<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pemerintah Diminta Prioritaskan Petani Sawit dalam Aturan Ekspor CPO</title><description>Pemerintah Indonesia dinilai perlu berhati&amp;ndash;hati dalam menentukan kebijakan terkait ekspor minyak sawit.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/10/03/320/2893993/pemerintah-diminta-prioritaskan-petani-sawit-dalam-aturan-ekspor-cpo</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/10/03/320/2893993/pemerintah-diminta-prioritaskan-petani-sawit-dalam-aturan-ekspor-cpo"/><item><title>Pemerintah Diminta Prioritaskan Petani Sawit dalam Aturan Ekspor CPO</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/10/03/320/2893993/pemerintah-diminta-prioritaskan-petani-sawit-dalam-aturan-ekspor-cpo</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/10/03/320/2893993/pemerintah-diminta-prioritaskan-petani-sawit-dalam-aturan-ekspor-cpo</guid><pubDate>Selasa 03 Oktober 2023 13:09 WIB</pubDate><dc:creator>Rio Adryawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/10/03/320/2893993/pemerintah-diminta-prioritaskan-petani-sawit-dalam-aturan-ekspor-cpo-WOeaGEwjwn.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pemerintah perlu prioritaskan petani sawit. (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/10/03/320/2893993/pemerintah-diminta-prioritaskan-petani-sawit-dalam-aturan-ekspor-cpo-WOeaGEwjwn.jpg</image><title>Pemerintah perlu prioritaskan petani sawit. (Foto: MPI)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOS8xNS8xLzE3MDY1Mi81L3g4bzM2NDQ=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

JAKARTA &amp;ndash; Pemerintah Indonesia dinilai perlu berhati&amp;ndash;hati dalam menentukan kebijakan terkait ekspor minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) untuk para petani sawit.

Pasalnya akan berakibat buruk bagi petani dan perkembangan ekonomi apabila regulasi yang dibuat malah membuat munculnya hambatan-hambatan ekspor CPO.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Presiden Jokowi Bakal Larang Ekspor Rumput Laut hingga CPO Mentah

Adapun kini pemerintah telah merencanakan penerbitan Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) yang mengatur kebijakan ekspor CPO dan produk turunannya.

Direktur Eksekutif Search Research Institute, Piter Abdullah Redjalam menyebut soal pentingnya untuk mengawal dan mengamati terkait rencana penerbitan Permendag yang mengatur ekspor produk sawit.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Usut Korupsi CPO, Kejagung Jadwalkan Pemeriksaan Airlangga Hartarto Hari Ini

Jangan sampai aturan yang ada malah merugikan petani dan menghilangkan produk unggulan kita di global hilang.

&amp;ldquo;Jangan sampai produk sawit ini sama seperti masalah cengkeh dulu, perlu diperhatikan lebih lanjut sebelum membuat kebijakan karena dampaknya akan luar biasa kepada petani apabila ekspor CPO terganggu,&quot; katanya dalam acara peluncuran white paper perkembangan industri sawit Indonesia, Senin, 2 Oktober 2023.


Piter mengatakan ekspor sawit merupakan sebuah keharusan demi terciptanya pertumbuhan ekonomi yang positif.


&amp;nbsp;BACA JUGA:

RI Bentuk PalmCo, Kemitraan Perusahaan Sawit dan Petani Bisa Lebih Efisien

Menurutnya, pelu adanya peran pemerintah untuk mengeluarkan peraturan yang kondusif sehingga membuat iklim ekspor CPO menjadi baik.



&amp;ldquo;Ekspor CPO suatu keharusan karena menciptkan kesejahteraan bagi para petani sawit,&amp;rdquo; ucapnya



Piter juga memperhatikan rencana pemerintah terkait peluncuran bursa fisik CPO.



Ia melihat bursa CPO ini menuai perhatian publik dan para pengamat.



Kemudian dia berpesan agar tidak perlu terburu-buru dalam menentukan regulasi baru.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOS8xNS8xLzE3MDY1Mi81L3g4bzM2NDQ=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

JAKARTA &amp;ndash; Pemerintah Indonesia dinilai perlu berhati&amp;ndash;hati dalam menentukan kebijakan terkait ekspor minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) untuk para petani sawit.

Pasalnya akan berakibat buruk bagi petani dan perkembangan ekonomi apabila regulasi yang dibuat malah membuat munculnya hambatan-hambatan ekspor CPO.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Presiden Jokowi Bakal Larang Ekspor Rumput Laut hingga CPO Mentah

Adapun kini pemerintah telah merencanakan penerbitan Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) yang mengatur kebijakan ekspor CPO dan produk turunannya.

Direktur Eksekutif Search Research Institute, Piter Abdullah Redjalam menyebut soal pentingnya untuk mengawal dan mengamati terkait rencana penerbitan Permendag yang mengatur ekspor produk sawit.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Usut Korupsi CPO, Kejagung Jadwalkan Pemeriksaan Airlangga Hartarto Hari Ini

Jangan sampai aturan yang ada malah merugikan petani dan menghilangkan produk unggulan kita di global hilang.

&amp;ldquo;Jangan sampai produk sawit ini sama seperti masalah cengkeh dulu, perlu diperhatikan lebih lanjut sebelum membuat kebijakan karena dampaknya akan luar biasa kepada petani apabila ekspor CPO terganggu,&quot; katanya dalam acara peluncuran white paper perkembangan industri sawit Indonesia, Senin, 2 Oktober 2023.


Piter mengatakan ekspor sawit merupakan sebuah keharusan demi terciptanya pertumbuhan ekonomi yang positif.


&amp;nbsp;BACA JUGA:

RI Bentuk PalmCo, Kemitraan Perusahaan Sawit dan Petani Bisa Lebih Efisien

Menurutnya, pelu adanya peran pemerintah untuk mengeluarkan peraturan yang kondusif sehingga membuat iklim ekspor CPO menjadi baik.



&amp;ldquo;Ekspor CPO suatu keharusan karena menciptkan kesejahteraan bagi para petani sawit,&amp;rdquo; ucapnya



Piter juga memperhatikan rencana pemerintah terkait peluncuran bursa fisik CPO.



Ia melihat bursa CPO ini menuai perhatian publik dan para pengamat.



Kemudian dia berpesan agar tidak perlu terburu-buru dalam menentukan regulasi baru.</content:encoded></item></channel></rss>
