<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kenapa Disebut Tanah Abang? Ini Sejarahnya</title><description>Sejarah kenapa disebut Tanah Abang sebagai pusat perbelanjaan terbesar. Adapun eksistensi Pasar Tanah Abang</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/09/22/470/2887576/kenapa-disebut-tanah-abang-ini-sejarahnya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/09/22/470/2887576/kenapa-disebut-tanah-abang-ini-sejarahnya"/><item><title>Kenapa Disebut Tanah Abang? Ini Sejarahnya</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/09/22/470/2887576/kenapa-disebut-tanah-abang-ini-sejarahnya</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/09/22/470/2887576/kenapa-disebut-tanah-abang-ini-sejarahnya</guid><pubDate>Jum'at 22 September 2023 07:46 WIB</pubDate><dc:creator>Rina Anggraeni</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/09/22/470/2887576/kenapa-disebut-tanah-abang-ini-sejarahnya-fPRBQ1MRhW.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi kenapa disebut Tanah Abang (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/09/22/470/2887576/kenapa-disebut-tanah-abang-ini-sejarahnya-fPRBQ1MRhW.jpg</image><title>Ilustrasi kenapa disebut Tanah Abang (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA- Mengupas sejarah kenapa disebut Tanah Abang sebagai pusat perbelanjaan terbesar. Adapun eksistensi Pasar Tanah Abang memang sudah ada sejak zaman Belanda. Untuk itu, kompleks Pasar Tanah Abang merupakan salah satu objek sejarah di Ibu Kota.
Lantas kenapa disebut Tanah Abang? Hal ini  tidak terlepas dari sejarah Kota Jakarta. Nama Tanah Abang mulai disebut-sebut pada pertengahan abad ke-17.

BACA JUGA:
Pedagang Pasar Tanah Abang Minta TikTok Shop Ditutup, Menteri Teten: Mana Bisa

Sehingga banyak orang memperkirakan nama itu berasal dari tentara Mataram yang menyerang VOC pada 1628.
Selain itu, tentara Mataram, tidak hanya melancarkan serangan dari arah lautan, namun juga mengepung kota dari arah selatan. Tentara Mataram menggunakan Tanah Abang sebagai pangkalan karena konturnya yang berbukit-bukit dengan genangan rawa-rawa di sekitarnya, yang mengalir ke Kali Krukut.

BACA JUGA:
Tak Mampu Bayar Uang Sewa hingga Nunggak Rp43 Juta, Puluhan Kios Pasar Tanah Abang Disegel

Kawasan itu bertanah merah, atau abang dalam bahasa Jawa. Diperkirakan dari sana nama itu muncul.
Dalam versi lain Tanah Abang berasal dari kata Nabang. Nabang adalah sejenis pohon Palem, karena dulu di daerah ini banyak pohon palem. Orang Belanda menyebutnya &amp;lsquo;De Nabang'. Orang Betawi menyebutnya Tenabang, jadilah sekarang Tanah Abang. Ada juga asal Tanah Abang dari kata &amp;lsquo;Tanahnya si abang&amp;rsquo; (kakak).
Referensi lain menyebutkan, nama Tanah Abang resmi digunakan setelah Jawatan Kereta Api membangun stasiun kereta api di tahun 1890.
Stasiun itu kemudian diberi nama Tanah Abang, bukan Tenabang (dari De Nabang, nama sejenis pohon yang banyak tumbuh di daerah itu) seperti yang selalu disebutkan warga kala itu.
Selain itu, nama Tanah Abang berasal dari orang-orang Mataram datang ke Batavia. Orang Mataram datang ke Batavia pada tahun 1628 untuk melakukan penyerbuan kota.
Saat itu tanah wilayah yang diduduki bala tentara Mataram berwarna merah.Tentu saja hal itu mencuri perhatian tentara Mataram, karena mereka belum pernah melihat tanah berwarna merah. Melihat keunikan itu, mereka menamai daerah tersebut sebagai Tanah Abang.
(RIN)
&amp;nbsp;

</description><content:encoded>JAKARTA- Mengupas sejarah kenapa disebut Tanah Abang sebagai pusat perbelanjaan terbesar. Adapun eksistensi Pasar Tanah Abang memang sudah ada sejak zaman Belanda. Untuk itu, kompleks Pasar Tanah Abang merupakan salah satu objek sejarah di Ibu Kota.
Lantas kenapa disebut Tanah Abang? Hal ini  tidak terlepas dari sejarah Kota Jakarta. Nama Tanah Abang mulai disebut-sebut pada pertengahan abad ke-17.

BACA JUGA:
Pedagang Pasar Tanah Abang Minta TikTok Shop Ditutup, Menteri Teten: Mana Bisa

Sehingga banyak orang memperkirakan nama itu berasal dari tentara Mataram yang menyerang VOC pada 1628.
Selain itu, tentara Mataram, tidak hanya melancarkan serangan dari arah lautan, namun juga mengepung kota dari arah selatan. Tentara Mataram menggunakan Tanah Abang sebagai pangkalan karena konturnya yang berbukit-bukit dengan genangan rawa-rawa di sekitarnya, yang mengalir ke Kali Krukut.

BACA JUGA:
Tak Mampu Bayar Uang Sewa hingga Nunggak Rp43 Juta, Puluhan Kios Pasar Tanah Abang Disegel

Kawasan itu bertanah merah, atau abang dalam bahasa Jawa. Diperkirakan dari sana nama itu muncul.
Dalam versi lain Tanah Abang berasal dari kata Nabang. Nabang adalah sejenis pohon Palem, karena dulu di daerah ini banyak pohon palem. Orang Belanda menyebutnya &amp;lsquo;De Nabang'. Orang Betawi menyebutnya Tenabang, jadilah sekarang Tanah Abang. Ada juga asal Tanah Abang dari kata &amp;lsquo;Tanahnya si abang&amp;rsquo; (kakak).
Referensi lain menyebutkan, nama Tanah Abang resmi digunakan setelah Jawatan Kereta Api membangun stasiun kereta api di tahun 1890.
Stasiun itu kemudian diberi nama Tanah Abang, bukan Tenabang (dari De Nabang, nama sejenis pohon yang banyak tumbuh di daerah itu) seperti yang selalu disebutkan warga kala itu.
Selain itu, nama Tanah Abang berasal dari orang-orang Mataram datang ke Batavia. Orang Mataram datang ke Batavia pada tahun 1628 untuk melakukan penyerbuan kota.
Saat itu tanah wilayah yang diduduki bala tentara Mataram berwarna merah.Tentu saja hal itu mencuri perhatian tentara Mataram, karena mereka belum pernah melihat tanah berwarna merah. Melihat keunikan itu, mereka menamai daerah tersebut sebagai Tanah Abang.
(RIN)
&amp;nbsp;

</content:encoded></item></channel></rss>
