<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>IHSG Hari Ini Cenderung Melemah, Simak Saham Pilihan Berikut</title><description></description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/10/02/278/2893026/ihsg-hari-ini-cenderung-melemah-simak-saham-pilihan-berikut</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/10/02/278/2893026/ihsg-hari-ini-cenderung-melemah-simak-saham-pilihan-berikut"/><item><title>IHSG Hari Ini Cenderung Melemah, Simak Saham Pilihan Berikut</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/10/02/278/2893026/ihsg-hari-ini-cenderung-melemah-simak-saham-pilihan-berikut</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/10/02/278/2893026/ihsg-hari-ini-cenderung-melemah-simak-saham-pilihan-berikut</guid><pubDate>Senin 02 Oktober 2023 07:29 WIB</pubDate><dc:creator>Anggie Ariesta</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/10/02/278/2893026/ihsg-hari-ini-cenderung-melemah-simak-saham-pilihan-berikut-21gbD6QJmN.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Indeks Harga Saham Gabungan diprediksi melemah hari ini (Ilustrasi: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/10/02/278/2893026/ihsg-hari-ini-cenderung-melemah-simak-saham-pilihan-berikut-21gbD6QJmN.jpg</image><title>Indeks Harga Saham Gabungan diprediksi melemah hari ini (Ilustrasi: Shutterstock)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi80LzE1OTk3OC81L3g4ajk5ZDk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini diproyeksi bergerak cenderung melemah pada sepanjang perdagangan. Adapun pergerakan IHSG hari ini akan berada di kisaran 6.900 &amp;ndash; 7.077.
Pengamat pasar modal sekaligus Founder WH Project William Hartanto mengatakan, kesimpulan dari perdagangan sebelumnya, mengakhiri perdagangan bulan September 2023, IHSG ditutup dengan level yang kurang menyenangkan, dan secara teknikal meninggalkan pola yang perlu diwaspadai.

BACA JUGA:
5 Fakta IHSG Sepekan Tertekan Usai Peluncuran Bursa Karbon Indonesia


&quot;IHSG membentuk pola double top, yang mana secara teknikal merupakan pola bearish. Satu-satunya kabar baik dari pola ini adalah, belum terkonfirmasi selama IHSG tidak menurun di bawah 6900,&quot; tulis William dalam analisisnya, Senin (2/10/2023).
Menurut William, pembentukan pola ini nampaknya belum akan memicu panic selling. Dan memang tidak perlu panic selling jika pola yang terbentuk masih belum terkonfirmasi.

BACA JUGA:
IHSG Turun 1,1% ke Level 6.969 di Pekan Terakhir September 2023 


&quot;Strategi kami menghadapi bulan Oktober 2023 dan beberapa saham big caps yang menjadi perhatian,&quot; kata dia.
Mempertimbangkan faktor teknikal ini, William memperkirakan peluang buy on weakness membesar di awal bulan Oktober 2023.
Untuk faktor teknikal, IHSG kembali ke dalam tren sideways dalam area  6900 &amp;ndash; 7000. Secara teknikal membentuk pola double top, indikasi  bearish namun masih belum terkonfirmasi.
Untuk sentimen, shut down pemerintahan AS dan kenaikan harga BBM.
Berikut beberapa saham yang direkomendasikan secara teknikal.
WINS, buy, support 580, resistance 700.
Trend following, penguatan berlanjut di atas support MA5 dan MA20.
TBLA, buy, support 840, resistance 945.
Pergerakan membentuk pola triangle dengan neckline pada 860.
BBCA, buy on weakness, support 8.700, resistance 9.300.
Peluang buy on weakness di saat tren melemah.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi80LzE1OTk3OC81L3g4ajk5ZDk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini diproyeksi bergerak cenderung melemah pada sepanjang perdagangan. Adapun pergerakan IHSG hari ini akan berada di kisaran 6.900 &amp;ndash; 7.077.
Pengamat pasar modal sekaligus Founder WH Project William Hartanto mengatakan, kesimpulan dari perdagangan sebelumnya, mengakhiri perdagangan bulan September 2023, IHSG ditutup dengan level yang kurang menyenangkan, dan secara teknikal meninggalkan pola yang perlu diwaspadai.

BACA JUGA:
5 Fakta IHSG Sepekan Tertekan Usai Peluncuran Bursa Karbon Indonesia


&quot;IHSG membentuk pola double top, yang mana secara teknikal merupakan pola bearish. Satu-satunya kabar baik dari pola ini adalah, belum terkonfirmasi selama IHSG tidak menurun di bawah 6900,&quot; tulis William dalam analisisnya, Senin (2/10/2023).
Menurut William, pembentukan pola ini nampaknya belum akan memicu panic selling. Dan memang tidak perlu panic selling jika pola yang terbentuk masih belum terkonfirmasi.

BACA JUGA:
IHSG Turun 1,1% ke Level 6.969 di Pekan Terakhir September 2023 


&quot;Strategi kami menghadapi bulan Oktober 2023 dan beberapa saham big caps yang menjadi perhatian,&quot; kata dia.
Mempertimbangkan faktor teknikal ini, William memperkirakan peluang buy on weakness membesar di awal bulan Oktober 2023.
Untuk faktor teknikal, IHSG kembali ke dalam tren sideways dalam area  6900 &amp;ndash; 7000. Secara teknikal membentuk pola double top, indikasi  bearish namun masih belum terkonfirmasi.
Untuk sentimen, shut down pemerintahan AS dan kenaikan harga BBM.
Berikut beberapa saham yang direkomendasikan secara teknikal.
WINS, buy, support 580, resistance 700.
Trend following, penguatan berlanjut di atas support MA5 dan MA20.
TBLA, buy, support 840, resistance 945.
Pergerakan membentuk pola triangle dengan neckline pada 860.
BBCA, buy on weakness, support 8.700, resistance 9.300.
Peluang buy on weakness di saat tren melemah.</content:encoded></item></channel></rss>
