<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Soal Potensi PHK Usai TikTok Shop Ditutup, Menkop UKM Buka Suara</title><description>Menteri Koperasi dan UKM (MenkopUKM) Teten Masduki menanggapi potensi PHK massal usai ditutupnya operasional TikTok Shop.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/10/05/320/2895520/soal-potensi-phk-usai-tiktok-shop-ditutup-menkop-ukm-buka-suara</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/10/05/320/2895520/soal-potensi-phk-usai-tiktok-shop-ditutup-menkop-ukm-buka-suara"/><item><title>Soal Potensi PHK Usai TikTok Shop Ditutup, Menkop UKM Buka Suara</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/10/05/320/2895520/soal-potensi-phk-usai-tiktok-shop-ditutup-menkop-ukm-buka-suara</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/10/05/320/2895520/soal-potensi-phk-usai-tiktok-shop-ditutup-menkop-ukm-buka-suara</guid><pubDate>Kamis 05 Oktober 2023 14:52 WIB</pubDate><dc:creator> Ikhsan Permana</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/10/05/320/2895520/soal-potensi-phk-usai-tiktok-shop-ditutup-menkop-ukm-buka-suara-05vA6nJpBY.JPG" expression="full" type="image/jpeg">MenkopUKM Teten Masduki buka suara soal potensi PHK TikTok Shop. (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/10/05/320/2895520/soal-potensi-phk-usai-tiktok-shop-ditutup-menkop-ukm-buka-suara-05vA6nJpBY.JPG</image><title>MenkopUKM Teten Masduki buka suara soal potensi PHK TikTok Shop. (Foto: MPI)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8wNS80LzE3MTY4My8wL3g4b2pudnI=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

JAKARTA - Menteri Koperasi dan UKM (MenkopUKM) Teten Masduki menanggapi potensi PHK massal usai ditutupnya operasional TikTok Shop.

Teten mengatakan dengan ditutupnya TikTok Shop tidak berarti mematikan bisnis para penjual (seller) di platform tersebut.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

TikTok Shop Bakal Buka Lagi di Indonesia? Ini Penjelasannya

Sebab menurutnya masih banyak platform lain yang bisa digunakan untuk berjualan oleh para seller yang sebelumnya berjualan di TikTok Shop.

&quot;Kan banyak channel lain kan, Memangnya cuman Tiktok aja yang jualan, kan enggak,&quot; ucap Teten saat ditemui di Smesco Indonesia, Kamis (5/10/2023).

Selain itu, Teten mengatakan para seller juga masih bisa menggunakan TikTok untuk melakukan promosi, yang membedakan hanyalah transaksinya tidak bisa dilakukan langsung di platform.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Menkop Ungkap Kebohongan TikTok Shop: UMKM Besar Diminta Jual Produk China

Dia juga menyebut saat ini sudah banyak hadir platform omni channel yang memudahkan para seller untuk mengakses berbagai channel e-commerce hanya dengan satu platform.

&quot;Jadi ada agregasi omnichannelnya, teknologinya modern. Menurut saya tidak akan mematikan,&quot; tuturnya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Menkop Ungkap Kebohongan TikTok Shop: UMKM Besar Diminta Jual Produk China



Teten menegaskan yang harus dilindungi justru produksi dalam negeri jangan sampai mati karena tidak bisa bersaing dengan produk impor yang dijual dengan sangat murah dan tidak memenuhi standar dalam negeri sehingga merugikan konsumen dan mengganggu produksi.



&quot;Itu yang akan menimbulkan pengangguran. Kalau seller ini kan pedagang di berbagai channel gak mungkin mereka jualan di satu channel,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8wNS80LzE3MTY4My8wL3g4b2pudnI=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

JAKARTA - Menteri Koperasi dan UKM (MenkopUKM) Teten Masduki menanggapi potensi PHK massal usai ditutupnya operasional TikTok Shop.

Teten mengatakan dengan ditutupnya TikTok Shop tidak berarti mematikan bisnis para penjual (seller) di platform tersebut.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

TikTok Shop Bakal Buka Lagi di Indonesia? Ini Penjelasannya

Sebab menurutnya masih banyak platform lain yang bisa digunakan untuk berjualan oleh para seller yang sebelumnya berjualan di TikTok Shop.

&quot;Kan banyak channel lain kan, Memangnya cuman Tiktok aja yang jualan, kan enggak,&quot; ucap Teten saat ditemui di Smesco Indonesia, Kamis (5/10/2023).

Selain itu, Teten mengatakan para seller juga masih bisa menggunakan TikTok untuk melakukan promosi, yang membedakan hanyalah transaksinya tidak bisa dilakukan langsung di platform.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Menkop Ungkap Kebohongan TikTok Shop: UMKM Besar Diminta Jual Produk China

Dia juga menyebut saat ini sudah banyak hadir platform omni channel yang memudahkan para seller untuk mengakses berbagai channel e-commerce hanya dengan satu platform.

&quot;Jadi ada agregasi omnichannelnya, teknologinya modern. Menurut saya tidak akan mematikan,&quot; tuturnya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Menkop Ungkap Kebohongan TikTok Shop: UMKM Besar Diminta Jual Produk China



Teten menegaskan yang harus dilindungi justru produksi dalam negeri jangan sampai mati karena tidak bisa bersaing dengan produk impor yang dijual dengan sangat murah dan tidak memenuhi standar dalam negeri sehingga merugikan konsumen dan mengganggu produksi.



&quot;Itu yang akan menimbulkan pengangguran. Kalau seller ini kan pedagang di berbagai channel gak mungkin mereka jualan di satu channel,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
