<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ini Reaksi Jokowi soal Rekrutmen Pramugari Kereta Cepat Whoosh Pakai Bahasa Mandarin</title><description>Jokowi buka suara terkait proses rekrutmen pramugari Kereta Cepat Jakarta-Bandung yang harus menguasi bahasa China.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/10/02/320/2893372/ini-reaksi-jokowi-soal-rekrutmen-pramugari-kereta-cepat-whoosh-pakai-bahasa-mandarin</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/10/02/320/2893372/ini-reaksi-jokowi-soal-rekrutmen-pramugari-kereta-cepat-whoosh-pakai-bahasa-mandarin"/><item><title>Ini Reaksi Jokowi soal Rekrutmen Pramugari Kereta Cepat Whoosh Pakai Bahasa Mandarin</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/10/02/320/2893372/ini-reaksi-jokowi-soal-rekrutmen-pramugari-kereta-cepat-whoosh-pakai-bahasa-mandarin</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/10/02/320/2893372/ini-reaksi-jokowi-soal-rekrutmen-pramugari-kereta-cepat-whoosh-pakai-bahasa-mandarin</guid><pubDate>Senin 02 Oktober 2023 15:11 WIB</pubDate><dc:creator>Raka Dwi Novianto</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/10/02/320/2893372/ini-reaksi-jokowi-soal-rekrutmen-pramugari-kereta-cepat-whoosh-pakai-bahasa-mandarin-pjmx43XAnF.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Jokowi saat Resmikan Kereta Cepat Whoosh (Foto: Setkab)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/10/02/320/2893372/ini-reaksi-jokowi-soal-rekrutmen-pramugari-kereta-cepat-whoosh-pakai-bahasa-mandarin-pjmx43XAnF.jpg</image><title>Presiden Jokowi saat Resmikan Kereta Cepat Whoosh (Foto: Setkab)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8wMi8xLzE3MTUxMi81L3g4b2dyZzg=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) buka suara terkait proses rekrutmen pramugari Kereta Cepat Jakarta-Bandung yang harus menguasi bahasa China.
Dia meminta semua pihak untuk mendengarkan penjelasan langsung dari PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC).

BACA JUGA:
Begini Cara Daftar Naik Kereta Cepat Whoosh Gratis

&quot;Tanyakan KCIC,&quot; kata Jokowi di Stasiun Padalarang, Bandung, Senin (2/10/2023).
Jokowi usai peresmian kereta cepat Jakarta Bandung atau Whoosh, langsung menjajal kembali dari Stasiun Halim ke Stasiun Padalarang. Menurut Jokowi, dalam perjalanan dirinya mendengar pramugari menggunakan bahasa Indonesia dan Inggris saja.
&quot;Tadi bahasanya bahasa Indonesia sama Inggris,&quot; kata Jokowi.

BACA JUGA:
Kereta Cepat Whoosh Lanjut ke Surabaya, Jokowi: Tunggu Studi 2 Minggu

Sebelumnya, PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) buka suara soal adanya informasi terkait proses rekrutmen pramugari Kereta Cepat Jakarta-Bandung yang harus menguasi bahasa China.Direktur Utama KCIC Dwiyana Slamet Riyadi menegaskan bahwa syarat pelamar kerja harus bisa berbahasa China tidaklah benar.
Pasalnya kata Dwiyana nantinya pelamar yang sudah ke terima kerja akan diajarkan berbahasa China.
Hal tersebut dilakukan agar pramugari tersebut familiar dengan bahasa China. Hal itu lantaran sebagian saham dari proyek kereta cepat tersebut ada BUMN dari Tiongkok.
&quot;Nggak harus kok, kita ajarkan supaya familiar aja, karena kan sebagian saham kan ada dari BUMN Tiongkok itu saja. Tapi tidak ada keharusan,&quot; kata Dwiyana saat ditemui dalam acara Hub Space di JCC, Jumat (29/9/2023).</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8wMi8xLzE3MTUxMi81L3g4b2dyZzg=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) buka suara terkait proses rekrutmen pramugari Kereta Cepat Jakarta-Bandung yang harus menguasi bahasa China.
Dia meminta semua pihak untuk mendengarkan penjelasan langsung dari PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC).

BACA JUGA:
Begini Cara Daftar Naik Kereta Cepat Whoosh Gratis

&quot;Tanyakan KCIC,&quot; kata Jokowi di Stasiun Padalarang, Bandung, Senin (2/10/2023).
Jokowi usai peresmian kereta cepat Jakarta Bandung atau Whoosh, langsung menjajal kembali dari Stasiun Halim ke Stasiun Padalarang. Menurut Jokowi, dalam perjalanan dirinya mendengar pramugari menggunakan bahasa Indonesia dan Inggris saja.
&quot;Tadi bahasanya bahasa Indonesia sama Inggris,&quot; kata Jokowi.

BACA JUGA:
Kereta Cepat Whoosh Lanjut ke Surabaya, Jokowi: Tunggu Studi 2 Minggu

Sebelumnya, PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) buka suara soal adanya informasi terkait proses rekrutmen pramugari Kereta Cepat Jakarta-Bandung yang harus menguasi bahasa China.Direktur Utama KCIC Dwiyana Slamet Riyadi menegaskan bahwa syarat pelamar kerja harus bisa berbahasa China tidaklah benar.
Pasalnya kata Dwiyana nantinya pelamar yang sudah ke terima kerja akan diajarkan berbahasa China.
Hal tersebut dilakukan agar pramugari tersebut familiar dengan bahasa China. Hal itu lantaran sebagian saham dari proyek kereta cepat tersebut ada BUMN dari Tiongkok.
&quot;Nggak harus kok, kita ajarkan supaya familiar aja, karena kan sebagian saham kan ada dari BUMN Tiongkok itu saja. Tapi tidak ada keharusan,&quot; kata Dwiyana saat ditemui dalam acara Hub Space di JCC, Jumat (29/9/2023).</content:encoded></item></channel></rss>
