<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Stok 1,7 Juta Ton, Erick Thohir Sebut Harga Beras Turun 11%</title><description>Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengklaim harga beras di Pasar Induk Beras Cipinang (PIBC) turun 11%.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/10/04/320/2894642/stok-1-7-juta-ton-erick-thohir-sebut-harga-beras-turun-11</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/10/04/320/2894642/stok-1-7-juta-ton-erick-thohir-sebut-harga-beras-turun-11"/><item><title>Stok 1,7 Juta Ton, Erick Thohir Sebut Harga Beras Turun 11%</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/10/04/320/2894642/stok-1-7-juta-ton-erick-thohir-sebut-harga-beras-turun-11</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/10/04/320/2894642/stok-1-7-juta-ton-erick-thohir-sebut-harga-beras-turun-11</guid><pubDate>Rabu 04 Oktober 2023 11:24 WIB</pubDate><dc:creator>Suparjo Ramalan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/10/04/320/2894642/stok-1-7-juta-ton-erick-thohir-sebut-harga-beras-turun-11-xU2DKdGTtt.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menteri BUMN Erick Thohir cek harga beras. (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/10/04/320/2894642/stok-1-7-juta-ton-erick-thohir-sebut-harga-beras-turun-11-xU2DKdGTtt.jpg</image><title>Menteri BUMN Erick Thohir cek harga beras. (Foto: MPI)</title></images><description>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOS8yOS8xLzE3MTM1NS81L3g4b2VrNDc=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengklaim harga beras di Pasar Induk Beras Cipinang (PIBC) turun 11%. Pernyataan ini setelah dirinya meninjau operasi pasar beras di kawasan tersebut.

Menurutnya, penurunan harga beras terjadi secara bertahap. Meski begitu, fluktuatif harga pangan dasar itu tergantung pada ketersediaan stok di pasaran.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Turunkan Harga Beras, Partai Perindo Harap Pemerintah Gelar Operasi Pasar dan Tambah Bansos

&quot;Tadi kan dijelasin sudah turun 11 persen,&quot; ujar Erick saat ditemui di PIBC, Jakarta Timur, Rabu (4/10/2023).

Adapun stok beras di gudang Bulog saat ini sudah mencapai 1,7 juta ton dan diperkirakan naik menjadi 2 juta ton pada November tahun ini.

Adapun penurunan harga beras di Pasar Induk Beras Cipinang didorong oleh operasi pasar yang dilakukan Perum Bulog selaku perusahaan pelat merah di sektor pangan.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Ke Pasar Induk Cipinang, Erick Thohir: Wasit Saja Ketangkap, Apalagi Penimbun Beras

Erick menjelaskan kenaikan harga beras sebelumnya disebabkan oleh pasokan beras yang menipis, di mana stok beras PIBC berada di kisaran 21.000 ton saja. Namun, Bulog menambah jumlah berasnya sehingga menjadi 31.000 ton saat ini.

Penambahan itu memberikan tekanan yang berarti pada harga beras, sehingga menurun 11 persen. Adapun target Presiden Joko Widodo (Jokowi) bila pasokan beras di Pasar Induk Beras Cipinang bisa menyentuh 35.000 ton.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

4 Fakta Mengerikan El Nino hingga Presiden Jokowi Buka Keran Impor 1 Juta Ton Beras



&quot;Kan bertahap, bertahap ya, tadi kan disampaikan bahwa dulu stoknya itu cuma 21.000 ton, Presiden mendorong sampai 35.000 ton, sekarang dengan stok 31.000 sudah turun 11 persen,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOS8yOS8xLzE3MTM1NS81L3g4b2VrNDc=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengklaim harga beras di Pasar Induk Beras Cipinang (PIBC) turun 11%. Pernyataan ini setelah dirinya meninjau operasi pasar beras di kawasan tersebut.

Menurutnya, penurunan harga beras terjadi secara bertahap. Meski begitu, fluktuatif harga pangan dasar itu tergantung pada ketersediaan stok di pasaran.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Turunkan Harga Beras, Partai Perindo Harap Pemerintah Gelar Operasi Pasar dan Tambah Bansos

&quot;Tadi kan dijelasin sudah turun 11 persen,&quot; ujar Erick saat ditemui di PIBC, Jakarta Timur, Rabu (4/10/2023).

Adapun stok beras di gudang Bulog saat ini sudah mencapai 1,7 juta ton dan diperkirakan naik menjadi 2 juta ton pada November tahun ini.

Adapun penurunan harga beras di Pasar Induk Beras Cipinang didorong oleh operasi pasar yang dilakukan Perum Bulog selaku perusahaan pelat merah di sektor pangan.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Ke Pasar Induk Cipinang, Erick Thohir: Wasit Saja Ketangkap, Apalagi Penimbun Beras

Erick menjelaskan kenaikan harga beras sebelumnya disebabkan oleh pasokan beras yang menipis, di mana stok beras PIBC berada di kisaran 21.000 ton saja. Namun, Bulog menambah jumlah berasnya sehingga menjadi 31.000 ton saat ini.

Penambahan itu memberikan tekanan yang berarti pada harga beras, sehingga menurun 11 persen. Adapun target Presiden Joko Widodo (Jokowi) bila pasokan beras di Pasar Induk Beras Cipinang bisa menyentuh 35.000 ton.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

4 Fakta Mengerikan El Nino hingga Presiden Jokowi Buka Keran Impor 1 Juta Ton Beras



&quot;Kan bertahap, bertahap ya, tadi kan disampaikan bahwa dulu stoknya itu cuma 21.000 ton, Presiden mendorong sampai 35.000 ton, sekarang dengan stok 31.000 sudah turun 11 persen,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
