<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Deretan Perusahaan Miliarder RI Bangun Mal, Sekolah hingga RS di IKN Rp20 Triliun</title><description>Deretan perusahaan miliarder RI mulai membangun mal, sekolah hingga rumah sakit di IKN Nusantara.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/09/22/470/2887699/deretan-perusahaan-miliarder-ri-bangun-mal-sekolah-hingga-rs-di-ikn-rp20-triliun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/09/22/470/2887699/deretan-perusahaan-miliarder-ri-bangun-mal-sekolah-hingga-rs-di-ikn-rp20-triliun"/><item><title>Deretan Perusahaan Miliarder RI Bangun Mal, Sekolah hingga RS di IKN Rp20 Triliun</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/09/22/470/2887699/deretan-perusahaan-miliarder-ri-bangun-mal-sekolah-hingga-rs-di-ikn-rp20-triliun</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/09/22/470/2887699/deretan-perusahaan-miliarder-ri-bangun-mal-sekolah-hingga-rs-di-ikn-rp20-triliun</guid><pubDate>Jum'at 22 September 2023 11:20 WIB</pubDate><dc:creator>Iqbal Dwi Purnama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/09/22/470/2887699/deretan-perusahaan-miliarder-ri-bangun-mal-sekolah-hingga-rs-di-ikn-rp20-triliun-Wyno6KJ8Vs.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pembangunan IKN Nusantara (Foto: Instagram)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/09/22/470/2887699/deretan-perusahaan-miliarder-ri-bangun-mal-sekolah-hingga-rs-di-ikn-rp20-triliun-Wyno6KJ8Vs.jpg</image><title>Pembangunan IKN Nusantara (Foto: Instagram)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOS8yMi8yLzE3MTAyMC81L3g4bzhueHg=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Deretan perusahaan miliarder RI mulai membangun mal, sekolah hingga rumah sakit di IKN Nusantara. Adapun nilai investasi proyek tersebut mencapai Rp20 triliun.
Kemarin, Badan Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) menggelar acara seremonial groundbreaking atau peletakan batu pertama yang dilakukan oleh para pelaku usaha untuk membangun IKN.

BACA JUGA:
Kompleks IKN Nusantara Sudah Tampak Secara Fisik, Sri Mulyani: Sangat Maju


Acara ini dihadiri oleh Presiden Republik Indonesia, menteri-menteri di Kabinet Indonesia Maju, Kepala dan Wakil Kepala OIKN, Gubernur Kalimantan Timur, dan para investor IKN di Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur.
Kepala OIKN Bambang Susantono menjelaskan, hingga saat setidaknya terdapat 16 investor yang siap untuk berkontribusi dalam melakukan pembangunan di IKN Nusantara. Sebanyak 10 pelaku usaha di antaranya membentuk sebuah konsorsium dengan total investasi Rp20 triliun, yang sudah melakukan groundbreaking.

BACA JUGA:
Daftar 10 Perusahaan Milik Orang Terkaya yang Investasi Rp20 Triliun di IKN


Pelaku usaha yang melakukan Groundbreaking Konsorsium Nusantara sebanyak sepuluh investor yang dipimpin oleh Agung Sedayu Group. Sepuluh investor tersebut antara lain; Agung Sedayu Group, Salim Group, Sinarmas, Pulauintan, Adaro Group, Barito Pacific, Mulia Group, Astra Group, Kawan Lama Group, dan Alfamart group.
&quot;Konsorsium ini beranggotakan sepuluh perusahaan yang memiliki kepedulian terhadap terbangunnya IKN, bukan saja sebagai kota yang layak huni (livable city), namun juga sebagai kota yang dicintai (lovable city),&quot; ujar Bambang dalam keterangan resminya dikutip Jumat (22/9/2023).
Selain 10 investor tersebut, terdapat 6 investor lain yang juga siap  untuk segera melakukan pembangunan di IKN. Mereka akan membangun sektor  perhotelan, shopping mall, rumah sakit, pendidikan, dan perkantoran.  Terdiri dari Pakuan, Mariott, Jambuluwuk, Vasanta, Hermina, dan Jakarta  Intercurltural School.
&quot;Pada dasarnya pembangunan di IKN dilakukan tidak hanya sebatas  membangun sebuah kota, namun pembangunan yang dilakukan untuk memenuhi  kebutuhan kota to work, to live, and to play,&quot; sambung Bambang.
Presiden Joko Widodo yang memimpin langsung kegiatan seremonial  groundbreaking itu menjelaskan urgensi pembangunan Ibu Kota Nusantara  disoroti dari beberapa sudut pandang di antaranya seperti dari aspek  kepadatan penduduk, aspek ekonomi, dan aspek kebencanaan.
&quot;Penduduk Indonesia 56% itu berada di Pulau Jawa berarti kurang lebih  149 juta ada di Jawa. Pulau Jawa menjadi magnet dari negara kita  Indonesia, utamanya ke Jakarta. Oleh karena itu, beban yang terlalu  berat ini harus dikurangi dari yang dulunya kita Jawa sentris, kita  tarik menjadi Indonesia sentris,&quot; kata Presiden Jokowi.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOS8yMi8yLzE3MTAyMC81L3g4bzhueHg=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Deretan perusahaan miliarder RI mulai membangun mal, sekolah hingga rumah sakit di IKN Nusantara. Adapun nilai investasi proyek tersebut mencapai Rp20 triliun.
Kemarin, Badan Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) menggelar acara seremonial groundbreaking atau peletakan batu pertama yang dilakukan oleh para pelaku usaha untuk membangun IKN.

