<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pertamina Kembangkan Pusat Riset Energi Berkelanjutan di IKN</title><description>PT Pertamina (Persero) bakal mengembangkan Sustainable Energy Center  atau Pusat Energi Berkelanjutan di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/09/22/470/2888052/pertamina-kembangkan-pusat-riset-energi-berkelanjutan-di-ikn</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/09/22/470/2888052/pertamina-kembangkan-pusat-riset-energi-berkelanjutan-di-ikn"/><item><title>Pertamina Kembangkan Pusat Riset Energi Berkelanjutan di IKN</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/09/22/470/2888052/pertamina-kembangkan-pusat-riset-energi-berkelanjutan-di-ikn</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/09/22/470/2888052/pertamina-kembangkan-pusat-riset-energi-berkelanjutan-di-ikn</guid><pubDate>Jum'at 22 September 2023 18:35 WIB</pubDate><dc:creator>Suparjo Ramalan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/09/22/470/2888052/pertamina-kembangkan-pusat-riset-energi-berkelanjutan-di-ikn-Ep2OVERJK3.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pertamina kembangkan pusat riset energi di IKN (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/09/22/470/2888052/pertamina-kembangkan-pusat-riset-energi-berkelanjutan-di-ikn-Ep2OVERJK3.jpg</image><title>Pertamina kembangkan pusat riset energi di IKN (Foto: MPI)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOS8yMi8xLzE3MTAzNS81L3g4bzhyeTg=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - PT Pertamina (Persero) bakal mengembangkan Sustainable Energy Center atau Pusat Energi Berkelanjutan di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara. Kolaborasi ini untuk mendukung target Net Zero Emission (NZE) pemerintah.
Pertamina Penandatanganan Nota Kesepahaman Pertamina dengan OIKN dilaksanakan, Jumat 22 September 2023. Penandatanganan dilakukan oleh Nicke Widyawati Direktur Utama Pertamina dan Bambang Susantono selaku Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara, disaksikan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan beberapa Menteri Kabinet Indonesia Maju di sela kunjungan Presiden ke IKN.

BACA JUGA:
Training Center Dibangun di IKN, Erick Thohir: Sejarah Baru Dinanti Pencinta Sepakbola


Nicke Widyawati mengungkapkan pengembangan kawasan Pertamina Sustainable Energy Center berada dalam wilayah perencanaan 5 di IKN, dengan sejumlah fasilitas antara lain Pertamina Sustainability Academy, Pertamina Training Institute, Pertamina Research and Innovation Center for Sustainable and Low Carbon Technologies. Selain itu, Pertamina Vocational Education Center, Shared Green Infrastructure, Laboratorium, dan Sustainability Start-up Hub.

BACA JUGA:
Pertamina Siap Kembangkan Pusat Riset Energi Berkelanjutan di IKN


&amp;ldquo;Pertamina Sustainable Energy Center ini merupakan langkah untuk mendukung program NZE Pemerintah tahun 2060, di mana Pertamina mengembangkan pusat riset, green dan low carbon technology untuk Indonesia,&amp;rdquo; ujar Nicke, Jumat (22/9/2023).
Pertamina juga akan mengembangkan proyek Nature-Ecosystem Based Solution (NEBS) yang merupakan strategi memanfaatkan potensi alam IKN yang berada di kawasan hutan, sehingga dapat dimanfaatkan untuk konservasi, restorasi dan pengelolaan ekosistem berkelanjutan di seluruh kawasan IKN. Dengan menggunakan energi dari hutan ini, kawasan IKN dapat menyumbang negative emission sehingga mempercepat target NZE.
Nicke menambahkan, selain kaya dalam pemanfaatan teknologi ramah  lingkungan, program Pertamina di IKN juga untuk mempersiapkan kompetensi  pekerja profesional di industri energi hijau.
&amp;ldquo;Pertamina Sustainable Energy Center akan menjadi pusat riset dan  edukasi yang fokus dalam pengembangan industri energi hijau, rendah  karbon, dan energi baru terbarukan, dengan melakukan kerja sama dengan  perusahaan global dan berbagai universitas di dunia,&amp;rdquo; katanya.
Melalui fasilitas yang terintegrasi ini, imbuh Nicke, Pertamina akan  menyiapkan generasi masa depan yang mampu melahirkan inovasi dan  teknologi energi hijau untuk mendukung pencapaian target Indonesia  menuju NZE di tahun 2060.
&amp;ldquo;Ini juga merupakan salah satu persembahan Pertamina sebagai BUMN  energi untuk mewujudkan kemandirian energi nasional,&amp;rdquo; tambah dia.
Pada tahap pengembangannya nanti, Pertamina juga akan melakukan  pengembangan fasilitas pendukung berupa community hub. Di antaranya   meliputi conference hall, gedung perkantoran dan bisnis, hotel,  community center, rumah sakit dan lainnya.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOS8yMi8xLzE3MTAzNS81L3g4bzhyeTg=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - PT Pertamina (Persero) bakal mengembangkan Sustainable Energy Center atau Pusat Energi Berkelanjutan di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara. Kolaborasi ini untuk mendukung target Net Zero Emission (NZE) pemerintah.
Pertamina Penandatanganan Nota Kesepahaman Pertamina dengan OIKN dilaksanakan, Jumat 22 September 2023. Penandatanganan dilakukan oleh Nicke Widyawati Direktur Utama Pertamina dan Bambang Susantono selaku Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara, disaksikan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan beberapa Menteri Kabinet Indonesia Maju di sela kunjungan Presiden ke IKN.

