<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pinjaman Holding BUMN Pangan Rp1,5 Triliun Cair Pekan Depan, Dipakai Buat Apa?   </title><description>Pinjaman bunga murah untuk Holding BUMN Pangan atau ID FOOD dari Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) akan cair pekan depan.&amp;nbsp;</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/10/05/320/2895286/pinjaman-holding-bumn-pangan-rp1-5-triliun-cair-pekan-depan-dipakai-buat-apa</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/10/05/320/2895286/pinjaman-holding-bumn-pangan-rp1-5-triliun-cair-pekan-depan-dipakai-buat-apa"/><item><title>Pinjaman Holding BUMN Pangan Rp1,5 Triliun Cair Pekan Depan, Dipakai Buat Apa?   </title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/10/05/320/2895286/pinjaman-holding-bumn-pangan-rp1-5-triliun-cair-pekan-depan-dipakai-buat-apa</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/10/05/320/2895286/pinjaman-holding-bumn-pangan-rp1-5-triliun-cair-pekan-depan-dipakai-buat-apa</guid><pubDate>Kamis 05 Oktober 2023 10:01 WIB</pubDate><dc:creator>Suparjo Ramalan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/10/05/320/2895286/pinjaman-holding-bumn-pangan-rp1-5-triliun-cair-pekan-depan-dipakai-buat-apa-F3BpT6Gss3.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Pinjaman ID FOOD Cair. (Foto: Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/10/05/320/2895286/pinjaman-holding-bumn-pangan-rp1-5-triliun-cair-pekan-depan-dipakai-buat-apa-F3BpT6Gss3.JPG</image><title>Pinjaman ID FOOD Cair. (Foto: Freepik)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8wNC80LzE3MTY0MC81L3g4b2l0dDI=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

JAKARTA - Pinjaman bunga murah untuk Holding BUMN Pangan atau ID FOOD dari Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) akan cair pekan depan. Total pinjaman mencapai Rp1,5 triliun.

Direktur Utama ID FOOD, Frans Marganda Tambunan mengatakan, pihaknya sudah menandatangani kesepakatan pinjaman tersebut. Jika tak ada hambatan, anggaran segar itu digelontorkan minggu depan.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Erick Thohir Kecewa Dana Pensiun BUMN Dirampok&amp;nbsp;

&quot;Saat ini kami sudah mendapat bantuan dari pemerintah melalui pinjaman (bunga) murah yang minggu ini baru saja kami tandatangani lewat himbara dan ketika tidak ada hambatan minggu sudah bisa dipakai,&quot; ujar Frans saat ditemui wartawan, Jakarta, Kamis (5/10/2023).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

BPKP Audit Dana Pensiun BUMN, 2 Terindikasi Fraud

Pinjaman bunga murah, lanjut dia, untuk mendanai penyerapan cadangan pangan pemerintah (CPP) atau sembilan komoditas utama diantaranya, daging ruminansia, daging unggas, cabai, ikan, bawang putih, telur, gula, minyak goreng, dan bawang merah.

Selain itu, melakukan stabilisasi beberapa komoditas, sebagai persiapan Ramadhan dan Lebaran tahun depan. ID FOOD memang ditugaskan pemerintah menjadi off taker atau pemasok komoditas pangan di dalam negeri.

&quot;Dipakai untuk bantu-bantu meng-offtake gula daging migor dari para umkm pedagang. terutama untuk stabilisasi akhir tahun dan mulai persiapan lebaran 2024 yang lebih maju setiap tahunnya,&quot; ucapnya.

&amp;nbsp;BACA JUGA:

Kelompok HAM Sebut 3 BUMN Indonesia Jual Senjata Kepada Junta Militer Myanmar


Nantinya, bunga pinjaman menjadi beban pemerintah yang dihitung berdasarkan selisih antara tingkat bunga yang diterima penyalur dengan tingkat bunga yang dibebankan kepada penyelenggara CPP atau BUMN Pangan.



Adapun besaran bunga pinjaman yang diberikan perbankan adalah 2,25%.



&amp;ldquo;Kami memperoleh beban bunga yang lebih kecil dibandingkan komersial, hanya cukup untuk membayar 2,25 persen, sehingga ini membantu kami melakukan stabilisasi penyerapan ke petani, peternak, nelayan, dan cadangan stok pemerintah untuk sembilan komoditi ini,&amp;rdquo; tutur dia.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8wNC80LzE3MTY0MC81L3g4b2l0dDI=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

JAKARTA - Pinjaman bunga murah untuk Holding BUMN Pangan atau ID FOOD dari Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) akan cair pekan depan. Total pinjaman mencapai Rp1,5 triliun.

Direktur Utama ID FOOD, Frans Marganda Tambunan mengatakan, pihaknya sudah menandatangani kesepakatan pinjaman tersebut. Jika tak ada hambatan, anggaran segar itu digelontorkan minggu depan.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Erick Thohir Kecewa Dana Pensiun BUMN Dirampok&amp;nbsp;

&quot;Saat ini kami sudah mendapat bantuan dari pemerintah melalui pinjaman (bunga) murah yang minggu ini baru saja kami tandatangani lewat himbara dan ketika tidak ada hambatan minggu sudah bisa dipakai,&quot; ujar Frans saat ditemui wartawan, Jakarta, Kamis (5/10/2023).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

BPKP Audit Dana Pensiun BUMN, 2 Terindikasi Fraud

Pinjaman bunga murah, lanjut dia, untuk mendanai penyerapan cadangan pangan pemerintah (CPP) atau sembilan komoditas utama diantaranya, daging ruminansia, daging unggas, cabai, ikan, bawang putih, telur, gula, minyak goreng, dan bawang merah.

Selain itu, melakukan stabilisasi beberapa komoditas, sebagai persiapan Ramadhan dan Lebaran tahun depan. ID FOOD memang ditugaskan pemerintah menjadi off taker atau pemasok komoditas pangan di dalam negeri.

&quot;Dipakai untuk bantu-bantu meng-offtake gula daging migor dari para umkm pedagang. terutama untuk stabilisasi akhir tahun dan mulai persiapan lebaran 2024 yang lebih maju setiap tahunnya,&quot; ucapnya.

&amp;nbsp;BACA JUGA:

Kelompok HAM Sebut 3 BUMN Indonesia Jual Senjata Kepada Junta Militer Myanmar


Nantinya, bunga pinjaman menjadi beban pemerintah yang dihitung berdasarkan selisih antara tingkat bunga yang diterima penyalur dengan tingkat bunga yang dibebankan kepada penyelenggara CPP atau BUMN Pangan.



Adapun besaran bunga pinjaman yang diberikan perbankan adalah 2,25%.



&amp;ldquo;Kami memperoleh beban bunga yang lebih kecil dibandingkan komersial, hanya cukup untuk membayar 2,25 persen, sehingga ini membantu kami melakukan stabilisasi penyerapan ke petani, peternak, nelayan, dan cadangan stok pemerintah untuk sembilan komoditi ini,&amp;rdquo; tutur dia.</content:encoded></item></channel></rss>
