<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Nilai Transaksi Digital Banking Tembus Rp5.098 Triliun pada Agustus 2023</title><description>BI menyampaikan kalau kinerja transaksi ekonomi dan keuangan digital tetap kuat didukung oleh sistem pembayaran yang aman, lancar dan andal.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/09/21/320/2887389/nilai-transaksi-digital-banking-tembus-rp5-098-triliun-pada-agustus-2023</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/09/21/320/2887389/nilai-transaksi-digital-banking-tembus-rp5-098-triliun-pada-agustus-2023"/><item><title>Nilai Transaksi Digital Banking Tembus Rp5.098 Triliun pada Agustus 2023</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/09/21/320/2887389/nilai-transaksi-digital-banking-tembus-rp5-098-triliun-pada-agustus-2023</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/09/21/320/2887389/nilai-transaksi-digital-banking-tembus-rp5-098-triliun-pada-agustus-2023</guid><pubDate>Kamis 21 September 2023 18:34 WIB</pubDate><dc:creator>Michelle Natalia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/09/21/320/2887389/nilai-transaksi-digital-banking-tembus-rp5-098-triliun-pada-agustus-2023-4ug0s1iPkG.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Transaksi digital banking di RI tembus Rp5.098 triliun. (Foto: BI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/09/21/320/2887389/nilai-transaksi-digital-banking-tembus-rp5-098-triliun-pada-agustus-2023-4ug0s1iPkG.JPG</image><title>Transaksi digital banking di RI tembus Rp5.098 triliun. (Foto: BI)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMi8xNC80LzE2MjY3Ny81L3g4ajVnZGg=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;


JAKARTA - Bank Indonesia (BI) menyampaikan kalau kinerja transaksi ekonomi dan keuangan digital tetap kuat didukung oleh sistem pembayaran yang aman, lancar dan andal.

&quot;Nilai transaksi Uang Elektronik (UE) pada Agustus 2023 meningkat sebesar 8,62% (yoy) sehingga mencapai Rp38,51 triliun, sementara nilai transaksi digital banking tumbuh sebesar 11,87% (yoy) sehingga mencapai Rp5.098,46 triliun,&quot; ujar Gubernur BI Perry Warjiyo dalam Konferensi Pers RDG BI di Jakarta, Kamis (21/9/2023).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Ada Uang Mutilasi, Bank Indonesia: Itu Kriminal&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Nominal transaksi QRIS tercatat tumbuh sebesar 89,64% (yoy) sehingga mencapai Rp18,33 triliun, dengan jumlah pengguna 40,05 juta dan jumlah merchant 28,38 juta yang sebagian besar merupakan UMKM.

&quot;Bank Indonesia terus mendorong akselerasi digitalisasi sistem pembayaran dan perluasan kerja sama sistem pembayaran antarnegara guna mendorong inklusi ekonomi keuangan serta perluasan ekonomi dan keuangan digital,&quot; sambung Perry.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Satgas BLBI Sita Aset Gedung Tamara Sudirman Milik Obligor Bank Indonesia Raya

Sementara itu, nilai transaksi pembayaran menggunakan kartu ATM, kartu debet, dan kartu kredit mencapai Rp679,16 triliun atau turun sebesar 6,00% (yoy).

Dari sisi pengelolaan uang Rupiah, jumlah Uang Kartal Yang Diedarkan (UYD) pada Agustus 2023 meningkat 4,66% (yoy) sehingga menjadi Rp944,70 triliun.

&amp;nbsp;BACA JUGA:

Bank Indonesia Tahan Suku Bunga Acuan di 5,75%


&quot;Bank Indonesia terus memastikan ketersediaan uang Rupiah dengan kualitas yang terjaga di seluruh wilayah NKRI melalui program pengedaran uang Rupiah ke daerah Terluar, Terdepan, Terpencil (3T), serta melalui kegiatan Kas Keliling, Kas Titipan, dan Ekspedisi Rupiah Berdaulat,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMi8xNC80LzE2MjY3Ny81L3g4ajVnZGg=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;


JAKARTA - Bank Indonesia (BI) menyampaikan kalau kinerja transaksi ekonomi dan keuangan digital tetap kuat didukung oleh sistem pembayaran yang aman, lancar dan andal.

&quot;Nilai transaksi Uang Elektronik (UE) pada Agustus 2023 meningkat sebesar 8,62% (yoy) sehingga mencapai Rp38,51 triliun, sementara nilai transaksi digital banking tumbuh sebesar 11,87% (yoy) sehingga mencapai Rp5.098,46 triliun,&quot; ujar Gubernur BI Perry Warjiyo dalam Konferensi Pers RDG BI di Jakarta, Kamis (21/9/2023).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Ada Uang Mutilasi, Bank Indonesia: Itu Kriminal&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Nominal transaksi QRIS tercatat tumbuh sebesar 89,64% (yoy) sehingga mencapai Rp18,33 triliun, dengan jumlah pengguna 40,05 juta dan jumlah merchant 28,38 juta yang sebagian besar merupakan UMKM.

&quot;Bank Indonesia terus mendorong akselerasi digitalisasi sistem pembayaran dan perluasan kerja sama sistem pembayaran antarnegara guna mendorong inklusi ekonomi keuangan serta perluasan ekonomi dan keuangan digital,&quot; sambung Perry.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Satgas BLBI Sita Aset Gedung Tamara Sudirman Milik Obligor Bank Indonesia Raya

Sementara itu, nilai transaksi pembayaran menggunakan kartu ATM, kartu debet, dan kartu kredit mencapai Rp679,16 triliun atau turun sebesar 6,00% (yoy).

Dari sisi pengelolaan uang Rupiah, jumlah Uang Kartal Yang Diedarkan (UYD) pada Agustus 2023 meningkat 4,66% (yoy) sehingga menjadi Rp944,70 triliun.

&amp;nbsp;BACA JUGA:

Bank Indonesia Tahan Suku Bunga Acuan di 5,75%


&quot;Bank Indonesia terus memastikan ketersediaan uang Rupiah dengan kualitas yang terjaga di seluruh wilayah NKRI melalui program pengedaran uang Rupiah ke daerah Terluar, Terdepan, Terpencil (3T), serta melalui kegiatan Kas Keliling, Kas Titipan, dan Ekspedisi Rupiah Berdaulat,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
