<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Inflasi Tahunan Capai 2,28% di September 2023, BPS Ungkap Biang Keroknya</title><description>Badan Pusat Statistik (BPS)melaporkan bahwa inflasi September 2023 secara tahunan (year-on-year/yoy) sebesar 2,28% terhadap September 2022.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/10/02/320/2893206/inflasi-tahunan-capai-2-28-di-september-2023-bps-ungkap-biang-keroknya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/10/02/320/2893206/inflasi-tahunan-capai-2-28-di-september-2023-bps-ungkap-biang-keroknya"/><item><title>Inflasi Tahunan Capai 2,28% di September 2023, BPS Ungkap Biang Keroknya</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/10/02/320/2893206/inflasi-tahunan-capai-2-28-di-september-2023-bps-ungkap-biang-keroknya</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/10/02/320/2893206/inflasi-tahunan-capai-2-28-di-september-2023-bps-ungkap-biang-keroknya</guid><pubDate>Senin 02 Oktober 2023 12:00 WIB</pubDate><dc:creator>Michelle Natalia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/10/02/320/2893206/inflasi-tahunan-capai-2-28-di-september-2023-bps-ungkap-biang-keroknya-nYOtED9RMJ.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Penyebab inflasi tahunan 2,28% di September . (Foto: Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/10/02/320/2893206/inflasi-tahunan-capai-2-28-di-september-2023-bps-ungkap-biang-keroknya-nYOtED9RMJ.JPG</image><title>Penyebab inflasi tahunan 2,28% di September . (Foto: Freepik)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMi8xNS80LzE2Mjc0MC81L3g4ajVnMnM=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS)melaporkan bahwa inflasi September 2023 secara tahunan (year-on-year/yoy) sebesar 2,28% terhadap September 2022.

&quot;Tekanan inflasi tahunan ini menurun signifikan pada September 2023,&quot; kata Plt Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), Amalia Adininggar Widyasanti  dalam Rilis BPS di Jakarta, Senin (2/10/2023).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

BPS: 44 Kota di RI Alami Deflasi

Dia mengatakan, menurut komponen, tekanan inflasi komponen inti secara tahunan terus mengalami penurunan.

Komoditas dominan yang memberikan andil inflasi di antaranya adalah biaya kontrak rumah, emas perhiasan, biaya sewa rumah, upah asisten rumah tangga, ikan segar, dan biaya kuliah akademi/perguruan tinggi.

&quot;Tekanan inflasi tahunan komponen harga yang diatur pemerintah (administered prices) masih tinggi namun menunjukkan tren penurunan sejak Januari 2023,&quot; ungkap Amalia.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

BPS: Inflasi September 2023 Capai 0,19%

Dia menyebutkan, komoditas yang dominan memberikan andil inflasi selama setahun terakhir adalah rokok kretek filter, rokok putih, rokok kretek, tarif kereta api, dan tarif air minum PAM.

&quot;Komponen harga bergejolak juga kembali mengalami inflasi secara tahunan,&quot; ucap Amalia.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

BPS Sebut NTP Nasional Naik Hingga 111,85



Adapun komoditas yang dominan memberikan andil inflasi selama setahun terakhir adalah beras, bawang putih, daging ayam ras, kentang, dan tahu mentah.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMi8xNS80LzE2Mjc0MC81L3g4ajVnMnM=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS)melaporkan bahwa inflasi September 2023 secara tahunan (year-on-year/yoy) sebesar 2,28% terhadap September 2022.

&quot;Tekanan inflasi tahunan ini menurun signifikan pada September 2023,&quot; kata Plt Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), Amalia Adininggar Widyasanti  dalam Rilis BPS di Jakarta, Senin (2/10/2023).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

BPS: 44 Kota di RI Alami Deflasi

Dia mengatakan, menurut komponen, tekanan inflasi komponen inti secara tahunan terus mengalami penurunan.

Komoditas dominan yang memberikan andil inflasi di antaranya adalah biaya kontrak rumah, emas perhiasan, biaya sewa rumah, upah asisten rumah tangga, ikan segar, dan biaya kuliah akademi/perguruan tinggi.

&quot;Tekanan inflasi tahunan komponen harga yang diatur pemerintah (administered prices) masih tinggi namun menunjukkan tren penurunan sejak Januari 2023,&quot; ungkap Amalia.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

BPS: Inflasi September 2023 Capai 0,19%

Dia menyebutkan, komoditas yang dominan memberikan andil inflasi selama setahun terakhir adalah rokok kretek filter, rokok putih, rokok kretek, tarif kereta api, dan tarif air minum PAM.

&quot;Komponen harga bergejolak juga kembali mengalami inflasi secara tahunan,&quot; ucap Amalia.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

BPS Sebut NTP Nasional Naik Hingga 111,85



Adapun komoditas yang dominan memberikan andil inflasi selama setahun terakhir adalah beras, bawang putih, daging ayam ras, kentang, dan tahu mentah.</content:encoded></item></channel></rss>
