<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Agung Podomoro Jual Mal Neo Soho Rp1,44 Triliun</title><description>PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) menjual pusat perbelanjaan atau mal  Neo Soho kepada konglomerat pengembang properti asal Jepang.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/09/27/470/2890665/agung-podomoro-jual-mal-neo-soho-rp1-44-triliun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/09/27/470/2890665/agung-podomoro-jual-mal-neo-soho-rp1-44-triliun"/><item><title>Agung Podomoro Jual Mal Neo Soho Rp1,44 Triliun</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/09/27/470/2890665/agung-podomoro-jual-mal-neo-soho-rp1-44-triliun</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/09/27/470/2890665/agung-podomoro-jual-mal-neo-soho-rp1-44-triliun</guid><pubDate>Rabu 27 September 2023 14:18 WIB</pubDate><dc:creator>Dinar Fitra Maghiszha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/09/27/470/2890665/agung-podomoro-jual-mal-neo-soho-rp1-44-triliun-8hrLlHC3ld.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Agung Podomoro jual Neo Soho (Foto: Website Neo Soho)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/09/27/470/2890665/agung-podomoro-jual-mal-neo-soho-rp1-44-triliun-8hrLlHC3ld.jpg</image><title>Agung Podomoro jual Neo Soho (Foto: Website Neo Soho)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOS8yNi8xLzE3MTIxNy81L3g4b2Jwcmw=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) menjual pusat perbelanjaan atau mal Neo Soho kepada konglomerat pengembang properti asal Jepang. Jual beli dilakukan melalui entitas anaknya PT Tiara Metropolitan Land (TMI) resmi menuntaskan penjualan.
Kepemilikan mal yang terletak di Grogol, Jakarta Barat kini berpindah ke tangan Hankyu Hanshin Properties Corp, melalui entitasnya di Indonesia, PT NSM Assets Indonesia.

BACA JUGA:
Plaza Atrium Senen Dijual, Begini Kondisinya Sekarang


Pengalihan ini ditandai dengan penjualan sertifikat hak milik atas satuan rumah susun (SHMSRS) yang dimiliki TMI kepada NSM Assets. TMI menjual 152 SHMSRS senilai Rp1,44 triliun (sudah termasuk PPN).
Manajemen APLN menyampaikan perolehan dana tersebut bakal digunakan TMI sebagian untuk penyertaan 4,33 juta saham atau 28,58% dalam NSM Assets. Sehingga masih ada tangan Agung Podomoro Land dalam kepemilikan Neo Soho.

BACA JUGA:
Ini Alasan Plaza Atrium Dijual


Sedangkan sebagian besar sisa dana tersebut akan disalurkan TMI sebagai dividen kepada Agung Podomoro Land senilai Rp850 miliar.
Sebelumnya, Hankyu Hanshin juga telah menuntaskan akuisisi 85% saham  Central Park Mall senilai Rp4,5 triliun. Transaksi ini dieksekusi  melalui entitasnya CPM Asset Japan LLC, yakni PT CPM Asset Indonesia.  CPM Asset menguasai 71,42% saham, sedangkan APLN ikut menggenggam  28,58%.
Central Park Jakarta merupakan kawasan terintegrasi (superblock) yang  berdampingan dengan Neo Soho, dan Mal Taman Anggrek. Kawasan ini juga  berderetan dengan sejumlah apartemen, perkantoran, dan hotel.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOS8yNi8xLzE3MTIxNy81L3g4b2Jwcmw=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) menjual pusat perbelanjaan atau mal Neo Soho kepada konglomerat pengembang properti asal Jepang. Jual beli dilakukan melalui entitas anaknya PT Tiara Metropolitan Land (TMI) resmi menuntaskan penjualan.
Kepemilikan mal yang terletak di Grogol, Jakarta Barat kini berpindah ke tangan Hankyu Hanshin Properties Corp, melalui entitasnya di Indonesia, PT NSM Assets Indonesia.

BACA JUGA:
Plaza Atrium Senen Dijual, Begini Kondisinya Sekarang


Pengalihan ini ditandai dengan penjualan sertifikat hak milik atas satuan rumah susun (SHMSRS) yang dimiliki TMI kepada NSM Assets. TMI menjual 152 SHMSRS senilai Rp1,44 triliun (sudah termasuk PPN).
Manajemen APLN menyampaikan perolehan dana tersebut bakal digunakan TMI sebagian untuk penyertaan 4,33 juta saham atau 28,58% dalam NSM Assets. Sehingga masih ada tangan Agung Podomoro Land dalam kepemilikan Neo Soho.

BACA JUGA:
Ini Alasan Plaza Atrium Dijual


Sedangkan sebagian besar sisa dana tersebut akan disalurkan TMI sebagai dividen kepada Agung Podomoro Land senilai Rp850 miliar.
Sebelumnya, Hankyu Hanshin juga telah menuntaskan akuisisi 85% saham  Central Park Mall senilai Rp4,5 triliun. Transaksi ini dieksekusi  melalui entitasnya CPM Asset Japan LLC, yakni PT CPM Asset Indonesia.  CPM Asset menguasai 71,42% saham, sedangkan APLN ikut menggenggam  28,58%.
Central Park Jakarta merupakan kawasan terintegrasi (superblock) yang  berdampingan dengan Neo Soho, dan Mal Taman Anggrek. Kawasan ini juga  berderetan dengan sejumlah apartemen, perkantoran, dan hotel.</content:encoded></item></channel></rss>
