<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bahlil Duga Konflik Rempang Ada Keterlibatan Negara Tetangga</title><description>Menteri Bahlil Lahadalia menduga konflik yang terjadi di Pulau Rempang, Kepulauan Riau melibatkan pihak asing.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/09/25/320/2889572/bahlil-duga-konflik-rempang-ada-keterlibatan-negara-tetangga</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/09/25/320/2889572/bahlil-duga-konflik-rempang-ada-keterlibatan-negara-tetangga"/><item><title>Bahlil Duga Konflik Rempang Ada Keterlibatan Negara Tetangga</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/09/25/320/2889572/bahlil-duga-konflik-rempang-ada-keterlibatan-negara-tetangga</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/09/25/320/2889572/bahlil-duga-konflik-rempang-ada-keterlibatan-negara-tetangga</guid><pubDate>Senin 25 September 2023 20:50 WIB</pubDate><dc:creator> Ikhsan Permana</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/09/25/320/2889572/bahlil-duga-konflik-rempang-ada-keterlibatan-negara-tetangga-cvTskfaTb6.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Menteri Investasi Bahlil Lahadalia. (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/09/25/320/2889572/bahlil-duga-konflik-rempang-ada-keterlibatan-negara-tetangga-cvTskfaTb6.JPG</image><title>Menteri Investasi Bahlil Lahadalia. (Foto: MPI)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOS8yMC8xLzE3MDg5Mi81L3g4bzZ3a2E=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

JAKARTA - Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia menduga konflik yang terjadi di Pulau Rempang, Kepulauan Riau melibatkan pihak asing.

Menurutnya dalam persaingan usaha hal tersebut merupakan hal yang biasa.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Bahas Masalah Rempang, Bahlil hingga Menteri ATR ke Batam

Sebab hal seperti itu merupakan bentuk strategi dalam persaingan.

&quot;Biasanya kalau di tetangga itu kan kalau kita bersaing sama teman-teman sendiri kan ya gitu,&quot; kata Bahlil dalam konferensi pers di Kementerian Investasi/BKPM, Senin (25/9/2023).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Menko Luhut: Investasi Tak Boleh Berhenti karena Pemilu

Namun Bahlil enggan menyebutkan negara mana yang turut terlibat, menurutnya hal tersebut berkaitan dengan etika hubungan luar negeri.

Dia hanya menegaskan bahwa dalam sejarahnya, saat akan ada investasi besar yang masuk ke Batam, Bahlil menyebut selalu ada pihak yang melakukan adu domba.



&quot;Bagaimana proses 2010 ketika ada investasi besar itu mau dibangun ada tahapan-tahapan yang selalu kita diadu domba tapi mereka lupa bahwa nasionalisme kita ini nggak bisa ditukar dengan apapun,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOS8yMC8xLzE3MDg5Mi81L3g4bzZ3a2E=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

JAKARTA - Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia menduga konflik yang terjadi di Pulau Rempang, Kepulauan Riau melibatkan pihak asing.

Menurutnya dalam persaingan usaha hal tersebut merupakan hal yang biasa.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Bahas Masalah Rempang, Bahlil hingga Menteri ATR ke Batam

Sebab hal seperti itu merupakan bentuk strategi dalam persaingan.

&quot;Biasanya kalau di tetangga itu kan kalau kita bersaing sama teman-teman sendiri kan ya gitu,&quot; kata Bahlil dalam konferensi pers di Kementerian Investasi/BKPM, Senin (25/9/2023).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Menko Luhut: Investasi Tak Boleh Berhenti karena Pemilu

Namun Bahlil enggan menyebutkan negara mana yang turut terlibat, menurutnya hal tersebut berkaitan dengan etika hubungan luar negeri.

Dia hanya menegaskan bahwa dalam sejarahnya, saat akan ada investasi besar yang masuk ke Batam, Bahlil menyebut selalu ada pihak yang melakukan adu domba.



&quot;Bagaimana proses 2010 ketika ada investasi besar itu mau dibangun ada tahapan-tahapan yang selalu kita diadu domba tapi mereka lupa bahwa nasionalisme kita ini nggak bisa ditukar dengan apapun,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
