<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sri Mulyani: Transisi Energi Memang Tidak Sederhana   </title><description>Sri Mulyani Indrawati berpartisipasi dalam Governors' Business Roundtable</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/09/26/320/2889706/sri-mulyani-transisi-energi-memang-tidak-sederhana</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/09/26/320/2889706/sri-mulyani-transisi-energi-memang-tidak-sederhana"/><item><title>Sri Mulyani: Transisi Energi Memang Tidak Sederhana   </title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/09/26/320/2889706/sri-mulyani-transisi-energi-memang-tidak-sederhana</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/09/26/320/2889706/sri-mulyani-transisi-energi-memang-tidak-sederhana</guid><pubDate>Selasa 26 September 2023 08:18 WIB</pubDate><dc:creator>Michelle Natalia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/09/26/320/2889706/sri-mulyani-transisi-energi-memang-tidak-sederhana-RQ7sKXNXka.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Sri Mulyani Bahas Transisi Energi di Mesir. (Foto :Okezone.com/Instagram)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/09/26/320/2889706/sri-mulyani-transisi-energi-memang-tidak-sederhana-RQ7sKXNXka.jpg</image><title>Sri Mulyani Bahas Transisi Energi di Mesir. (Foto :Okezone.com/Instagram)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati berpartisipasi dalam Governors' Business Roundtable. Hal ini merupakan rangkaian kunjungannya ke Sharm El-Sheikh.
Ini adalah sebuah forum diskusi Board of Governors, yang terdiri dari perwakilan setiap negara anggota, untuk membahas kebijakan strategis pengembangan Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB) ke depannya.

BACA JUGA:
Pertamina Berdayakan Pelaku UMKM Desa Tasikharjo melalui Energi Terbarukan Tenaga Surya

&quot;Dalam diskusi kali ini, isu perubahan iklim masih menjadi topik utama. Terkait hal tersebut, inovasi pembiayaan pun menjadi krusial dalam menjamin akses pendanaan yang terjangkau,&quot; ujar Sri melalui akun Instagram resminya @smindrawati di Mesir, Senin malam (25/9/2023).
Sri mengatakan, AIIB punya peranan sangat penting sebagai katalisator dalam mendesain berbagai instrumen pembiayaan. Selain itu, dukungan dalam persiapan proyek juga sangat diperlukan untuk menarik partisipasi sektor swasta.

BACA JUGA:
Investasi Energi Terbarukan dan Kendaraan Listrik Meroket di ASEAN&amp;nbsp; &amp;nbsp;

&quot;Proses transisi menuju energi yang lebih ramah lingkungan memang tidak sederhana,&quot; ungkap Sri.Namun, lanjut dia, kerja sama dari berbagai pihak termasuk peran multilateral development bank bisa menjadi oase di tengah tingginya tingkat suku bunga.
&quot;Terima kasih atas dukungan AIIB selama ini kepada Indonesia..! Semoga kita dapat terus menanggulangi dampak perubahan iklim demi masa depan anak cucu kita..!&quot; pungkas Sri.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati berpartisipasi dalam Governors' Business Roundtable. Hal ini merupakan rangkaian kunjungannya ke Sharm El-Sheikh.
Ini adalah sebuah forum diskusi Board of Governors, yang terdiri dari perwakilan setiap negara anggota, untuk membahas kebijakan strategis pengembangan Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB) ke depannya.

BACA JUGA:
Pertamina Berdayakan Pelaku UMKM Desa Tasikharjo melalui Energi Terbarukan Tenaga Surya

&quot;Dalam diskusi kali ini, isu perubahan iklim masih menjadi topik utama. Terkait hal tersebut, inovasi pembiayaan pun menjadi krusial dalam menjamin akses pendanaan yang terjangkau,&quot; ujar Sri melalui akun Instagram resminya @smindrawati di Mesir, Senin malam (25/9/2023).
Sri mengatakan, AIIB punya peranan sangat penting sebagai katalisator dalam mendesain berbagai instrumen pembiayaan. Selain itu, dukungan dalam persiapan proyek juga sangat diperlukan untuk menarik partisipasi sektor swasta.

BACA JUGA:
Investasi Energi Terbarukan dan Kendaraan Listrik Meroket di ASEAN&amp;nbsp; &amp;nbsp;

&quot;Proses transisi menuju energi yang lebih ramah lingkungan memang tidak sederhana,&quot; ungkap Sri.Namun, lanjut dia, kerja sama dari berbagai pihak termasuk peran multilateral development bank bisa menjadi oase di tengah tingginya tingkat suku bunga.
&quot;Terima kasih atas dukungan AIIB selama ini kepada Indonesia..! Semoga kita dapat terus menanggulangi dampak perubahan iklim demi masa depan anak cucu kita..!&quot; pungkas Sri.</content:encoded></item></channel></rss>
