<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Terungkap Ini Alasan Jumlah Perjalanan LRT Jabodebek Belum Ditambah</title><description>Divisi LRT Jabodebek mengungkapkan belum menambah trainset dan jam operasional LRT Jabodebek.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/10/03/320/2893929/terungkap-ini-alasan-jumlah-perjalanan-lrt-jabodebek-belum-ditambah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/10/03/320/2893929/terungkap-ini-alasan-jumlah-perjalanan-lrt-jabodebek-belum-ditambah"/><item><title>Terungkap Ini Alasan Jumlah Perjalanan LRT Jabodebek Belum Ditambah</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/10/03/320/2893929/terungkap-ini-alasan-jumlah-perjalanan-lrt-jabodebek-belum-ditambah</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/10/03/320/2893929/terungkap-ini-alasan-jumlah-perjalanan-lrt-jabodebek-belum-ditambah</guid><pubDate>Selasa 03 Oktober 2023 12:09 WIB</pubDate><dc:creator>Heri Purnomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/10/03/320/2893929/terungkap-ini-alasan-jumlah-perjalanan-lrt-jabodebek-belum-ditambah-4ust3032GJ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Jumlah Perjalanan LRT Jabodebek (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/10/03/320/2893929/terungkap-ini-alasan-jumlah-perjalanan-lrt-jabodebek-belum-ditambah-4ust3032GJ.jpg</image><title>Jumlah Perjalanan LRT Jabodebek (Foto: Okezone)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8wMi80LzE3MTUzMS81L3g4b2d3MnQ=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - PT Kereta Api Indonesia (Persero) melalui Divisi LRT Jabodebek mengungkapkan belum menambah trainset dan jam operasional LRT Jabodebek.
Saat ini sebanyak 16 trainset dan 234 perjalanan setiap hari dengan waktu keberangkatan kereta pertama pukul 05.00 WIB dan keberangkatan kereta terkahir pukul 19.58 WIB.

BACA JUGA:
Kereta Cepat Whoosh, LRT-MRT Hal Baru, Jokowi: Kita Tak Boleh Takut Belajar

Manager Public Relations LRT Jabodebek Kuswardojo menyatakan penambahan jumlah trainset dan jam operasional harus didasarkan pada keterisian pada kereta yang dioperasikan.
Pasalnya, saat ini dengan jumlah trainset yang dioperasikan masih dapat menampung kebutuhan masyarakat.

BACA JUGA:
Ternyata Ini Alasan Tarif LRT Jabodebek Maksimal Rp20.000

Dia mengatakan, saat ini jumlah penumpang LRT Jabodebek rata-rata baru sekitar 47 ribu sampai 50 ribu penumpang dalam sehari. Sedangkan dengan kapasitas yang ada target yang sudah ada paling tidak bisa sekitar 107 sampai 118 ribu per harinya.&quot;Artinya ketersediaan masih kosong tentu kita tidak akan menjalankan itu dulu, jadi kita menyesuaikan dengan kondisi di lapangan,&quot; katanya saat ditemui di Stasiun Jatimulya, dikutip Selasa (3/10/2023).
Pihaknya tidak menutup kemungkinan akan ada penambahan jumlah trainset dan perjalan jika memang kondisi di lapangan diperlukan.
Dia menjelaskan saat ini pihaknya dan Direktorat Jenderal Perkeretaapian masih terus melakukan evaluasi terkait jumlah trainset dan jam operasional yang dijalankan. Hal ini dilakukan untuk mengakomodir jumlah penumpang LRT Jabodebek.
&quot;Kalau penambahan itu pasti memungkinkan. Kita kan punya 27 yang akan dioperasikan dan saat ini kita baru mau mengoperasikan 16. Tentunya bertahap kita operasikan sesuai dengan kebutuhan nanti,&quot; katanya.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8wMi80LzE3MTUzMS81L3g4b2d3MnQ=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - PT Kereta Api Indonesia (Persero) melalui Divisi LRT Jabodebek mengungkapkan belum menambah trainset dan jam operasional LRT Jabodebek.
Saat ini sebanyak 16 trainset dan 234 perjalanan setiap hari dengan waktu keberangkatan kereta pertama pukul 05.00 WIB dan keberangkatan kereta terkahir pukul 19.58 WIB.

BACA JUGA:
Kereta Cepat Whoosh, LRT-MRT Hal Baru, Jokowi: Kita Tak Boleh Takut Belajar

Manager Public Relations LRT Jabodebek Kuswardojo menyatakan penambahan jumlah trainset dan jam operasional harus didasarkan pada keterisian pada kereta yang dioperasikan.
Pasalnya, saat ini dengan jumlah trainset yang dioperasikan masih dapat menampung kebutuhan masyarakat.

BACA JUGA:
Ternyata Ini Alasan Tarif LRT Jabodebek Maksimal Rp20.000

Dia mengatakan, saat ini jumlah penumpang LRT Jabodebek rata-rata baru sekitar 47 ribu sampai 50 ribu penumpang dalam sehari. Sedangkan dengan kapasitas yang ada target yang sudah ada paling tidak bisa sekitar 107 sampai 118 ribu per harinya.&quot;Artinya ketersediaan masih kosong tentu kita tidak akan menjalankan itu dulu, jadi kita menyesuaikan dengan kondisi di lapangan,&quot; katanya saat ditemui di Stasiun Jatimulya, dikutip Selasa (3/10/2023).
Pihaknya tidak menutup kemungkinan akan ada penambahan jumlah trainset dan perjalan jika memang kondisi di lapangan diperlukan.
Dia menjelaskan saat ini pihaknya dan Direktorat Jenderal Perkeretaapian masih terus melakukan evaluasi terkait jumlah trainset dan jam operasional yang dijalankan. Hal ini dilakukan untuk mengakomodir jumlah penumpang LRT Jabodebek.
&quot;Kalau penambahan itu pasti memungkinkan. Kita kan punya 27 yang akan dioperasikan dan saat ini kita baru mau mengoperasikan 16. Tentunya bertahap kita operasikan sesuai dengan kebutuhan nanti,&quot; katanya.</content:encoded></item></channel></rss>
