<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>BPS: Inflasi September 2023 Capai 0,19%</title><description>Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi pada September 2023 sebesar 0,19% secara bulanan terhadap Agustus 2023.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/10/02/320/2893171/bps-inflasi-september-2023-capai-0-19</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/10/02/320/2893171/bps-inflasi-september-2023-capai-0-19"/><item><title>BPS: Inflasi September 2023 Capai 0,19%</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/10/02/320/2893171/bps-inflasi-september-2023-capai-0-19</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/10/02/320/2893171/bps-inflasi-september-2023-capai-0-19</guid><pubDate>Senin 02 Oktober 2023 11:19 WIB</pubDate><dc:creator>Michelle Natalia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/10/02/320/2893171/bps-inflasi-september-2023-capai-0-19-kpa0mYdOi0.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Inflasi September 2023 0,19% (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/10/02/320/2893171/bps-inflasi-september-2023-capai-0-19-kpa0mYdOi0.jpg</image><title>Inflasi September 2023 0,19% (Foto: Okezone)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNy8yNC80LzE2ODM1My81L3g4bXFnbm0=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi pada September 2023 sebesar 0,19% secara bulanan terhadap Agustus 2023.
Adapun inflasi September 2023 dibandingkan September 2022 adalah sebesar 2,28% (year-on-year/yoy), dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 115,44.

BACA JUGA:
Wall Street Menguat Jelang Rilis Inflasi AS


&quot;Inflasi berdasarkan tahun kalender, atau September 2023 terhadap Desember 2022 adalah sebesar 1,63%,&quot; ujar Plt Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti dalam Rilis BPS di Jakarta, Senin (2/10/2023).
Dia mengatakan, tingkat inflasi bulanan September 2023 lebih tinggi dibandingkan dengan bulan sebelumnya, namun lebih rendah dibandingkan September tahun lalu.

BACA JUGA:
Tahan Suku Bunga Acuan 5,75%, BI Fokus ke Inflasi dan Rupiah


&quot;Penyumbang inflasi bulanan terbesar pada September 2023 adalah kelompok makanan, minuman, dan tembakau dengan inflasi sebesar 0,35% dan andil inflasi 0,09%,&quot; ungkap Amalia.
Adapun komoditas yang menyumbang inflasi bulanan terbesar di antaranya adalah beras dengan andil inflasi 0,18%,  bensin dengan andil inflasi sebesar 0,6% sejalan dengan adanya penyesuaian harga BBM non subsidi.
Ada beberapa komoditas lain dengan andil inflasi sebesar 0,01% yaitu  tarif pulsa ponsel, biaya kuliah akademi atau perguruan tinggi, rokok  kretek filter, dan daging sapi.
&quot;Terdapat beberapa komoditas pada kelompok mamin dan tembakau yang  memberikan andil deflasi seperti telur ayam ras, bawang merah, cabai  rawit, bawang putih, dan cabai merah,&quot; sambung Amalia.
Dia menyebut bahwa tarif angkutan udara juga memberikan andil deflasi  seiring dengan kondisi low season yang terjadi saat ini di Indonesia.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNy8yNC80LzE2ODM1My81L3g4bXFnbm0=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi pada September 2023 sebesar 0,19% secara bulanan terhadap Agustus 2023.
Adapun inflasi September 2023 dibandingkan September 2022 adalah sebesar 2,28% (year-on-year/yoy), dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 115,44.

BACA JUGA:
Wall Street Menguat Jelang Rilis Inflasi AS


&quot;Inflasi berdasarkan tahun kalender, atau September 2023 terhadap Desember 2022 adalah sebesar 1,63%,&quot; ujar Plt Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti dalam Rilis BPS di Jakarta, Senin (2/10/2023).
Dia mengatakan, tingkat inflasi bulanan September 2023 lebih tinggi dibandingkan dengan bulan sebelumnya, namun lebih rendah dibandingkan September tahun lalu.

BACA JUGA:
Tahan Suku Bunga Acuan 5,75%, BI Fokus ke Inflasi dan Rupiah


&quot;Penyumbang inflasi bulanan terbesar pada September 2023 adalah kelompok makanan, minuman, dan tembakau dengan inflasi sebesar 0,35% dan andil inflasi 0,09%,&quot; ungkap Amalia.
Adapun komoditas yang menyumbang inflasi bulanan terbesar di antaranya adalah beras dengan andil inflasi 0,18%,  bensin dengan andil inflasi sebesar 0,6% sejalan dengan adanya penyesuaian harga BBM non subsidi.
Ada beberapa komoditas lain dengan andil inflasi sebesar 0,01% yaitu  tarif pulsa ponsel, biaya kuliah akademi atau perguruan tinggi, rokok  kretek filter, dan daging sapi.
&quot;Terdapat beberapa komoditas pada kelompok mamin dan tembakau yang  memberikan andil deflasi seperti telur ayam ras, bawang merah, cabai  rawit, bawang putih, dan cabai merah,&quot; sambung Amalia.
Dia menyebut bahwa tarif angkutan udara juga memberikan andil deflasi  seiring dengan kondisi low season yang terjadi saat ini di Indonesia.</content:encoded></item></channel></rss>
