuasin, Provinsi Sumatera Selatan.

&amp;ldquo;Pembangunan pabrik direncanakan dimulai pada tahun 2024 dan dapat dipastikan kontraktor pembangunan pabrik PKS tidak terafiliasi dengan perseroan. Pembangunan pabrik PKS ini sesuai dengan strategi hilirisasi perseroan,&amp;rdquo; demikian dikutip dari Keterbukaan Informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (20/9/2023).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

IPO, FoxLogger Incar Dana Rp132 Miliar



Kemudian, sebesar 50,00% dana hasil IPO akan digunakan sebagai modal kerja untuk pembelian Tandan Buah Segar (TBS), pemeliharaan jalan, pembelian traktor dan peralatan produksi. Sedangkan, dana yang diperoleh perseroan dari pelaksanaan Waran Seri I, jika dilaksanakan oleh pemegang waran maka akan digunakan oleh perseroan untuk modal kerja.



Pulau Subur dijadwalkan melantai di BEI pada 9 Oktober 2023 mendatang dengan kode PTPS. Sementara, tanggal efektif diperkirakan akan didapat pada 29 September 2023.



Kemudian, masa penawaran umum akan digelar pada 3 sampai dengan 5 Oktober 2023. Lalu, tanggal penjatahan dan distribusi secara elektronik akan berlangsung pada 5 dan 6 Oktober 2023. Dalam IPO ini, perseroan menunjuk PT NH Korindo Indonesia sebagai penjamin pelaksana emisi efek.</content:encoded></item></channel></rss>