BACA JUGA:
Kompleks IKN Nusantara Sudah Tampak Secara Fisik, Sri Mulyani: Sangat Maju


Acara ini dihadiri oleh Presiden Republik Indonesia, menteri-menteri di Kabinet Indonesia Maju, Kepala dan Wakil Kepala OIKN, Gubernur Kalimantan Timur, dan para investor IKN di Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur.
Kepala OIKN Bambang Susantono menjelaskan, hingga saat setidaknya terdapat 16 investor yang siap untuk berkontribusi dalam melakukan pembangunan di IKN Nusantara. Sebanyak 10 pelaku usaha di antaranya membentuk sebuah konsorsium dengan total investasi Rp20 triliun, yang sudah melakukan groundbreaking.

BACA JUGA:
Daftar 10 Perusahaan Milik Orang Terkaya yang Investasi Rp20 Triliun di IKN


Pelaku usaha yang melakukan Groundbreaking Konsorsium Nusantara sebanyak sepuluh investor yang dipimpin oleh Agung Sedayu Group. Sepuluh investor tersebut antara lain; Agung Sedayu Group, Salim Group, Sinarmas, Pulauintan, Adaro Group, Barito Pacific, Mulia Group, Astra Group, Kawan Lama Group, dan Alfamart group.
&quot;Konsorsium ini beranggotakan sepuluh perusahaan yang memiliki kepedulian terhadap terbangunnya IKN, bukan saja sebagai kota yang layak huni (livable city), namun juga sebagai kota yang dicintai (lovable city),&quot; ujar Bambang dalam keterangan resminya dikutip Jumat (22/9/2023).
Selain 10 investor tersebut, terdapat 6 investor lain yang juga siap  untuk segera melakukan pembangunan di IKN. Mereka akan membangun sektor  perhotelan, shopping mall, rumah sakit, pendidikan, dan perkantoran.  Terdiri dari Pakuan, Mariott, Jambuluwuk, Vasanta, Hermina, dan Jakarta  Intercurltural School.
&quot;Pada dasarnya pembangunan di IKN dilakukan tidak hanya sebatas  membangun sebuah kota, namun pembangunan yang dilakukan untuk memenuhi  kebutuhan kota to work, to live, and to play,&quot; sambung Bambang.
Presiden Joko Widodo yang memimpin langsung kegiatan seremonial  groundbreaking itu menjelaskan urgensi pembangunan Ibu Kota Nusantara  disoroti dari beberapa sudut pandang di antaranya seperti dari aspek  kepadatan penduduk, aspek ekonomi, dan aspek kebencanaan.
&quot;Penduduk Indonesia 56% itu berada di Pulau Jawa berarti kurang lebih  149 juta ada di Jawa. Pulau Jawa menjadi magnet dari negara kita  Indonesia, utamanya ke Jakarta. Oleh karena itu, beban yang terlalu  berat ini harus dikurangi dari yang dulunya kita Jawa sentris, kita  tarik menjadi Indonesia sentris,&quot; kata Presiden Jokowi.</content:encoded></item></channel></rss>
