<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>IHSG Hari Ini Berpotensi Melemah, Ini Rekomendasi Sahamnya</title><description>Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini berpotensi melemah pada sepanjang perdagangan.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/10/05/278/2895198/ihsg-hari-ini-berpotensi-melemah-ini-rekomendasi-sahamnya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/10/05/278/2895198/ihsg-hari-ini-berpotensi-melemah-ini-rekomendasi-sahamnya"/><item><title>IHSG Hari Ini Berpotensi Melemah, Ini Rekomendasi Sahamnya</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/10/05/278/2895198/ihsg-hari-ini-berpotensi-melemah-ini-rekomendasi-sahamnya</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/10/05/278/2895198/ihsg-hari-ini-berpotensi-melemah-ini-rekomendasi-sahamnya</guid><pubDate>Kamis 05 Oktober 2023 07:30 WIB</pubDate><dc:creator>Anggie Ariesta</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/10/05/278/2895198/ihsg-hari-ini-berpotensi-melemah-ini-rekomendasi-sahamnya-Z4UPvAQ7do.jpg" expression="full" type="image/jpeg">IHSG berpotensi melemah hari ini. (Foto: Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/10/05/278/2895198/ihsg-hari-ini-berpotensi-melemah-ini-rekomendasi-sahamnya-Z4UPvAQ7do.jpg</image><title>IHSG berpotensi melemah hari ini. (Foto: Freepik)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMC8xOS82Ny8xMjM1MTUvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini berpotensi melemah pada sepanjang perdagangan. Adapun pergerakan indeks saham akan berada di kisaran 6.823 &amp;ndash; 7.000.

Pengamat pasar modal sekaligus Founder WH Project, William Hartanto mengatakan kesimpulan dari perdagangan sebelumnya, IHSG mengkonfirmasi pola double top, yang pada Outlook sebelumnya sudah sempat dibahas dengan adanya neckline pada 6.900.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

IHSG Hari Ini Dibayangi Fluktuasi Nilai Tukar

&quot;Pada waktu IHSG masih di atas level ini, trennya masih sideways. Namun ketika pelemahan terjadi di bawah level ini, IHSG mengakhiri sideways dengan posisi melemah,&quot; tulis William dalam analisisnya, Kamis (5/10/2023).

Menurut William, jika dilihat secara teknikal, dengan pelemahan di hari pertamanya yaitu kemarin, tentu saja sedang dalam kondisi tidak menarik.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Jeda Makan Siang, IHSG Sesi I Menguat Tipis ke 6.966

&quot;Namun panic sell di hari pertama biasanya memberikan peluang lebih cepat untuk melihat bottom area,&quot; kata dia.

Mempertimbangkan faktor teknikal ini, William memperkirakan peluang buy on weakness membesar di awal bulan Oktober 2023. Beberapa saham big caps masih bisa dikoleksi di saat ini.

&quot;Kami melihat IHSG masih ada peluang menguat jika setidaknya berhasil bertahan di atas 6.823,&quot; ujarnya.



Untuk faktor teknikal, IHSG melemah di bawah level 6.900, yang mana telah mengkonfirmasi pola double top. Secara teknikal ini bukan indikasi yang bagus.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

164 Saham Merah, IHSG Dibuka Turun ke Level 6.936



&quot;Kami melihat IHSG masih memiliki support yang cukup kuat pada 6,823,&quot; kata William.



Untuk sentimen, masih seputar penguatan USD dan treasury bonds yield yang terus naik. Pergerakan instrumen ini memang sering bertolak belakang dengan saham.

Berikut beberapa saham yang direkomendasikan secara teknikal.



- TLKM, buy, support 3.670, resistance 3.840.

Pembentukan demand zone di area ini.



- SMMT, buy, support 1.200, resistance 1.400.

Trend following. Penguatan berlanjut di atas support MA5 dan MA20.



- BMRI, buy, support 5.900, resistance 6.200.

Trend following. Penguatan berlanjut di atas support MA5 dan MA20.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMC8xOS82Ny8xMjM1MTUvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini berpotensi melemah pada sepanjang perdagangan. Adapun pergerakan indeks saham akan berada di kisaran 6.823 &amp;ndash; 7.000.

Pengamat pasar modal sekaligus Founder WH Project, William Hartanto mengatakan kesimpulan dari perdagangan sebelumnya, IHSG mengkonfirmasi pola double top, yang pada Outlook sebelumnya sudah sempat dibahas dengan adanya neckline pada 6.900.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

IHSG Hari Ini Dibayangi Fluktuasi Nilai Tukar

&quot;Pada waktu IHSG masih di atas level ini, trennya masih sideways. Namun ketika pelemahan terjadi di bawah level ini, IHSG mengakhiri sideways dengan posisi melemah,&quot; tulis William dalam analisisnya, Kamis (5/10/2023).

Menurut William, jika dilihat secara teknikal, dengan pelemahan di hari pertamanya yaitu kemarin, tentu saja sedang dalam kondisi tidak menarik.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Jeda Makan Siang, IHSG Sesi I Menguat Tipis ke 6.966

&quot;Namun panic sell di hari pertama biasanya memberikan peluang lebih cepat untuk melihat bottom area,&quot; kata dia.

Mempertimbangkan faktor teknikal ini, William memperkirakan peluang buy on weakness membesar di awal bulan Oktober 2023. Beberapa saham big caps masih bisa dikoleksi di saat ini.

&quot;Kami melihat IHSG masih ada peluang menguat jika setidaknya berhasil bertahan di atas 6.823,&quot; ujarnya.



Untuk faktor teknikal, IHSG melemah di bawah level 6.900, yang mana telah mengkonfirmasi pola double top. Secara teknikal ini bukan indikasi yang bagus.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

164 Saham Merah, IHSG Dibuka Turun ke Level 6.936



&quot;Kami melihat IHSG masih memiliki support yang cukup kuat pada 6,823,&quot; kata William.



Untuk sentimen, masih seputar penguatan USD dan treasury bonds yield yang terus naik. Pergerakan instrumen ini memang sering bertolak belakang dengan saham.

Berikut beberapa saham yang direkomendasikan secara teknikal.



- TLKM, buy, support 3.670, resistance 3.840.

Pembentukan demand zone di area ini.



- SMMT, buy, support 1.200, resistance 1.400.

Trend following. Penguatan berlanjut di atas support MA5 dan MA20.



- BMRI, buy, support 5.900, resistance 6.200.

Trend following. Penguatan berlanjut di atas support MA5 dan MA20.</content:encoded></item></channel></rss>
