<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Nilai Tukar Petani Naik 2,05% pada September 2023</title><description>Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan bahwa Nilai Tukar Petani (NTP) nasional September 2023 sebesar 114,14 atau naik 2,05%.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/10/02/320/2893284/nilai-tukar-petani-naik-2-05-pada-september-2023</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/10/02/320/2893284/nilai-tukar-petani-naik-2-05-pada-september-2023"/><item><title>Nilai Tukar Petani Naik 2,05% pada September 2023</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/10/02/320/2893284/nilai-tukar-petani-naik-2-05-pada-september-2023</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/10/02/320/2893284/nilai-tukar-petani-naik-2-05-pada-september-2023</guid><pubDate>Senin 02 Oktober 2023 13:32 WIB</pubDate><dc:creator>Michelle Natalia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/10/02/320/2893284/nilai-tukar-petani-naik-2-05-pada-september-2023-MxZ08rahNV.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Nilai tukar petani pada Agustus 2023. (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/10/02/320/2893284/nilai-tukar-petani-naik-2-05-pada-september-2023-MxZ08rahNV.jpg</image><title>Nilai tukar petani pada Agustus 2023. (Foto: Okezone)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMi8xNS80LzE2Mjc0MC81L3g4ajVnMnM=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;


JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan bahwa Nilai Tukar Petani (NTP) nasional September 2023 sebesar 114,14 atau naik 2,05% dibanding NTP bulan sebelumnya.

&quot;Kenaikan NTP dikarenakan Indeks Harga yang Diterima Petani (It) naik sebesar 2,27% lebih tinggi dibandingkan kenaikan Indeks Harga yang Dibayar Petani (Ib) sebesar 0,21%,&quot; ujar Plt Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti dalam Rilis BPS di Jakarta, Senin (2/10/2023).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Inflasi Tahunan Capai 2,28% di September 2023, BPS Ungkap Biang Keroknya

Pada September 2023, NTP Provinsi Sulawesi Barat mengalami kenaikan tertinggi (4,17%) dibandingkan kenaikan NTP provinsi lainnya. Sebaliknya, NTP Provinsi DKI Jakarta mengalami penurunan terbesar (1,40%) dibandingkan penurunan NTP provinsi lainnya.

&quot;Pada September 2023 terjadi kenaikan Indeks Konsumsi Rumah Tangga (IKRT) di Indonesia sebesar 0,27% yang utamanya disebabkan oleh kenaikan indeks pada kelompok transportasi,&quot; sambung Amalia.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Menko Airlangga Sebut IMF Puji Pertumbuhan Ekonomi dan Inflasi RI

Nilai Tukar Usaha Rumah Tangga Pertanian (NTUP) nasional September 2023 sebesar 114,98 atau naik 2,16 persen dibanding NTUP bulan sebelumnya.

Sebagai informasi, NTP adalah perbandingan indeks harga yang diterima petani (It) terhadap indeks harga yang dibayar petani (Ib).



NTP merupakan salah satu indikator untuk melihat tingkat kemampuan/daya beli petani di perdesaan. NTP juga menunjukkan daya tukar (terms of trade) dari produk pertanian dengan barang dan jasa yang dikonsumsi maupun untuk biaya produksi.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMi8xNS80LzE2Mjc0MC81L3g4ajVnMnM=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;


JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan bahwa Nilai Tukar Petani (NTP) nasional September 2023 sebesar 114,14 atau naik 2,05% dibanding NTP bulan sebelumnya.

&quot;Kenaikan NTP dikarenakan Indeks Harga yang Diterima Petani (It) naik sebesar 2,27% lebih tinggi dibandingkan kenaikan Indeks Harga yang Dibayar Petani (Ib) sebesar 0,21%,&quot; ujar Plt Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti dalam Rilis BPS di Jakarta, Senin (2/10/2023).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Inflasi Tahunan Capai 2,28% di September 2023, BPS Ungkap Biang Keroknya

Pada September 2023, NTP Provinsi Sulawesi Barat mengalami kenaikan tertinggi (4,17%) dibandingkan kenaikan NTP provinsi lainnya. Sebaliknya, NTP Provinsi DKI Jakarta mengalami penurunan terbesar (1,40%) dibandingkan penurunan NTP provinsi lainnya.

&quot;Pada September 2023 terjadi kenaikan Indeks Konsumsi Rumah Tangga (IKRT) di Indonesia sebesar 0,27% yang utamanya disebabkan oleh kenaikan indeks pada kelompok transportasi,&quot; sambung Amalia.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Menko Airlangga Sebut IMF Puji Pertumbuhan Ekonomi dan Inflasi RI

Nilai Tukar Usaha Rumah Tangga Pertanian (NTUP) nasional September 2023 sebesar 114,98 atau naik 2,16 persen dibanding NTUP bulan sebelumnya.

Sebagai informasi, NTP adalah perbandingan indeks harga yang diterima petani (It) terhadap indeks harga yang dibayar petani (Ib).



NTP merupakan salah satu indikator untuk melihat tingkat kemampuan/daya beli petani di perdesaan. NTP juga menunjukkan daya tukar (terms of trade) dari produk pertanian dengan barang dan jasa yang dikonsumsi maupun untuk biaya produksi.</content:encoded></item></channel></rss>
