<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tekan Inflasi, Sri Mulyani Tebar Rp4 Triliun ke Daerah Berprestasi</title><description>Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani Indrawati menyerahkan Dana Insentif Daerah (DID).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/10/03/320/2894241/tekan-inflasi-sri-mulyani-tebar-rp4-triliun-ke-daerah-berprestasi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/10/03/320/2894241/tekan-inflasi-sri-mulyani-tebar-rp4-triliun-ke-daerah-berprestasi"/><item><title>Tekan Inflasi, Sri Mulyani Tebar Rp4 Triliun ke Daerah Berprestasi</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/10/03/320/2894241/tekan-inflasi-sri-mulyani-tebar-rp4-triliun-ke-daerah-berprestasi</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/10/03/320/2894241/tekan-inflasi-sri-mulyani-tebar-rp4-triliun-ke-daerah-berprestasi</guid><pubDate>Selasa 03 Oktober 2023 17:08 WIB</pubDate><dc:creator>Michelle Natalia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/10/03/320/2894241/tekan-inflasi-sri-mulyani-tebar-rp4-triliun-ke-daerah-berprestasi-yODhFKyGOA.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menteri Keuangan Sri Mulyani bagikan dana daerah. (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/10/03/320/2894241/tekan-inflasi-sri-mulyani-tebar-rp4-triliun-ke-daerah-berprestasi-yODhFKyGOA.jpg</image><title>Menteri Keuangan Sri Mulyani bagikan dana daerah. (Foto: MPI)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMy8xOS8xLzE2NDQxMi81L3g4ajk3OTM=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani Indrawati dan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menyerahkan Dana Insentif Daerah (DID) kepada pemerintah daerah (pemda) yang memiliki kinerja terbaik dalam pengendalian inflasi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Total alokasi DID tahun 2023 sebesar Rp4 triliun, terdiri dari Rp1 triliun insentif pengendalian inflasi dan Rp3 triliun insentif peningkatan kesejahteraan masyarakat.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Sri Mulyani Singgung Modernisasi Administrasi demi Penerimaan Pajak

Selain DID, Sri juga menyerahkan tambahan Dana Desa dengan total alokasi sebesar Rp2 triliun kepada 15.097 desa berprestasi tersebar di 37 provinsi.

Sri mengungkapkan bahwa pemberian insentif tersebut ditujukan untuk memotivasi Pemda dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Sri Mulyani Berburu Pajak demi Pendapatan Negara

&quot;Pemerintah daerah sekarang diberikan banyak insentif dalam rangka memberikan motivasi doing the right thing,&quot; ujarnya dalam International Seminar on Indonesia's Fiscal Decentralization Policy For The Next Decades di Jakarta, Selasa (3/10/2023)

Dia pun berharap, penyerahan insentif ini bisa menjadi inspirasi bagi daerah-daerah lainnya di seluruh wilayah Indonesia.

&quot;Kami berharap untuk daerah daerah yang terus mengukirkan prestasi bisa menjadi inspirasi,&quot; ucap Sri.

&amp;nbsp;BACA JUGA:

Bicara Pengelolaan Keuangan Daerah, Sri Mulyani: APBN-APBD Belum Sinkron


Pada kesempatan yang sama, dia juga mengapresiasi peran dan kerja sama Mendagri Tito Karnavian dalam meningkatkan kinerja serta perekonomian di daerah.



&quot;Saya itu senang sekali punya teman, sahabat, dan partner Menteri Dalam Negeri yang memiliki visi, punya intelektual, interest, curiosity, dan benar-benar menggerakkan Kementerian Dalam Negeri berpartner dengan kami,&quot; terang Sri.



Dia memberi gambaran, kerja sama tersebut ibarat 2 sisi mata uang yang seiring sejalan.



&quot;Karena itu adalah the same coin yang ada 2 sisinya. Pemerintahan dan fiskal itu adalah satu dan kita seiring,&quot; ungkap sang Bendahara Negara itu.



Oleh karenanya, Sri berharap dua kementerian tersebut bisa bekerja sama secara sinkron, termasuk dalam menghubungkan bagan akun standar dalam sistem keuangan daerah dan sistem pemerintahan daerah.



&quot;Ini nanti tinggal dari Kemendagri melihat dengan dashboard yang sama penekanannya pada pemerintahan, kita dashboard yang sama kita lihat pada performance keuangan, these gonna be beautiful&quot;, pungkasnya.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMy8xOS8xLzE2NDQxMi81L3g4ajk3OTM=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani Indrawati dan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menyerahkan Dana Insentif Daerah (DID) kepada pemerintah daerah (pemda) yang memiliki kinerja terbaik dalam pengendalian inflasi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Total alokasi DID tahun 2023 sebesar Rp4 triliun, terdiri dari Rp1 triliun insentif pengendalian inflasi dan Rp3 triliun insentif peningkatan kesejahteraan masyarakat.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Sri Mulyani Singgung Modernisasi Administrasi demi Penerimaan Pajak

Selain DID, Sri juga menyerahkan tambahan Dana Desa dengan total alokasi sebesar Rp2 triliun kepada 15.097 desa berprestasi tersebar di 37 provinsi.

Sri mengungkapkan bahwa pemberian insentif tersebut ditujukan untuk memotivasi Pemda dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Sri Mulyani Berburu Pajak demi Pendapatan Negara

&quot;Pemerintah daerah sekarang diberikan banyak insentif dalam rangka memberikan motivasi doing the right thing,&quot; ujarnya dalam International Seminar on Indonesia's Fiscal Decentralization Policy For The Next Decades di Jakarta, Selasa (3/10/2023)

Dia pun berharap, penyerahan insentif ini bisa menjadi inspirasi bagi daerah-daerah lainnya di seluruh wilayah Indonesia.

&quot;Kami berharap untuk daerah daerah yang terus mengukirkan prestasi bisa menjadi inspirasi,&quot; ucap Sri.

&amp;nbsp;BACA JUGA:

Bicara Pengelolaan Keuangan Daerah, Sri Mulyani: APBN-APBD Belum Sinkron


Pada kesempatan yang sama, dia juga mengapresiasi peran dan kerja sama Mendagri Tito Karnavian dalam meningkatkan kinerja serta perekonomian di daerah.



&quot;Saya itu senang sekali punya teman, sahabat, dan partner Menteri Dalam Negeri yang memiliki visi, punya intelektual, interest, curiosity, dan benar-benar menggerakkan Kementerian Dalam Negeri berpartner dengan kami,&quot; terang Sri.



Dia memberi gambaran, kerja sama tersebut ibarat 2 sisi mata uang yang seiring sejalan.



&quot;Karena itu adalah the same coin yang ada 2 sisinya. Pemerintahan dan fiskal itu adalah satu dan kita seiring,&quot; ungkap sang Bendahara Negara itu.



Oleh karenanya, Sri berharap dua kementerian tersebut bisa bekerja sama secara sinkron, termasuk dalam menghubungkan bagan akun standar dalam sistem keuangan daerah dan sistem pemerintahan daerah.



&quot;Ini nanti tinggal dari Kemendagri melihat dengan dashboard yang sama penekanannya pada pemerintahan, kita dashboard yang sama kita lihat pada performance keuangan, these gonna be beautiful&quot;, pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
