<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Groundbreaking LRT Bali 2024, Luhut: Kalau Tidak Bandara Bisa Stuck</title><description>Pemerintah akan melakukan groundbreaking pembangunan Light Rail Transit (LRT) Bali pada 2024.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/09/29/320/2891637/groundbreaking-lrt-bali-2024-luhut-kalau-tidak-bandara-bisa-stuck</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/09/29/320/2891637/groundbreaking-lrt-bali-2024-luhut-kalau-tidak-bandara-bisa-stuck"/><item><title>Groundbreaking LRT Bali 2024, Luhut: Kalau Tidak Bandara Bisa Stuck</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/09/29/320/2891637/groundbreaking-lrt-bali-2024-luhut-kalau-tidak-bandara-bisa-stuck</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/09/29/320/2891637/groundbreaking-lrt-bali-2024-luhut-kalau-tidak-bandara-bisa-stuck</guid><pubDate>Jum'at 29 September 2023 10:39 WIB</pubDate><dc:creator>Atikah Umiyani</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/09/29/320/2891637/groundbreaking-lrt-bali-2024-luhut-kalau-tidak-bandara-bisa-stuck-FQ2zCllDIF.jpg" expression="full" type="image/jpeg">LRT Bali groundbreaking 2024 (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/09/29/320/2891637/groundbreaking-lrt-bali-2024-luhut-kalau-tidak-bandara-bisa-stuck-FQ2zCllDIF.jpg</image><title>LRT Bali groundbreaking 2024 (Foto: Okezone)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOC8zMS8xLzE2OTk0Ni81L3g4bmxnenM=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Pemerintah akan melakukan groundbreaking pembangunan Light Rail Transit (LRT) Bali pada 2024. Pemerintah memang berencana membangun LRT di Bali dengan skema rel bawah tanah atau underground.

BACA JUGA:
Presiden Jokowi Perintahkan Gelar Kajian soal LRT untuk Atasi Kemacetan di Kota Bandung


Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan menjelaskan, nantinya LRT Bali akan dibangun dengan rute Bandara I Gusti Ngurah Rai hingga ke Seminyak dan Canggu. Katanya, pembangunan LRT Bali tersebut merupakan instruksi dari Presiden Joko Widodo (Jokowi).
&quot;Jadi LRT (di Bali) akan underground, akan dibuat dari bandara sampai ke Seminyak dan Canggu,&quot; jelasnya ketika ditemui di Sopo Del Tower, Jakarta, Kamis (28/9/2023).

BACA JUGA:
LRT Bali Akan Dilakukan Groundbreaking Awal 2024


Luhut menuturkan, pembangunan LRT Bali memang diperlukan untuk mengurangi kemacetan di Bandara I Gusti Ngurah Rai. Ia menilai apabila LRT tidak dibangun maka kemacetan bisa mencapai 3 jam di masa mendatang.
&quot;Kalau itu tidak dilakukan maka 2026 itu kita akan bisa stuck 3 jam di airport (bandara),&quot; imbuhnya.
Dalam kesempatan yang sama, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi  mengatakan, saat ini studi pembangunan LRT Bali sudah dilakukan. Studi  ini akan dipertajam kembali untuk memastikan kesiapannya.
Adapun pedalaman studi LRT Bali akan dilakukan selama satu bulan, sesuai dengan arahan Presiden Jokowi.
&quot;Bali itu sudah dibuat feasibility study (FS)-nya. Kami ditugaskan  oleh Pak Presiden membuat studi dalam waktu satu bulan, untuk membuat  suatu skema KPBU (kerja sama pemerintah dengan badan usaha atau secara  financing dengan format-format tertentu,&quot; jelas Budi Karya.
</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOC8zMS8xLzE2OTk0Ni81L3g4bmxnenM=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Pemerintah akan melakukan groundbreaking pembangunan Light Rail Transit (LRT) Bali pada 2024. Pemerintah memang berencana membangun LRT di Bali dengan skema rel bawah tanah atau underground.

BACA JUGA:
Presiden Jokowi Perintahkan Gelar Kajian soal LRT untuk Atasi Kemacetan di Kota Bandung


Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan menjelaskan, nantinya LRT Bali akan dibangun dengan rute Bandara I Gusti Ngurah Rai hingga ke Seminyak dan Canggu. Katanya, pembangunan LRT Bali tersebut merupakan instruksi dari Presiden Joko Widodo (Jokowi).
&quot;Jadi LRT (di Bali) akan underground, akan dibuat dari bandara sampai ke Seminyak dan Canggu,&quot; jelasnya ketika ditemui di Sopo Del Tower, Jakarta, Kamis (28/9/2023).

BACA JUGA:
LRT Bali Akan Dilakukan Groundbreaking Awal 2024


Luhut menuturkan, pembangunan LRT Bali memang diperlukan untuk mengurangi kemacetan di Bandara I Gusti Ngurah Rai. Ia menilai apabila LRT tidak dibangun maka kemacetan bisa mencapai 3 jam di masa mendatang.
&quot;Kalau itu tidak dilakukan maka 2026 itu kita akan bisa stuck 3 jam di airport (bandara),&quot; imbuhnya.
Dalam kesempatan yang sama, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi  mengatakan, saat ini studi pembangunan LRT Bali sudah dilakukan. Studi  ini akan dipertajam kembali untuk memastikan kesiapannya.
Adapun pedalaman studi LRT Bali akan dilakukan selama satu bulan, sesuai dengan arahan Presiden Jokowi.
&quot;Bali itu sudah dibuat feasibility study (FS)-nya. Kami ditugaskan  oleh Pak Presiden membuat studi dalam waktu satu bulan, untuk membuat  suatu skema KPBU (kerja sama pemerintah dengan badan usaha atau secara  financing dengan format-format tertentu,&quot; jelas Budi Karya.
</content:encoded></item></channel></rss>
