<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sri Mulyani Kantongi Rp9,29 Triliun dari Lelang SUN</title><description>Menteri Keuangan Sri Mulyani mengantongi Rp9,29 triliun dari lelang Surat Utang Negara (SUN).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/10/04/320/2894562/sri-mulyani-kantongi-rp9-29-triliun-dari-lelang-sun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/10/04/320/2894562/sri-mulyani-kantongi-rp9-29-triliun-dari-lelang-sun"/><item><title>Sri Mulyani Kantongi Rp9,29 Triliun dari Lelang SUN</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/10/04/320/2894562/sri-mulyani-kantongi-rp9-29-triliun-dari-lelang-sun</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/10/04/320/2894562/sri-mulyani-kantongi-rp9-29-triliun-dari-lelang-sun</guid><pubDate>Rabu 04 Oktober 2023 09:29 WIB</pubDate><dc:creator>Michelle Natalia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/10/04/320/2894562/sri-mulyani-kantongi-rp9-29-triliun-dari-lelang-sun-ajllLIV5gZ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Lelang Surat Utang Negara (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/10/04/320/2894562/sri-mulyani-kantongi-rp9-29-triliun-dari-lelang-sun-ajllLIV5gZ.jpg</image><title>Lelang Surat Utang Negara (Foto: Shutterstock)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMy8wMi80LzE2MzY3NC81L3g4ajVkNTg=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Menteri Keuangan Sri Mulyani mengantongi Rp9,29 triliun dari lelang Surat Utang Negara (SUN).  Direktur SUN DJPPR Kementerian Keuangan, Deni Ridwan mencatat bahwa jumlah penawaran yang masuk pada lelang SUN kemarin turun menjadi Rp22,42 triliun.
&quot;Penurunan tersebut didorong oleh sikap wait and see investor atas sikap hawkish para pejabat The Fed yang diyakini masih akan menaikkan FFR pada tahun ini dan akan menahan tingkat suku bunganya tetap tinggi dalam jangka waktu yang lama,&quot; ujar Deni dalam keterangan resminya di Jakarta, Selasa malam (3/10/2023).

BACA JUGA:
Sri Mulyani Kantongi Rp15,5 Triliun dari Lelang SUN Terakhir di 2022


Pemerintah memutuskan untuk memenangkan penawaran sebesar Rp9,29 triliun pada lelang SUN hari ini dengan mempertimbangkan yield SBN yang wajar di pasar sekunder, rencana kebutuhan pembiayaan tahun 2023, dan kondisi APBN terkini.
Dia mengatakan, rilis data inflasi domestik bulan September yang berada pada level 2,28% yoy menunjukkan kondisi perekonomian domestik yang cukup solid.

BACA JUGA:
Pemerintah Kantongi Rp15,2 Triliun dari Lelang SUN


Sementara itu, jumlah penawaran dari investor asing pada lelang SUN hari ini mencapai Rp2,72 triliun atau meningkat dari Rp2,08 triliun pada lelang SUN sebelumnya.
&quot;Mayoritas dari incoming bids investor asing tersebut berada pada SUN bertenor panjang yaitu 11 tahun sebesar Rp2,58 triliun atau 94,86% dari total incoming bids investor asing dan dimenangkan sebesar Rp0,16 triliun atau 1,8% dari total awarded bids,&quot; ungkap Deni.
Dia menyebutkan, secara keseluruhan, minat investor masih dominan  pada seri SUN bertenor menengah panjang, terutama seri SUN tenor 5 dan  11 tahun dengan jumlah penawaran masuk mencapai Rp13,18 triliun atau  55,22% dari total incoming bids, dan dimenangkan sebesar Rp9,65 triliun  atau 60,16% dari total awarded bids.
Adapun Weighted Average Yield (WAY) yang dimenangkan pada lelang SUN  hari ini bergerak naik antara 1-6 bps dari level yield pasar sekunder  pada penutupan sehari sebelumnya sebagai respon atas volatilitas pasar  keuangan dalam beberapa waktu terakhir.
&quot;Sesuai dengan kalender penerbitan Surat Berharga Negara (SBN) tahun  2023, lelang penerbitan SUN selanjutnya akan dilaksanakan pada tanggal  17 Oktober 2023,&quot; pungkas Deni.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMy8wMi80LzE2MzY3NC81L3g4ajVkNTg=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Menteri Keuangan Sri Mulyani mengantongi Rp9,29 triliun dari lelang Surat Utang Negara (SUN).  Direktur SUN DJPPR Kementerian Keuangan, Deni Ridwan mencatat bahwa jumlah penawaran yang masuk pada lelang SUN kemarin turun menjadi Rp22,42 triliun.
&quot;Penurunan tersebut didorong oleh sikap wait and see investor atas sikap hawkish para pejabat The Fed yang diyakini masih akan menaikkan FFR pada tahun ini dan akan menahan tingkat suku bunganya tetap tinggi dalam jangka waktu yang lama,&quot; ujar Deni dalam keterangan resminya di Jakarta, Selasa malam (3/10/2023).

BACA JUGA:
Sri Mulyani Kantongi Rp15,5 Triliun dari Lelang SUN Terakhir di 2022


Pemerintah memutuskan untuk memenangkan penawaran sebesar Rp9,29 triliun pada lelang SUN hari ini dengan mempertimbangkan yield SBN yang wajar di pasar sekunder, rencana kebutuhan pembiayaan tahun 2023, dan kondisi APBN terkini.
Dia mengatakan, rilis data inflasi domestik bulan September yang berada pada level 2,28% yoy menunjukkan kondisi perekonomian domestik yang cukup solid.

BACA JUGA:
Pemerintah Kantongi Rp15,2 Triliun dari Lelang SUN


Sementara itu, jumlah penawaran dari investor asing pada lelang SUN hari ini mencapai Rp2,72 triliun atau meningkat dari Rp2,08 triliun pada lelang SUN sebelumnya.
&quot;Mayoritas dari incoming bids investor asing tersebut berada pada SUN bertenor panjang yaitu 11 tahun sebesar Rp2,58 triliun atau 94,86% dari total incoming bids investor asing dan dimenangkan sebesar Rp0,16 triliun atau 1,8% dari total awarded bids,&quot; ungkap Deni.
Dia menyebutkan, secara keseluruhan, minat investor masih dominan  pada seri SUN bertenor menengah panjang, terutama seri SUN tenor 5 dan  11 tahun dengan jumlah penawaran masuk mencapai Rp13,18 triliun atau  55,22% dari total incoming bids, dan dimenangkan sebesar Rp9,65 triliun  atau 60,16% dari total awarded bids.
Adapun Weighted Average Yield (WAY) yang dimenangkan pada lelang SUN  hari ini bergerak naik antara 1-6 bps dari level yield pasar sekunder  pada penutupan sehari sebelumnya sebagai respon atas volatilitas pasar  keuangan dalam beberapa waktu terakhir.
&quot;Sesuai dengan kalender penerbitan Surat Berharga Negara (SBN) tahun  2023, lelang penerbitan SUN selanjutnya akan dilaksanakan pada tanggal  17 Oktober 2023,&quot; pungkas Deni.</content:encoded></item></channel></rss>
