<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>TikTok Shop Harus Punya Izin Usaha, Tak Boleh Jadi Tempat Jualan</title><description>Zulkifli Hasan menyatakan pihaknya sudah menandatangani revisi peraturan mendag yang di dalamnya mengatur.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/09/26/320/2890257/tiktok-shop-harus-punya-izin-usaha-tak-boleh-jadi-tempat-jualan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/09/26/320/2890257/tiktok-shop-harus-punya-izin-usaha-tak-boleh-jadi-tempat-jualan"/><item><title>TikTok Shop Harus Punya Izin Usaha, Tak Boleh Jadi Tempat Jualan</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/09/26/320/2890257/tiktok-shop-harus-punya-izin-usaha-tak-boleh-jadi-tempat-jualan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/09/26/320/2890257/tiktok-shop-harus-punya-izin-usaha-tak-boleh-jadi-tempat-jualan</guid><pubDate>Selasa 26 September 2023 20:13 WIB</pubDate><dc:creator>Eka Setiawan </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/09/26/320/2890257/tiktok-shop-harus-punya-izin-usaha-tak-boleh-jadi-tempat-jualan-ovJpnTAqfF.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Mendag Zulkifli Hasan bicara soal TikTok Shop (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/09/26/320/2890257/tiktok-shop-harus-punya-izin-usaha-tak-boleh-jadi-tempat-jualan-ovJpnTAqfF.jpg</image><title>Mendag Zulkifli Hasan bicara soal TikTok Shop (Foto: MPI)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOS8yMy80LzE3MTA3NC81L3g4bzlobXM=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
SEMARANG &amp;ndash; Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan menyatakan pihaknya sudah menandatangani revisi peraturan mendag yang di dalamnya mengatur soal larangan TikTok shop.
&amp;ldquo;Saya sudah teken kemarin sore, tinggal diundangkan Kumham (Kemenkumham), saya kira minggu ini selesai,&amp;rdquo; kata Zulhas saat mengunjungi Pasar Johar, Kota Semarang, Selasa (26/9/2023).

BACA JUGA:
Apakah TikTok Bayar Pajak di Indonesia?

Regulasi itu revisi Permendag nomor 50 Tahun 2020 tentang Ketentuan Perizinan Usaha, Periklanan, Pembinaan dan Pengawasan Pelaku Usaha dalam Perdagangan Melalui Sistem Elektronik.

BACA JUGA:
Kenapa TikTok Shop Dilarang di Indonesia? Ini Alasannya

TikTok tidak boleh jualan di platformnya, seharusnya memiliki platform sendiri untuk jualan.&amp;ldquo;Makanya kalau jadi social commerce harus izin usaha sendiri, seperti media TV, iklan boleh, tapi tidak boleh jadi toko. Nggak boleh satu platform borong semua, jadi perbankan, minjemin uang, dagang juga, kredit juga. Tidak dilarang tapi diatur,&amp;rdquo; sambungnya.
Dia berharap perdagangan bisa adil, bukan perdagangan bebas yang kuat menang yang lemah mati.
&amp;ldquo;Sebab itu perdagangan online kita atur,&amp;rdquo; lanjutnya.
Sebelumnya Mendag sudah menegaskan akan menutup social commerce yang tidak patuh aturan. Menkominfo Budi Arie Setiadi juga sudah menyepakati hal ini.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOS8yMy80LzE3MTA3NC81L3g4bzlobXM=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
SEMARANG &amp;ndash; Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan menyatakan pihaknya sudah menandatangani revisi peraturan mendag yang di dalamnya mengatur soal larangan TikTok shop.
&amp;ldquo;Saya sudah teken kemarin sore, tinggal diundangkan Kumham (Kemenkumham), saya kira minggu ini selesai,&amp;rdquo; kata Zulhas saat mengunjungi Pasar Johar, Kota Semarang, Selasa (26/9/2023).

BACA JUGA:
Apakah TikTok Bayar Pajak di Indonesia?

Regulasi itu revisi Permendag nomor 50 Tahun 2020 tentang Ketentuan Perizinan Usaha, Periklanan, Pembinaan dan Pengawasan Pelaku Usaha dalam Perdagangan Melalui Sistem Elektronik.

BACA JUGA:
Kenapa TikTok Shop Dilarang di Indonesia? Ini Alasannya

TikTok tidak boleh jualan di platformnya, seharusnya memiliki platform sendiri untuk jualan.&amp;ldquo;Makanya kalau jadi social commerce harus izin usaha sendiri, seperti media TV, iklan boleh, tapi tidak boleh jadi toko. Nggak boleh satu platform borong semua, jadi perbankan, minjemin uang, dagang juga, kredit juga. Tidak dilarang tapi diatur,&amp;rdquo; sambungnya.
Dia berharap perdagangan bisa adil, bukan perdagangan bebas yang kuat menang yang lemah mati.
&amp;ldquo;Sebab itu perdagangan online kita atur,&amp;rdquo; lanjutnya.
Sebelumnya Mendag sudah menegaskan akan menutup social commerce yang tidak patuh aturan. Menkominfo Budi Arie Setiadi juga sudah menyepakati hal ini.</content:encoded></item></channel></rss>
