<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Paripurna Sahkan UU APBN 2024, Pertumbuhan Ekonomi 5,2%</title><description>Sidang Paripuna DPR RI mengesahkan Undang-Undang (UU) APBN 2024.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/09/21/320/2887036/paripurna-sahkan-uu-apbn-2024-pertumbuhan-ekonomi-5-2</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/09/21/320/2887036/paripurna-sahkan-uu-apbn-2024-pertumbuhan-ekonomi-5-2"/><item><title>Paripurna Sahkan UU APBN 2024, Pertumbuhan Ekonomi 5,2%</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/09/21/320/2887036/paripurna-sahkan-uu-apbn-2024-pertumbuhan-ekonomi-5-2</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/09/21/320/2887036/paripurna-sahkan-uu-apbn-2024-pertumbuhan-ekonomi-5-2</guid><pubDate>Kamis 21 September 2023 11:55 WIB</pubDate><dc:creator>Michelle Natalia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/09/21/320/2887036/paripurna-sahkan-uu-apbn-2024-pertumbuhan-ekonomi-5-2-xLidgt7yIi.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Sidang Paripurna mengesahkan UU APBN 2024 (Foto: Kemenkeu)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/09/21/320/2887036/paripurna-sahkan-uu-apbn-2024-pertumbuhan-ekonomi-5-2-xLidgt7yIi.jpg</image><title>Sidang Paripurna mengesahkan UU APBN 2024 (Foto: Kemenkeu)</title></images><description>


JAKARTA &amp;ndash; Sidang Paripuna DPR RI mengesahkan Undang-Undang (UU) APBN 2024. Di dalam UU tersebut, pemerintah dan DPR menyepakati sejumlah asumsi dasar makro
&quot;Asumsi dasar makro APBN 2024 antara lain pertumbuhan ekonomi sebesar 5,2%, inflasi terkendali sebesar 2,8%, dan nilai tukar rupiah sebesar Rp15.000/USD,&quot; ujar Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam Rapat Paripurna DPR RI ke-6 Masa Persidangan I Tahun 2023-2024 di Jakarta, Kamis (21/9/2023).

BACA JUGA:
Penerimaan Negara Tembus Rp1.246 Triliun di Agustus, Sri Mulyani: APBN Sehat

Kemudian, asumsi dasar makro lainnya mencakup suku bunga SBN 10 tahun sebesar 6,7%, ICP disepakati sebesar USD82/Barel, dan lifting minyak disepakati sebesar 635 ribu barel per hari, serta lifting gas sebesar 1,033 juta barel setara minyak per hari.
&quot;Resiliensi pertumbuhan ekonomi Indonesia dalam menghadapi risiko ketidakpastian global selama ini akan menjadi pijakan kuat  bagi pencapaian target pertumbuhan ekonomi Indonesia di tahun 2024,&quot; sambung Sri.

BACA JUGA:
Belanja APBN Rp1.170 Triliun, Sri Mulyani: Dinikmati Langsung Masyarakat

Dia mengatakan, pelaksanaan Pemilihan Umum tahun 2024 yang aman dan  kondusif sangat penting dalam menciptakan stabilitas ekonomi, sosial, dan politik nasional.
&quot;Pemerintah akan terus berkomitmen untuk menghadirkan pertumbuhan ekonomi yang inklusif sehingga mendorong tingkat  kemiskinan tahun 2024 turun pada kisaran 6,5%-7,5%, yang diikuti dengan penurunan tingkat ketimpangan (gini ratio) pada kisaran 0,374-0,377,&quot; tambah Sri.Selain itu, pemerintah juga menargetkan untuk mengurangi tingkat   kemiskinan ekstrem di tahun 2024 menjadi kisaran 0%-1%  antara lain  melalui peningkatan pendapatan dengan pelaksanaan program padat karya  dan kartu prakerja. Tingkat pengangguran terbuka diharapkan turun ke  kisaran 5,0%-5,7%, serta perbaikan kualitas sumber daya manusia dengan  peningkatan IPM yang mencapai kisaran 73,99-74,02 antara lain melalui  penguatan program vokasi agar tercipta link and match dengan kebutuhan  dunia usaha dan industri.
&quot;Kesejahteraan petani dan nelayan terus ditingkatkan dengan target  NTP dan NTN mencapai kisaran masing-masing 105-108 dan 107-110 antara  lain melalui pemberian bantuan alat pertanian, benih, dan subsidi  pupuk,&quot; pungkas Sri.</description><content:encoded>


JAKARTA &amp;ndash; Sidang Paripuna DPR RI mengesahkan Undang-Undang (UU) APBN 2024. Di dalam UU tersebut, pemerintah dan DPR menyepakati sejumlah asumsi dasar makro
&quot;Asumsi dasar makro APBN 2024 antara lain pertumbuhan ekonomi sebesar 5,2%, inflasi terkendali sebesar 2,8%, dan nilai tukar rupiah sebesar Rp15.000/USD,&quot; ujar Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam Rapat Paripurna DPR RI ke-6 Masa Persidangan I Tahun 2023-2024 di Jakarta, Kamis (21/9/2023).

BACA JUGA:
Penerimaan Negara Tembus Rp1.246 Triliun di Agustus, Sri Mulyani: APBN Sehat

Kemudian, asumsi dasar makro lainnya mencakup suku bunga SBN 10 tahun sebesar 6,7%, ICP disepakati sebesar USD82/Barel, dan lifting minyak disepakati sebesar 635 ribu barel per hari, serta lifting gas sebesar 1,033 juta barel setara minyak per hari.
&quot;Resiliensi pertumbuhan ekonomi Indonesia dalam menghadapi risiko ketidakpastian global selama ini akan menjadi pijakan kuat  bagi pencapaian target pertumbuhan ekonomi Indonesia di tahun 2024,&quot; sambung Sri.

BACA JUGA:
Belanja APBN Rp1.170 Triliun, Sri Mulyani: Dinikmati Langsung Masyarakat

Dia mengatakan, pelaksanaan Pemilihan Umum tahun 2024 yang aman dan  kondusif sangat penting dalam menciptakan stabilitas ekonomi, sosial, dan politik nasional.
&quot;Pemerintah akan terus berkomitmen untuk menghadirkan pertumbuhan ekonomi yang inklusif sehingga mendorong tingkat  kemiskinan tahun 2024 turun pada kisaran 6,5%-7,5%, yang diikuti dengan penurunan tingkat ketimpangan (gini ratio) pada kisaran 0,374-0,377,&quot; tambah Sri.Selain itu, pemerintah juga menargetkan untuk mengurangi tingkat   kemiskinan ekstrem di tahun 2024 menjadi kisaran 0%-1%  antara lain  melalui peningkatan pendapatan dengan pelaksanaan program padat karya  dan kartu prakerja. Tingkat pengangguran terbuka diharapkan turun ke  kisaran 5,0%-5,7%, serta perbaikan kualitas sumber daya manusia dengan  peningkatan IPM yang mencapai kisaran 73,99-74,02 antara lain melalui  penguatan program vokasi agar tercipta link and match dengan kebutuhan  dunia usaha dan industri.
&quot;Kesejahteraan petani dan nelayan terus ditingkatkan dengan target  NTP dan NTN mencapai kisaran masing-masing 105-108 dan 107-110 antara  lain melalui pemberian bantuan alat pertanian, benih, dan subsidi  pupuk,&quot; pungkas Sri.</content:encoded></item></channel></rss>
