<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>IHSG Hari Ini Berpotensi Menguat Terdorong Saham Big Caps</title><description>Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi bergerak mixed cenderung menguat pada sepanjang perdagangan.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/10/03/278/2893761/ihsg-hari-ini-berpotensi-menguat-terdorong-saham-big-caps</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/10/03/278/2893761/ihsg-hari-ini-berpotensi-menguat-terdorong-saham-big-caps"/><item><title>IHSG Hari Ini Berpotensi Menguat Terdorong Saham Big Caps</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/10/03/278/2893761/ihsg-hari-ini-berpotensi-menguat-terdorong-saham-big-caps</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/10/03/278/2893761/ihsg-hari-ini-berpotensi-menguat-terdorong-saham-big-caps</guid><pubDate>Selasa 03 Oktober 2023 07:45 WIB</pubDate><dc:creator>Anggie Ariesta</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/10/03/278/2893761/ihsg-hari-ini-berpotensi-menguat-terdorong-saham-big-caps-uBBXCcOUMT.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Indeks Harga Saham Gabungan diprediksi menguat hari ini (Ilustrasi: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/10/03/278/2893761/ihsg-hari-ini-berpotensi-menguat-terdorong-saham-big-caps-uBBXCcOUMT.jpeg</image><title>Indeks Harga Saham Gabungan diprediksi menguat hari ini (Ilustrasi: Shutterstock)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi80LzE1OTk3OC81L3g4ajk5ZDk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi bergerak mixed cenderung menguat pada sepanjang perdagangan. Adapun pergerakan IHSG hari ini akan berada di kisaran 6.900 &amp;ndash; 7.077.
Pengamat pasar modal sekaligus Founder WH Project William Hartanto mengatakan, kesimpulan dari perdagangan sebelumnya, IHSG mulai dihias oleh penguatan saham-saham big caps, sebut saja seperti BBCA, BBNI, BMRI, yang sebulan sebelumnya seperti memberikan indikasi yang kurang bagus, kini malah memimpin penguatan hingga mendongkrak IHSG.

BACA JUGA:
IHSG Ditutup Menguat ke 6.961, Transaksi Rp9,1 Triliun


&quot;Dengan kondisi demikian, jika berlangsung terus sepanjang bulan ini, bisa saja pola double top yang kami sebutkan sebelumnya itu gagal terkonfirmasi. Penguatan saham-saham big caps ini disertai dengan net buy investor asing,&quot; tulis William dalam analisisnya, Selasa (3/10/2023).
Menurut William, ini merupakan kondisi menarik, dan jika masih ada peluang untuk buy on weakness di awal bulan ini, saran kami sebaiknya Anda manfaatkan.

BACA JUGA:
IHSG Sesi I Menguat 0,38% ke 6.966


&quot;Strategi kami menghadapi bulan Oktober 2023 dan beberapa saham big caps yang menjadi perhatian,&quot; kata dia.
Mempertimbangkan faktor teknikal ini, William memperkirakan peluang buy on weakness membesar di awal bulan Oktober 2023.
Untuk faktor teknikal, IHSG kembali ke dalam tren sideways dalam area 6900 &amp;ndash; 7000. Secara teknikal membentuk pola double top, indikasi bearish namun masih belum terkonfirmasi.
Untuk sentimen, Fed rate yang diisukan akan naik lagi karena inflasi AS yang kembali tinggi.
Sebelumnya, IHSG ditutup menguat sebesar 21.56 poin (+0.31%) menuju 6961,45 pada perdagangan hari Senin 2 Oktober 2023.
Sebanyak 259 saham menguat, 266 saham menurun, dan 232 saham tidak  mengalami perubahan harga pada perdagangan kemarin. Nilai transaksi  mencapai 9.826T (all market).
Berikut beberapa saham yang direkomendasikan secara teknikal.
BRPT, buy, support 1275, resistance 1435.
Trend following, penguatan berlanjut di atas support MA5 dan MA20.
DOID, buy, support 478, resistance 525; 550.
Penguatan lanjutan menguji resistance 550.
SMCB, buy, support 1565, resistance 1640.
Potensi menguat lanjutan setelah sideways cukup lama. Indikator MA5  dan MA20 membentuk golden cross yang mempertegas potensi tersebut.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi80LzE1OTk3OC81L3g4ajk5ZDk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi bergerak mixed cenderung menguat pada sepanjang perdagangan. Adapun pergerakan IHSG hari ini akan berada di kisaran 6.900 &amp;ndash; 7.077.
Pengamat pasar modal sekaligus Founder WH Project William Hartanto mengatakan, kesimpulan dari perdagangan sebelumnya, IHSG mulai dihias oleh penguatan saham-saham big caps, sebut saja seperti BBCA, BBNI, BMRI, yang sebulan sebelumnya seperti memberikan indikasi yang kurang bagus, kini malah memimpin penguatan hingga mendongkrak IHSG.

BACA JUGA:
IHSG Ditutup Menguat ke 6.961, Transaksi Rp9,1 Triliun


&quot;Dengan kondisi demikian, jika berlangsung terus sepanjang bulan ini, bisa saja pola double top yang kami sebutkan sebelumnya itu gagal terkonfirmasi. Penguatan saham-saham big caps ini disertai dengan net buy investor asing,&quot; tulis William dalam analisisnya, Selasa (3/10/2023).
Menurut William, ini merupakan kondisi menarik, dan jika masih ada peluang untuk buy on weakness di awal bulan ini, saran kami sebaiknya Anda manfaatkan.

BACA JUGA:
IHSG Sesi I Menguat 0,38% ke 6.966


&quot;Strategi kami menghadapi bulan Oktober 2023 dan beberapa saham big caps yang menjadi perhatian,&quot; kata dia.
Mempertimbangkan faktor teknikal ini, William memperkirakan peluang buy on weakness membesar di awal bulan Oktober 2023.
Untuk faktor teknikal, IHSG kembali ke dalam tren sideways dalam area 6900 &amp;ndash; 7000. Secara teknikal membentuk pola double top, indikasi bearish namun masih belum terkonfirmasi.
Untuk sentimen, Fed rate yang diisukan akan naik lagi karena inflasi AS yang kembali tinggi.
Sebelumnya, IHSG ditutup menguat sebesar 21.56 poin (+0.31%) menuju 6961,45 pada perdagangan hari Senin 2 Oktober 2023.
Sebanyak 259 saham menguat, 266 saham menurun, dan 232 saham tidak  mengalami perubahan harga pada perdagangan kemarin. Nilai transaksi  mencapai 9.826T (all market).
Berikut beberapa saham yang direkomendasikan secara teknikal.
BRPT, buy, support 1275, resistance 1435.
Trend following, penguatan berlanjut di atas support MA5 dan MA20.
DOID, buy, support 478, resistance 525; 550.
Penguatan lanjutan menguji resistance 550.
SMCB, buy, support 1565, resistance 1640.
Potensi menguat lanjutan setelah sideways cukup lama. Indikator MA5  dan MA20 membentuk golden cross yang mempertegas potensi tersebut.</content:encoded></item></channel></rss>
