<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pedagang Pasar Tanah Abang Bentangkan Poster: Pak Tolong TikTok Ditutup!</title><description>Pedagang pasar Tanah Abang membentangkan poster meminta TikTok ditutup.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/09/21/320/2887028/pedagang-pasar-tanah-abang-bentangkan-poster-pak-tolong-tiktok-ditutup</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/09/21/320/2887028/pedagang-pasar-tanah-abang-bentangkan-poster-pak-tolong-tiktok-ditutup"/><item><title>Pedagang Pasar Tanah Abang Bentangkan Poster: Pak Tolong TikTok Ditutup!</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/09/21/320/2887028/pedagang-pasar-tanah-abang-bentangkan-poster-pak-tolong-tiktok-ditutup</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/09/21/320/2887028/pedagang-pasar-tanah-abang-bentangkan-poster-pak-tolong-tiktok-ditutup</guid><pubDate>Kamis 21 September 2023 11:42 WIB</pubDate><dc:creator> Ikhsan Permana</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/09/21/320/2887028/pedagang-pasar-tanah-abang-bentangkan-poster-pak-tolong-tiktok-ditutup-BV2cSv5rLr.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pedagang pasar tanah abang (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/09/21/320/2887028/pedagang-pasar-tanah-abang-bentangkan-poster-pak-tolong-tiktok-ditutup-BV2cSv5rLr.jpg</image><title>Pedagang pasar tanah abang (Foto: Okezone)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOS8xOS8xLzE3MDg2OS81L3g4bzZlOXk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Pedagang pasar Tanah Abang membentangkan poster meminta TikTok ditutup. Poster dipasang di depan toko-toko dengan nada protes kepada pemerintah.
Berdasarkan pantauan MNC Portal Indonesia (MPI) pada Kamis (21/9/2023), poster tersebut bertuliskan protes dan permintaan kepada pemerintah untuk menghapus platform e-commerce dan tiktok. Para pedagang berniat menyampaikan pesan tersebut kepada Menteri Koperasi dan UKM (MenkopUKM) Teten Masduki yang hari ini melakukan sidak di Pasar Tanah Abang.

BACA JUGA:
Tak Mampu Bayar Uang Sewa hingga Nunggak Rp43 Juta, Puluhan Kios Pasar Tanah Abang Disegel


&quot;Tolong pak TikTok ditutup pak,&quot; tulis salah satu poster yang dibuat dari selembar kardus. &quot;Hapus online shop,&quot; bunyi tulisan di poster yang lain. &quot;Pak tolong kembalikan senyum pedagang,&quot; tulis poster lainnya.
Ditemui di lokasi, salah satu pedagang yang protes bernama Anton mengatakan, platform TikTok Shop sangat merugikan pedagang di pasar, pasalnya menurut Anton harga yang dipasang di TikTok Shop sangat murah.

BACA JUGA:
Polemik Sepinya Pengunjung Pasar Tanah Abang yang Tergerus Digitalisasi


Dia mencontohkan pakaian gamis yang ia jual secara offline di harga Rp100 ribu, namun di platform TikTok Shop barang sejenis harganya hanya Rp39 ribu.
Anton mengaku heran harga di TikTok Shop bisa sangat murah, padahal bahan pakaian yang dijual kualitasnya sama dengan yang ia jajakan di tokonya. Anton mengaku kesulitan jika harus bersaing dengan harga yang sangat murah tersebut.
&quot;Kalau kami bikin sendiri juga tidak masuk harganya, kenapa di online bisa Rp39 ribu. Itu tak masuk di akal,&quot; ujar Anton.
Dia meminta kepada pemerintah untuk bersikap tegas dan mencari solusi  terbaik agar para pedagang di pasar seperti dirinya tidak semakin  dirugikan.
&quot;Minta tolong ke pak menteri online shop TikTok berpengaruh banget buat pedagang di sini (Pasar Tanah Abang),&quot; tuturnya.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOS8xOS8xLzE3MDg2OS81L3g4bzZlOXk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Pedagang pasar Tanah Abang membentangkan poster meminta TikTok ditutup. Poster dipasang di depan toko-toko dengan nada protes kepada pemerintah.
Berdasarkan pantauan MNC Portal Indonesia (MPI) pada Kamis (21/9/2023), poster tersebut bertuliskan protes dan permintaan kepada pemerintah untuk menghapus platform e-commerce dan tiktok. Para pedagang berniat menyampaikan pesan tersebut kepada Menteri Koperasi dan UKM (MenkopUKM) Teten Masduki yang hari ini melakukan sidak di Pasar Tanah Abang.

BACA JUGA:
Tak Mampu Bayar Uang Sewa hingga Nunggak Rp43 Juta, Puluhan Kios Pasar Tanah Abang Disegel


&quot;Tolong pak TikTok ditutup pak,&quot; tulis salah satu poster yang dibuat dari selembar kardus. &quot;Hapus online shop,&quot; bunyi tulisan di poster yang lain. &quot;Pak tolong kembalikan senyum pedagang,&quot; tulis poster lainnya.
Ditemui di lokasi, salah satu pedagang yang protes bernama Anton mengatakan, platform TikTok Shop sangat merugikan pedagang di pasar, pasalnya menurut Anton harga yang dipasang di TikTok Shop sangat murah.

BACA JUGA:
Polemik Sepinya Pengunjung Pasar Tanah Abang yang Tergerus Digitalisasi


Dia mencontohkan pakaian gamis yang ia jual secara offline di harga Rp100 ribu, namun di platform TikTok Shop barang sejenis harganya hanya Rp39 ribu.
Anton mengaku heran harga di TikTok Shop bisa sangat murah, padahal bahan pakaian yang dijual kualitasnya sama dengan yang ia jajakan di tokonya. Anton mengaku kesulitan jika harus bersaing dengan harga yang sangat murah tersebut.
&quot;Kalau kami bikin sendiri juga tidak masuk harganya, kenapa di online bisa Rp39 ribu. Itu tak masuk di akal,&quot; ujar Anton.
Dia meminta kepada pemerintah untuk bersikap tegas dan mencari solusi  terbaik agar para pedagang di pasar seperti dirinya tidak semakin  dirugikan.
&quot;Minta tolong ke pak menteri online shop TikTok berpengaruh banget buat pedagang di sini (Pasar Tanah Abang),&quot; tuturnya.</content:encoded></item></channel></rss>
