<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Presiden Jokowi Optimistis RI Bisa Jadi Poros Karbon Dunia</title><description>Bursa Karbon Indonesia telah resmi diluncurkan oleh Presiden Jokowi.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/09/27/320/2890188/presiden-jokowi-optimistis-ri-bisa-jadi-poros-karbon-dunia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/09/27/320/2890188/presiden-jokowi-optimistis-ri-bisa-jadi-poros-karbon-dunia"/><item><title>Presiden Jokowi Optimistis RI Bisa Jadi Poros Karbon Dunia</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/09/27/320/2890188/presiden-jokowi-optimistis-ri-bisa-jadi-poros-karbon-dunia</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/09/27/320/2890188/presiden-jokowi-optimistis-ri-bisa-jadi-poros-karbon-dunia</guid><pubDate>Rabu 27 September 2023 03:26 WIB</pubDate><dc:creator>Arfiah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/09/26/320/2890188/presiden-jokowi-optimistis-ri-bisa-jadi-poros-karbon-dunia-tQYhYM2m6O.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Jokowi optimis RI bisa jadi poros karbon dunia (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/09/26/320/2890188/presiden-jokowi-optimistis-ri-bisa-jadi-poros-karbon-dunia-tQYhYM2m6O.jpg</image><title>Presiden Jokowi optimis RI bisa jadi poros karbon dunia (Foto: MPI)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOS8yNi8xLzE3MTIxNi81L3g4b2JwZ3g=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Bursa Karbon Indonesia telah resmi diluncurkan oleh Presiden Jokowi. Presiden meyakini Indonesia dapat menjadi poros karbon dunia.

BACA JUGA:
Jual dan Beli Bursa Karbon Diawasi OJK, Menko Luhut: Pakai Teknologi Blockchain


&amp;ldquo;Saya sangat optimis Indonesia bisa menjadi poros karbon dunia, asalkan langkah-langkah konkret tersebut digarap secara konsisten dan bersama seluruh pemangku kepentingan, baik oleh pemerintah, swasta, masyarakat, dan bersama-sama dengan stakeholder lainnya,&amp;rdquo; ujar Jokowi, Selasa (26/9/2023).

BACA JUGA:
Bursa Karbon Indonesia Resmi Diluncurkan, Ini Kata OJK


Tak hanya itu, Presiden Jokowi meminta agar standar karbon internasional sebagai rujukan dan memanfaatkan teknologi untuk transaksi agar efektif dan efisien.
Presiden Jokowi kembali menuturkan, harus ada target dan timeline, baik untuk pasar dalam negeri dan nantinya pasar luar negeri atau internasional.
Kemudian, Jokowi memerintahkan untuk atur dan fasilitasi pasar karbon  sukarela, sesuai dengan praktik di komunitas internasional. Dirinya pun  ingin memastikan bahwa standar internasional tidak mengganggu target  NDC Indonesia.
Terkait hal ini, Presiden mengatakan Indonesia mempunyai potensi yang luar biasa dalam natural based solution.
Baca Selengkapnya: Jokowi Yakin Indonesia Bisa Jadi Poros Karbon Dunia, Punya Potensi Rp3.000 Triliun</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOS8yNi8xLzE3MTIxNi81L3g4b2JwZ3g=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Bursa Karbon Indonesia telah resmi diluncurkan oleh Presiden Jokowi. Presiden meyakini Indonesia dapat menjadi poros karbon dunia.

BACA JUGA:
Jual dan Beli Bursa Karbon Diawasi OJK, Menko Luhut: Pakai Teknologi Blockchain


&amp;ldquo;Saya sangat optimis Indonesia bisa menjadi poros karbon dunia, asalkan langkah-langkah konkret tersebut digarap secara konsisten dan bersama seluruh pemangku kepentingan, baik oleh pemerintah, swasta, masyarakat, dan bersama-sama dengan stakeholder lainnya,&amp;rdquo; ujar Jokowi, Selasa (26/9/2023).

BACA JUGA:
Bursa Karbon Indonesia Resmi Diluncurkan, Ini Kata OJK


Tak hanya itu, Presiden Jokowi meminta agar standar karbon internasional sebagai rujukan dan memanfaatkan teknologi untuk transaksi agar efektif dan efisien.
Presiden Jokowi kembali menuturkan, harus ada target dan timeline, baik untuk pasar dalam negeri dan nantinya pasar luar negeri atau internasional.
Kemudian, Jokowi memerintahkan untuk atur dan fasilitasi pasar karbon  sukarela, sesuai dengan praktik di komunitas internasional. Dirinya pun  ingin memastikan bahwa standar internasional tidak mengganggu target  NDC Indonesia.
Terkait hal ini, Presiden mengatakan Indonesia mempunyai potensi yang luar biasa dalam natural based solution.
Baca Selengkapnya: Jokowi Yakin Indonesia Bisa Jadi Poros Karbon Dunia, Punya Potensi Rp3.000 Triliun</content:encoded></item></channel></rss>
