<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Bahlil: Warga Bilang Kiamat 5 Kali pun Rempang Tak Jalan Kalau Enggak Ada Investasi   </title><description>Warga Rempang, Kepulauan Riau tidak menolak adanya investasi yang masuk ke wilayahnya.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/10/02/320/2893563/bahlil-warga-bilang-kiamat-5-kali-pun-rempang-tak-jalan-kalau-enggak-ada-investasi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/10/02/320/2893563/bahlil-warga-bilang-kiamat-5-kali-pun-rempang-tak-jalan-kalau-enggak-ada-investasi"/><item><title> Bahlil: Warga Bilang Kiamat 5 Kali pun Rempang Tak Jalan Kalau Enggak Ada Investasi   </title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/10/02/320/2893563/bahlil-warga-bilang-kiamat-5-kali-pun-rempang-tak-jalan-kalau-enggak-ada-investasi</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/10/02/320/2893563/bahlil-warga-bilang-kiamat-5-kali-pun-rempang-tak-jalan-kalau-enggak-ada-investasi</guid><pubDate>Senin 02 Oktober 2023 18:27 WIB</pubDate><dc:creator> Ikhsan Permana</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/10/02/320/2893563/bahlil-warga-bilang-kiamat-5-kali-pun-rempang-tak-jalan-kalau-enggak-ada-investasi-6vpYu90lpU.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Bahlil soal Investasi di Rempang (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/10/02/320/2893563/bahlil-warga-bilang-kiamat-5-kali-pun-rempang-tak-jalan-kalau-enggak-ada-investasi-6vpYu90lpU.jpg</image><title>Bahlil soal Investasi di Rempang (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Warga Rempang, Kepulauan Riau tidak menolak adanya investasi yang masuk ke wilayahnya. Hal ini ditegaskan oleh Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia.

&quot;Mereka tidak menolak investasi. Mereka sampai mengatakan kiamat 5 kali pun Rempang ini nggak jalan kalau nggak ada investasi,&quot; kata Bahlil dalam Rapat Kerja bersama Komisi VI DPR RI, Senin (2/10/2023).

BACA JUGA:Konflik Pulau Rempang, Bahlil: Jujur Ada Kekeliruan&amp;nbsp;


&quot;Jadi mereka welcome dan saya bangga dengan mereka, saya senang dengar itu,&quot; sambungnya.

Kendati demikian, Bahlil menyebut ada beberapa permintaan yang diajukan oleh warga Rempang perihal investasi salah satunya mereka tidak ingin dipindahkan ke Pulau Galang.

&quot;Hargai kami masyarakat melayu, kampung ini, karena kami sudah turun temurun. Benar juga ini,&quot; katanya.

BACA JUGA:Bahlil: Relokasi Warga Pulau Rempang Ditanggung PUPR&amp;nbsp;


Berdasarkan hal tersebut, masyarakat ingin tetap tinggal di kampung yang masih berada di Pulau Rempang. Selain itu, warga juga minta dilibatkan dalam investasi tersebut bukan hanya sebagai pekerja.

&quot;Investasi ini jangan hanya rakyat yang jadi pekerja, tapi juga ikut bagian jadi objek dan subjek investasi itu. Jadi mungkin jadi pengusahanya, kontraktornya, supplier-nya,&quot; ujarnya.

Kemudian masyarakat juga meminta kejelasan terkait dengan hak mereka seperti apa. Kemudian perihal pergeseran tempat tinggal juga diharapkan tidak mengganggu pencaharian warga yang mayoritas meruoakan nelayan.



&quot;Berikutnya kalau bergeser tidak boleh menghilangkan mata pencaharian karena mereka nelayan. Keenam adalah mereka ingin kuburan-kuburan kampung tua jangan diapa-apain,&quot; tukasnya.

</description><content:encoded>JAKARTA - Warga Rempang, Kepulauan Riau tidak menolak adanya investasi yang masuk ke wilayahnya. Hal ini ditegaskan oleh Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia.

&quot;Mereka tidak menolak investasi. Mereka sampai mengatakan kiamat 5 kali pun Rempang ini nggak jalan kalau nggak ada investasi,&quot; kata Bahlil dalam Rapat Kerja bersama Komisi VI DPR RI, Senin (2/10/2023).

BACA JUGA:Konflik Pulau Rempang, Bahlil: Jujur Ada Kekeliruan&amp;nbsp;


&quot;Jadi mereka welcome dan saya bangga dengan mereka, saya senang dengar itu,&quot; sambungnya.

Kendati demikian, Bahlil menyebut ada beberapa permintaan yang diajukan oleh warga Rempang perihal investasi salah satunya mereka tidak ingin dipindahkan ke Pulau Galang.

&quot;Hargai kami masyarakat melayu, kampung ini, karena kami sudah turun temurun. Benar juga ini,&quot; katanya.

BACA JUGA:Bahlil: Relokasi Warga Pulau Rempang Ditanggung PUPR&amp;nbsp;


Berdasarkan hal tersebut, masyarakat ingin tetap tinggal di kampung yang masih berada di Pulau Rempang. Selain itu, warga juga minta dilibatkan dalam investasi tersebut bukan hanya sebagai pekerja.

&quot;Investasi ini jangan hanya rakyat yang jadi pekerja, tapi juga ikut bagian jadi objek dan subjek investasi itu. Jadi mungkin jadi pengusahanya, kontraktornya, supplier-nya,&quot; ujarnya.

Kemudian masyarakat juga meminta kejelasan terkait dengan hak mereka seperti apa. Kemudian perihal pergeseran tempat tinggal juga diharapkan tidak mengganggu pencaharian warga yang mayoritas meruoakan nelayan.



&quot;Berikutnya kalau bergeser tidak boleh menghilangkan mata pencaharian karena mereka nelayan. Keenam adalah mereka ingin kuburan-kuburan kampung tua jangan diapa-apain,&quot; tukasnya.

</content:encoded></item></channel></rss>
