<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Keluh Kesah Pedagang di Tanah Abang: Jualan Online Juga Tak Laku</title><description>Pedagang pakaian di Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat mengeluh akibat adanya penurunan omzet.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/09/21/320/2886673/keluh-kesah-pedagang-di-tanah-abang-jualan-online-juga-tak-laku</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/09/21/320/2886673/keluh-kesah-pedagang-di-tanah-abang-jualan-online-juga-tak-laku"/><item><title>Keluh Kesah Pedagang di Tanah Abang: Jualan Online Juga Tak Laku</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/09/21/320/2886673/keluh-kesah-pedagang-di-tanah-abang-jualan-online-juga-tak-laku</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/09/21/320/2886673/keluh-kesah-pedagang-di-tanah-abang-jualan-online-juga-tak-laku</guid><pubDate>Kamis 21 September 2023 08:05 WIB</pubDate><dc:creator>Nurfathiya Efsya</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/09/20/320/2886673/keluh-kesah-pedagang-di-tanah-abang-jualan-online-juga-tak-laku-0xgl9SxLOO.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pedagang pasar Tanah Abang sepi peminat (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/09/20/320/2886673/keluh-kesah-pedagang-di-tanah-abang-jualan-online-juga-tak-laku-0xgl9SxLOO.jpg</image><title>Pedagang pasar Tanah Abang sepi peminat (Foto: MPI)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOS8xNS82LzE3MDY5MC81L3g4bzNqMTA=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Pedagang pakaian di Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat mengeluh akibat adanya penurunan omzet.
Pedagang menyebutkan bahwa penurunan omzet akibat adanya produk impor yang dijual dengan harga murah pada platform belanja online.

BACA JUGA:
Curhat Pedagang di Tanah Abang: Sudah Jualan Online tapi Tak Laku

Salah satu penjual pakaian di Tanah Abang bernama Jecisa  mengaku dirinya sudah mencoba untuk ikut berjualan di online shop, namun ternyata tak kunjung bisa mendongkrak penjualan.
Dalam sehari dia menyebutkan hanya dapat menjual empat sampai lima pakaian saja melalui online shop. Padahal dia melakukan live kurang lebih empat jam dalam sehari.

BACA JUGA:
Pedagang Tanah Abang Sepi, Menkop Teten Salahkan Produk Impor Harganya Murah

Menurutnya, penjualan online hanya ramai di artis dan influencer dengan akun FYP yang berjualan di platform tersebut.Faktanya harga jual di platform online jauh lebih murah jika dibandingkan dengan produk yang dijual secara offlinenya. Sehingga membuat pembeli lebih memilih untuk berbelanja secara online.
Selain itu, terkadang online shop menawarkan voucher cashback atau diskon harga terhadap pakaian yang ingin mereka jual sehingga menjadi lebih murah lagi.
Menteri Koperasi dan UKM (MenkopUKM) Teten Masduki menduga penurunan omzet para pedagang di Pasar Tanah Abang karena adanya arus barang impor yang masuk ke Tanah Air dan dijual dengan harga sangat murah.
Baca Selengkapnya: Curhat Pedagang di Tanah Abang: Sudah Jualan Online tapi Tak Laku</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOS8xNS82LzE3MDY5MC81L3g4bzNqMTA=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Pedagang pakaian di Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat mengeluh akibat adanya penurunan omzet.
Pedagang menyebutkan bahwa penurunan omzet akibat adanya produk impor yang dijual dengan harga murah pada platform belanja online.

BACA JUGA:
Curhat Pedagang di Tanah Abang: Sudah Jualan Online tapi Tak Laku

Salah satu penjual pakaian di Tanah Abang bernama Jecisa  mengaku dirinya sudah mencoba untuk ikut berjualan di online shop, namun ternyata tak kunjung bisa mendongkrak penjualan.
Dalam sehari dia menyebutkan hanya dapat menjual empat sampai lima pakaian saja melalui online shop. Padahal dia melakukan live kurang lebih empat jam dalam sehari.

BACA JUGA:
Pedagang Tanah Abang Sepi, Menkop Teten Salahkan Produk Impor Harganya Murah

Menurutnya, penjualan online hanya ramai di artis dan influencer dengan akun FYP yang berjualan di platform tersebut.Faktanya harga jual di platform online jauh lebih murah jika dibandingkan dengan produk yang dijual secara offlinenya. Sehingga membuat pembeli lebih memilih untuk berbelanja secara online.
Selain itu, terkadang online shop menawarkan voucher cashback atau diskon harga terhadap pakaian yang ingin mereka jual sehingga menjadi lebih murah lagi.
Menteri Koperasi dan UKM (MenkopUKM) Teten Masduki menduga penurunan omzet para pedagang di Pasar Tanah Abang karena adanya arus barang impor yang masuk ke Tanah Air dan dijual dengan harga sangat murah.
Baca Selengkapnya: Curhat Pedagang di Tanah Abang: Sudah Jualan Online tapi Tak Laku</content:encoded></item></channel></rss>
