<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Berapa Kekayaan DN Aidit? Pencetus G30S dan Pendiri PKI</title><description>Ini dia kekayaan DN Aidit. Dipa Nusantara Aidit atau lebih dikenal dengan DN Aidit merupakan salah satu tokoh Indonesia.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/09/25/320/2889135/berapa-kekayaan-dn-aidit-pencetus-g30s-dan-pendiri-pki</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/09/25/320/2889135/berapa-kekayaan-dn-aidit-pencetus-g30s-dan-pendiri-pki"/><item><title>Berapa Kekayaan DN Aidit? Pencetus G30S dan Pendiri PKI</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/09/25/320/2889135/berapa-kekayaan-dn-aidit-pencetus-g30s-dan-pendiri-pki</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/09/25/320/2889135/berapa-kekayaan-dn-aidit-pencetus-g30s-dan-pendiri-pki</guid><pubDate>Senin 25 September 2023 11:33 WIB</pubDate><dc:creator>Nasya Emmanuela Lilipaly</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/09/25/320/2889135/berapa-kekayaan-dn-aidit-pencetus-g30s-dan-pendiri-pki-OsYMWkvjnN.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Ini kekayaan DN Aidit pendiri PKI (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/09/25/320/2889135/berapa-kekayaan-dn-aidit-pencetus-g30s-dan-pendiri-pki-OsYMWkvjnN.jpeg</image><title>Ini kekayaan DN Aidit pendiri PKI (Foto: Shutterstock)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxNy8wOS8zMC8xLzEwMzM5OS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Ini dia kekayaan DN Aidit. Dipa Nusantara Aidit atau lebih dikenal dengan DN Aidit merupakan salah satu tokoh Indonesia yang pemikirannya jarang ditulis dalam forum resmi maupun institusi pendidikan.
Siapa yang sangka kalau DN Aidit ini memiliki keterlibatan dalam Partai Komunis Indonesia (PKI), pernah menjabat sebagai salah satu pemimpin di PKI hingga menjadikan PKI sebagai partai terbesar pada masanya, membuat nama Aidit sendiri terkesan menyeramkan untuk dibicarakan.

BACA JUGA:
 Misteri Sandi Gerakan Politik PKI dari Senam Revolusioner hingga Ibu Pertiwi Hamil Tua 


Padahal, Aidit sendiri juga memiliki sejumlah rekam jejak yang luar biasa dalam membangun bangsa Indonesia di awal kemerdekaan.
Aidit adalah salah satu tokoh yang mewarnai perpolitikan Indonesia pada kisaran 1950-1960-an. Pemikiran tokoh komunis ini dituangkan lewat buku-bukunya yang sekarang sudah banyak dimusnahkan.

BACA JUGA:
Marx House Cetak Ratusan Kader PKI di Madiun


Lantas berapa harta milik Mantan Pemimpin PKI ini?
Sampai saat ini belum ada sumber yang membahas secara langsung mengenai harta dan kekayaan yang dimiliki oleh DN Aidit.
Tetapi pemilik nama asli Ahmad Aidit ini terbilang sukses untuk dalam mengambil hati Presiden pertama Indonesia, yakni Presiden Soekarno.
Aidit sempat menjabat sebagai Menteri Koordinator dan Wakil Ketua  MPRS. Ia pun pandai melakukan negosiasi dan melobi orang-orang. Hal ini  terbukti dari keberhasilannya melobi Presiden Soekarno agar mengangkat  orang-orang PKI di jajaran pemerintahan.
Adanya peristiwa G30S PKI merupakan akhir dari perjalanan DN Aidit,  pasukan tentara di bawah komando Kolonel Yasir Hadibroto, Komandan  Brigade IV Infanteri, mendapatkan informasi bahwa DN Aidit, bersembunyi  di Sambeng pada 22 November 1965.
Setelah ditangkap di Solo, DN Aidit kemudian dieksekusi mati di Boyolali. Yasir membawa DN Aidit ke Markas Batalyon 444.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxNy8wOS8zMC8xLzEwMzM5OS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Ini dia kekayaan DN Aidit. Dipa Nusantara Aidit atau lebih dikenal dengan DN Aidit merupakan salah satu tokoh Indonesia yang pemikirannya jarang ditulis dalam forum resmi maupun institusi pendidikan.
Siapa yang sangka kalau DN Aidit ini memiliki keterlibatan dalam Partai Komunis Indonesia (PKI), pernah menjabat sebagai salah satu pemimpin di PKI hingga menjadikan PKI sebagai partai terbesar pada masanya, membuat nama Aidit sendiri terkesan menyeramkan untuk dibicarakan.

BACA JUGA:
 Misteri Sandi Gerakan Politik PKI dari Senam Revolusioner hingga Ibu Pertiwi Hamil Tua 


Padahal, Aidit sendiri juga memiliki sejumlah rekam jejak yang luar biasa dalam membangun bangsa Indonesia di awal kemerdekaan.
Aidit adalah salah satu tokoh yang mewarnai perpolitikan Indonesia pada kisaran 1950-1960-an. Pemikiran tokoh komunis ini dituangkan lewat buku-bukunya yang sekarang sudah banyak dimusnahkan.

BACA JUGA:
Marx House Cetak Ratusan Kader PKI di Madiun


Lantas berapa harta milik Mantan Pemimpin PKI ini?
Sampai saat ini belum ada sumber yang membahas secara langsung mengenai harta dan kekayaan yang dimiliki oleh DN Aidit.
Tetapi pemilik nama asli Ahmad Aidit ini terbilang sukses untuk dalam mengambil hati Presiden pertama Indonesia, yakni Presiden Soekarno.
Aidit sempat menjabat sebagai Menteri Koordinator dan Wakil Ketua  MPRS. Ia pun pandai melakukan negosiasi dan melobi orang-orang. Hal ini  terbukti dari keberhasilannya melobi Presiden Soekarno agar mengangkat  orang-orang PKI di jajaran pemerintahan.
Adanya peristiwa G30S PKI merupakan akhir dari perjalanan DN Aidit,  pasukan tentara di bawah komando Kolonel Yasir Hadibroto, Komandan  Brigade IV Infanteri, mendapatkan informasi bahwa DN Aidit, bersembunyi  di Sambeng pada 22 November 1965.
Setelah ditangkap di Solo, DN Aidit kemudian dieksekusi mati di Boyolali. Yasir membawa DN Aidit ke Markas Batalyon 444.</content:encoded></item></channel></rss>
