<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ini Hambatan dalam Ekspor CPO Indonesia</title><description>Industri sawit menjadi salah satu pendukung perekonomian Indonesia.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/10/03/320/2893998/ini-hambatan-dalam-ekspor-cpo-indonesia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/10/03/320/2893998/ini-hambatan-dalam-ekspor-cpo-indonesia"/><item><title>Ini Hambatan dalam Ekspor CPO Indonesia</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/10/03/320/2893998/ini-hambatan-dalam-ekspor-cpo-indonesia</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/10/03/320/2893998/ini-hambatan-dalam-ekspor-cpo-indonesia</guid><pubDate>Selasa 03 Oktober 2023 13:16 WIB</pubDate><dc:creator>Rio Adryawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/10/03/320/2893998/ini-hambatan-dalam-ekspor-cpo-indonesia-Y7OfgqyNNY.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Hambatan ekspor CPO Indonesia. (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/10/03/320/2893998/ini-hambatan-dalam-ekspor-cpo-indonesia-Y7OfgqyNNY.jpg</image><title>Hambatan ekspor CPO Indonesia. (Foto: MPI)</title></images><description>
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOS8wMy8xLzE3MDA4NC81L3g4bm9ucXE=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

JAKARTA - Industri sawit menjadi salah satu pendukung perekonomian Indonesia. Di mana sawit memberikan kontribusi yang luar biasa dalam penyerapan tenaga kerja.

Indonesia secara konsisten telah menyumbangkan lebih dari 50% dari produksi minyak kelapa sawit global.

BACA JUGA:
Punya Potensi Besar, Industri Sawit RI Bak Emas yang Kurang Dipoles&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Pada saat ini hilirisasi sedang dicanangkan sebaik mungkin agar terwujudnya Indonesia emas tahun 2045.

Namun, mencapai titik tersebut tidaklah mudah. Banyak sekali hambatan-hambatan yang membuat ekspor sawit menjadi tidak lancar.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

RI Bentuk PalmCo, Kemitraan Perusahaan Sawit dan Petani Bisa Lebih Efisien

Direktur Eksekutif Search Research Institute, Piter Abdullah Redjalam mengungkapkan penyebab terhambatnya ekspor CPO yakni dari negara tujuan ekspor utama seperti China, India, dan Uni Eropa.

Dirinya mengatakan hambatan di tiga negara tersebut berbeda-beda, ada yang soal tarif dan non tarif.


&amp;nbsp;BACA JUGA:

Punya Potensi Besar, Industri Sawit RI Bak Emas yang Kurang Dipoles&amp;nbsp; &amp;nbsp;

&amp;ldquo;Kalau di Uni Eropa dan China itu ada aturan yang mengatur pembatasan masuknya CPO dari luar guna kesejahteraan petani sana, di India tuh hambatannya tarif,&amp;rdquo; katanya pada Senin, 2 Oktober 2023.



Piter mengatakan banyaknya hambatan bisa berdampak negatif terhadap industri sawit nasional dan tentu saja yang paling dirugikan adalah petani sawit.



Dia berharap pemerintah bisa mengatasi hal tersebut dan yang terpenting tidak menimbulkan hambatan baru mengenai permasalahan ini.</description><content:encoded>
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOS8wMy8xLzE3MDA4NC81L3g4bm9ucXE=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

JAKARTA - Industri sawit menjadi salah satu pendukung perekonomian Indonesia. Di mana sawit memberikan kontribusi yang luar biasa dalam penyerapan tenaga kerja.

Indonesia secara konsisten telah menyumbangkan lebih dari 50% dari produksi minyak kelapa sawit global.

BACA JUGA:
Punya Potensi Besar, Industri Sawit RI Bak Emas yang Kurang Dipoles&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Pada saat ini hilirisasi sedang dicanangkan sebaik mungkin agar terwujudnya Indonesia emas tahun 2045.

Namun, mencapai titik tersebut tidaklah mudah. Banyak sekali hambatan-hambatan yang membuat ekspor sawit menjadi tidak lancar.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

RI Bentuk PalmCo, Kemitraan Perusahaan Sawit dan Petani Bisa Lebih Efisien

Direktur Eksekutif Search Research Institute, Piter Abdullah Redjalam mengungkapkan penyebab terhambatnya ekspor CPO yakni dari negara tujuan ekspor utama seperti China, India, dan Uni Eropa.

Dirinya mengatakan hambatan di tiga negara tersebut berbeda-beda, ada yang soal tarif dan non tarif.


&amp;nbsp;BACA JUGA:

Punya Potensi Besar, Industri Sawit RI Bak Emas yang Kurang Dipoles&amp;nbsp; &amp;nbsp;

&amp;ldquo;Kalau di Uni Eropa dan China itu ada aturan yang mengatur pembatasan masuknya CPO dari luar guna kesejahteraan petani sana, di India tuh hambatannya tarif,&amp;rdquo; katanya pada Senin, 2 Oktober 2023.



Piter mengatakan banyaknya hambatan bisa berdampak negatif terhadap industri sawit nasional dan tentu saja yang paling dirugikan adalah petani sawit.



Dia berharap pemerintah bisa mengatasi hal tersebut dan yang terpenting tidak menimbulkan hambatan baru mengenai permasalahan ini.</content:encoded></item></channel></rss>