BACA JUGA:
Training Center Dibangun di IKN, Erick Thohir: Sejarah Baru Dinanti Pencinta Sepakbola


Nicke Widyawati mengungkapkan pengembangan kawasan Pertamina Sustainable Energy Center berada dalam wilayah perencanaan 5 di IKN, dengan sejumlah fasilitas antara lain Pertamina Sustainability Academy, Pertamina Training Institute, Pertamina Research and Innovation Center for Sustainable and Low Carbon Technologies. Selain itu, Pertamina Vocational Education Center, Shared Green Infrastructure, Laboratorium, dan Sustainability Start-up Hub.

BACA JUGA:
Pertamina Siap Kembangkan Pusat Riset Energi Berkelanjutan di IKN


&amp;ldquo;Pertamina Sustainable Energy Center ini merupakan langkah untuk mendukung program NZE Pemerintah tahun 2060, di mana Pertamina mengembangkan pusat riset, green dan low carbon technology untuk Indonesia,&amp;rdquo; ujar Nicke, Jumat (22/9/2023).
Pertamina juga akan mengembangkan proyek Nature-Ecosystem Based Solution (NEBS) yang merupakan strategi memanfaatkan potensi alam IKN yang berada di kawasan hutan, sehingga dapat dimanfaatkan untuk konservasi, restorasi dan pengelolaan ekosistem berkelanjutan di seluruh kawasan IKN. Dengan menggunakan energi dari hutan ini, kawasan IKN dapat menyumbang negative emission sehingga mempercepat target NZE.
Nicke menambahkan, selain kaya dalam pemanfaatan teknologi ramah  lingkungan, program Pertamina di IKN juga untuk mempersiapkan kompetensi  pekerja profesional di industri energi hijau.
&amp;ldquo;Pertamina Sustainable Energy Center akan menjadi pusat riset dan  edukasi yang fokus dalam pengembangan industri energi hijau, rendah  karbon, dan energi baru terbarukan, dengan melakukan kerja sama dengan  perusahaan global dan berbagai universitas di dunia,&amp;rdquo; katanya.
Melalui fasilitas yang terintegrasi ini, imbuh Nicke, Pertamina akan  menyiapkan generasi masa depan yang mampu melahirkan inovasi dan  teknologi energi hijau untuk mendukung pencapaian target Indonesia  menuju NZE di tahun 2060.
&amp;ldquo;Ini juga merupakan salah satu persembahan Pertamina sebagai BUMN  energi untuk mewujudkan kemandirian energi nasional,&amp;rdquo; tambah dia.
Pada tahap pengembangannya nanti, Pertamina juga akan melakukan  pengembangan fasilitas pendukung berupa community hub. Di antaranya   meliputi conference hall, gedung perkantoran dan bisnis, hotel,  community center, rumah sakit dan lainnya.</content:encoded></item></channel></rss>
