<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Biaya Layanan Pinjol 100% Tidak Masuk Akal      </title><description>Biaya layanan pada pinjaman online (pinjol) perlu menjadi sorotan</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/09/25/320/2889501/biaya-layanan-pinjol-100-tidak-masuk-akal</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/09/25/320/2889501/biaya-layanan-pinjol-100-tidak-masuk-akal"/><item><title>Biaya Layanan Pinjol 100% Tidak Masuk Akal      </title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/09/25/320/2889501/biaya-layanan-pinjol-100-tidak-masuk-akal</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/09/25/320/2889501/biaya-layanan-pinjol-100-tidak-masuk-akal</guid><pubDate>Senin 25 September 2023 19:01 WIB</pubDate><dc:creator>Rio Adryawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/09/25/320/2889501/biaya-layanan-pinjol-100-tidak-masuk-akal-kKHESLbrhp.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Biaya Layanan Pinjol Jadi Sorotan. (Foto: Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/09/25/320/2889501/biaya-layanan-pinjol-100-tidak-masuk-akal-kKHESLbrhp.jpg</image><title>Biaya Layanan Pinjol Jadi Sorotan. (Foto: Okezone.com)</title></images><description>JAKARTA - Biaya layanan pada pinjaman online (pinjol) perlu menjadi sorotan. Ada salah satu pinjol mengenakan biaya layanan hingga 100% dari besaran pinjaman.
Pengamat Ekonomi Bhima Yudhistira menilai pengenaan biaya layanan pada peminjam tidak wajar karena sangat tinggi sekali.

BACA JUGA:
Hampir 100%, OJK Wajib Buat Aturan Biaya Layanan Pinjol

&amp;ldquo;Biaya layanan pinjol relatif tinggi dan tidak wajar kalau dibebankan ke borrower atau pihak peminjam,&amp;rdquo; katanya kepada Okezone, Senin (25/9/2023).
Bhima mengungkapkan, pihak fintech selalu beralasan tingginya biaya layanan tersebut karena termasuk asuransi. Menurutnya, biaya asuransi pinjaman sebaiknya dibebankan kepada pemilik dana saja.

BACA JUGA:
Polisi: Sejumlah Kasus Bunuh Diri di OKU Diselidiki, Tak Ada yang Mengarah Akibat Pinjol

&amp;ldquo;Pihak fintech masalahnya selalu beralasan kalau biaya layanan tinggi karena termasuk asuransi. Harusnya biaya asuransi pinjaman itu dibebankan ke lender atau pemilik dana,&amp;rdquo; ucapnyaSelain itu, Bhima harap biaya layanan harus transparan dan juga harus diatur eksplisit oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Makin eksplisit makin bagus sehingga melindungi calon peminjam.
Sebelumnya, pembahasan mengenai tingginya biaya layanan di platform AdaKami muncul menyusul kabar seorang nasabah diduga bunuh diri karena teror dari petugas penagih utang atau debt collector (DC). Korban disebut tidak mampu membayar utang karena bengkaknya dana yang harus dibayar.</description><content:encoded>JAKARTA - Biaya layanan pada pinjaman online (pinjol) perlu menjadi sorotan. Ada salah satu pinjol mengenakan biaya layanan hingga 100% dari besaran pinjaman.
Pengamat Ekonomi Bhima Yudhistira menilai pengenaan biaya layanan pada peminjam tidak wajar karena sangat tinggi sekali.

BACA JUGA:
Hampir 100%, OJK Wajib Buat Aturan Biaya Layanan Pinjol

&amp;ldquo;Biaya layanan pinjol relatif tinggi dan tidak wajar kalau dibebankan ke borrower atau pihak peminjam,&amp;rdquo; katanya kepada Okezone, Senin (25/9/2023).
Bhima mengungkapkan, pihak fintech selalu beralasan tingginya biaya layanan tersebut karena termasuk asuransi. Menurutnya, biaya asuransi pinjaman sebaiknya dibebankan kepada pemilik dana saja.

BACA JUGA:
Polisi: Sejumlah Kasus Bunuh Diri di OKU Diselidiki, Tak Ada yang Mengarah Akibat Pinjol

&amp;ldquo;Pihak fintech masalahnya selalu beralasan kalau biaya layanan tinggi karena termasuk asuransi. Harusnya biaya asuransi pinjaman itu dibebankan ke lender atau pemilik dana,&amp;rdquo; ucapnyaSelain itu, Bhima harap biaya layanan harus transparan dan juga harus diatur eksplisit oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Makin eksplisit makin bagus sehingga melindungi calon peminjam.
Sebelumnya, pembahasan mengenai tingginya biaya layanan di platform AdaKami muncul menyusul kabar seorang nasabah diduga bunuh diri karena teror dari petugas penagih utang atau debt collector (DC). Korban disebut tidak mampu membayar utang karena bengkaknya dana yang harus dibayar.</content:encoded></item></channel></rss>
