<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tes Pramugari Kereta Cepat Dikuti 6.000 Pelamar Hanya 12 Diterima, Bahasa China Jadi Syarat</title><description>PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) sebelumnya membuka lowongan rekrutmen pramugari untuk relasi Kereta Cepat Jakarta-Bandung.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/09/29/320/2892118/tes-pramugari-kereta-cepat-dikuti-6-000-pelamar-hanya-12-diterima-bahasa-china-jadi-syarat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/09/29/320/2892118/tes-pramugari-kereta-cepat-dikuti-6-000-pelamar-hanya-12-diterima-bahasa-china-jadi-syarat"/><item><title>Tes Pramugari Kereta Cepat Dikuti 6.000 Pelamar Hanya 12 Diterima, Bahasa China Jadi Syarat</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/09/29/320/2892118/tes-pramugari-kereta-cepat-dikuti-6-000-pelamar-hanya-12-diterima-bahasa-china-jadi-syarat</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/09/29/320/2892118/tes-pramugari-kereta-cepat-dikuti-6-000-pelamar-hanya-12-diterima-bahasa-china-jadi-syarat</guid><pubDate>Jum'at 29 September 2023 19:57 WIB</pubDate><dc:creator>Heri Purnomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/09/29/320/2892118/tes-pramugari-kereta-cepat-dikuti-6-000-pelamar-hanya-12-diterima-bahasa-china-jadi-syarat-yIsn4IGCbR.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Pramugari Kereta Cepat Jakarta-Bandung akan diajarkan bahasa China. (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/09/29/320/2892118/tes-pramugari-kereta-cepat-dikuti-6-000-pelamar-hanya-12-diterima-bahasa-china-jadi-syarat-yIsn4IGCbR.JPG</image><title>Pramugari Kereta Cepat Jakarta-Bandung akan diajarkan bahasa China. (Foto: MPI)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOS8yMy80LzE3MTA4OS81L3g4bzlzY2w=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

JAKARTA - PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) sebelumnya membuka lowongan rekrutmen pramugari untuk relasi Kereta Cepat Jakarta-Bandung.

Adapun Direktur Utama KCIC Dwiyana Slamet Riyadi menegaskan&amp;nbsp;nantinya pelamar yang sudah ke terima kerja akan diajarkan berbahasa China. Namun soal syarat pelamar kerja harus bisa berbahasa China, Dwiyana menyebut tidaklah benar.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Pramugari Kereta Cepat Jakarta-Bandung Wajib Bahasa China? Ini Penjelasan KCIC



Hal tersebut dilakukan agar pramugari tersebut familiar dengan bahasa China. Hal itu lantaran sebagian saham dari proyek kereta cepat tersebut ada BUMN dari Tiongkok.

&quot;Nggak harus kok, kita ajarkan supaya familiar aja, karena kan sebagian saham kan ada dari BUMN Tiongkok itu saja. Tapi tidak ada keharusan,&quot; kata Dwiyana saat ditemui dalam acara Hub Space di JCC, Jumat (29/9/2023).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Jajal Kereta Cepat Jakarta-Bandung, Kevin Sanjaya: Luar Biasa Cuma 45 Menit

Dwiyana menegaskan bahwa yang terpenting dari proses rekrutmen tersebut adalah sesuai dengan kompetensi yang sudah ditetapkan dalam persyaratan.

&quot;Kita nggak ada kekhususan yang penting secara kompetensi kan kita juga pernah bilang. Jadi nggak keharusan bisa bahasa Mandarin. Mereka malah kita ajarkan secara masif hanya percakapan sehari-hari aja lah,&quot; katanya.


&amp;nbsp;BACA JUGA:

RI Punya MRT-LRT hingga Kereta Cepat, Jokowi Beri Tugas Baru Tingkatkan Transportasi Publik

Lebih lanjut, dia juga menjelaskan bahwa saat ini sudah lebih dari 12 orang yang menjadi pramugari dari proyek kereta cepat tersebut. Meski begitu dia tidak menjelaskan detail berapa banyak yang diterima.



Adapun penjelasan tersebut merupakan tanggapan atas adanya informasi di media sosial X @rahmaniarbaftim yang mengungkapkan bahwa untuk menjadi pramugari kereta cepat harus melalui 5 kali test dan diharuskan bisa berbahasa China.



&quot;Dari 6.000 pelamar pramugari KCJB hanya lulus 12 orang setelah melalui tahapan 5x test. Mereka diharuskan pula untuk bisa berbahasa China. Dan banyak juga pramugari dari China,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOS8yMy80LzE3MTA4OS81L3g4bzlzY2w=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

JAKARTA - PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) sebelumnya membuka lowongan rekrutmen pramugari untuk relasi Kereta Cepat Jakarta-Bandung.

Adapun Direktur Utama KCIC Dwiyana Slamet Riyadi menegaskan&amp;nbsp;nantinya pelamar yang sudah ke terima kerja akan diajarkan berbahasa China. Namun soal syarat pelamar kerja harus bisa berbahasa China, Dwiyana menyebut tidaklah benar.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Pramugari Kereta Cepat Jakarta-Bandung Wajib Bahasa China? Ini Penjelasan KCIC



Hal tersebut dilakukan agar pramugari tersebut familiar dengan bahasa China. Hal itu lantaran sebagian saham dari proyek kereta cepat tersebut ada BUMN dari Tiongkok.

&quot;Nggak harus kok, kita ajarkan supaya familiar aja, karena kan sebagian saham kan ada dari BUMN Tiongkok itu saja. Tapi tidak ada keharusan,&quot; kata Dwiyana saat ditemui dalam acara Hub Space di JCC, Jumat (29/9/2023).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Jajal Kereta Cepat Jakarta-Bandung, Kevin Sanjaya: Luar Biasa Cuma 45 Menit

Dwiyana menegaskan bahwa yang terpenting dari proses rekrutmen tersebut adalah sesuai dengan kompetensi yang sudah ditetapkan dalam persyaratan.

&quot;Kita nggak ada kekhususan yang penting secara kompetensi kan kita juga pernah bilang. Jadi nggak keharusan bisa bahasa Mandarin. Mereka malah kita ajarkan secara masif hanya percakapan sehari-hari aja lah,&quot; katanya.


&amp;nbsp;BACA JUGA:

RI Punya MRT-LRT hingga Kereta Cepat, Jokowi Beri Tugas Baru Tingkatkan Transportasi Publik

Lebih lanjut, dia juga menjelaskan bahwa saat ini sudah lebih dari 12 orang yang menjadi pramugari dari proyek kereta cepat tersebut. Meski begitu dia tidak menjelaskan detail berapa banyak yang diterima.



Adapun penjelasan tersebut merupakan tanggapan atas adanya informasi di media sosial X @rahmaniarbaftim yang mengungkapkan bahwa untuk menjadi pramugari kereta cepat harus melalui 5 kali test dan diharuskan bisa berbahasa China.



&quot;Dari 6.000 pelamar pramugari KCJB hanya lulus 12 orang setelah melalui tahapan 5x test. Mereka diharuskan pula untuk bisa berbahasa China. Dan banyak juga pramugari dari China,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
