<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Banyak Pengusaha Prancis Minat Investasi di IKN</title><description>Perancis merupakan negara potensial menjadi investor asing Indonesia dalam pembangunan IKN</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/10/05/470/2895720/banyak-pengusaha-prancis-minat-investasi-di-ikn</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/10/05/470/2895720/banyak-pengusaha-prancis-minat-investasi-di-ikn"/><item><title>Banyak Pengusaha Prancis Minat Investasi di IKN</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/10/05/470/2895720/banyak-pengusaha-prancis-minat-investasi-di-ikn</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/10/05/470/2895720/banyak-pengusaha-prancis-minat-investasi-di-ikn</guid><pubDate>Kamis 05 Oktober 2023 18:48 WIB</pubDate><dc:creator>Iqbal Dwi Purnama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/10/05/470/2895720/banyak-pengusaha-prancis-minat-investasi-di-ikn-WPTEKfOP5m.jfif" expression="full" type="image/jpeg">Pemindahan Ibu Kota dari Jakarta ke Kaltim. (Foto: Okezone.com/PUPR)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/10/05/470/2895720/banyak-pengusaha-prancis-minat-investasi-di-ikn-WPTEKfOP5m.jfif</image><title>Pemindahan Ibu Kota dari Jakarta ke Kaltim. (Foto: Okezone.com/PUPR)</title></images><description>JAKARTA - Kepala Badan Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN), Bambang Susantono mengatakan bahwa Perancis merupakan negara potensial menjadi investor asing Indonesia dalam pembangunan IKN.  Dia mengatakan sudah ada beberapa pengusaha dari Perancis yang siap untuk melakukan pembangkangan di IKN.
&quot;Pihak Otorita IKN ingin mencari peluang investasi dan kerjasama dengan calon investor di Perancis. Beberapa perusahaan yang kami temui adalah hasil follow up dengan berbagai pihak,&quot; ujar Bambang saat menghadiri Business Forum Indonesia - France 2023 diselenggarakan oleh Kedutaan Besar Republik Indonesia di Perancis dan Mouvement des Entreprises de France (MEDEF) di Paris, Perancis. Kamis (5/10/2023).

BACA JUGA:
Dato Sri Tahir Mau Bangun RS di IKN, Momen Minta Doa ke Sang Ibu Bikin Haru

Bambang menjelaskan, kerjasama investasi yang mengacu kepada lima karakteristik dasar pembangunan Ibu Kota Nusantara seperti hijau, inklusif, cerdas, tangguh, dan berkelanjutan. Selain itu, kerjasama investasi di bidang teknologi juga menjadi fokus kerja sama di dalam pertemuan ini.
&quot;Ada banyak hal yang bisa dijajaki, salah satunya di bidang teknologi,&quot; sambungnya.

BACA JUGA:
Revisi UU IKN Disahkan Jadi Undang-Undang, Ada 9 Aturan yang Diubah

Di Perancis, Kepala OIKN juga bertemu dengan Gerard Wolff selaku penasehat senior untuk Program Kota Berkelanjutan dari Kementerian Luar Negeri dan sekaligus menjadi Ketua Percepatan Kota Berkelanjutan MEDEF (organisasi kamar dagang dan industri Perancis) untuk pembelajaran dalam mewujudkan IKN sebagai kota hijauDalam kesempatan itu, terdapat beberapa perusahaan yang turut hadir di dalam pertemuan ini seperti Archetype Group, Egis, Kaptels, dan HDF.
Ibu Kota Nusantara juga diharapkan dapat menjadi kota yang berwawasan budaya sehingga mampu menjadi daya tarik bagi masyarakat lokal maupun internasional. Oleh karena itu, di hari yang sama Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara bersama team berdiskusi dengan pengelola Louvre Museum Paris dan esok harinya direncanakan berkunjung ke Louvre Museum Paris.</description><content:encoded>JAKARTA - Kepala Badan Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN), Bambang Susantono mengatakan bahwa Perancis merupakan negara potensial menjadi investor asing Indonesia dalam pembangunan IKN.  Dia mengatakan sudah ada beberapa pengusaha dari Perancis yang siap untuk melakukan pembangkangan di IKN.
&quot;Pihak Otorita IKN ingin mencari peluang investasi dan kerjasama dengan calon investor di Perancis. Beberapa perusahaan yang kami temui adalah hasil follow up dengan berbagai pihak,&quot; ujar Bambang saat menghadiri Business Forum Indonesia - France 2023 diselenggarakan oleh Kedutaan Besar Republik Indonesia di Perancis dan Mouvement des Entreprises de France (MEDEF) di Paris, Perancis. Kamis (5/10/2023).

BACA JUGA:
Dato Sri Tahir Mau Bangun RS di IKN, Momen Minta Doa ke Sang Ibu Bikin Haru

Bambang menjelaskan, kerjasama investasi yang mengacu kepada lima karakteristik dasar pembangunan Ibu Kota Nusantara seperti hijau, inklusif, cerdas, tangguh, dan berkelanjutan. Selain itu, kerjasama investasi di bidang teknologi juga menjadi fokus kerja sama di dalam pertemuan ini.
&quot;Ada banyak hal yang bisa dijajaki, salah satunya di bidang teknologi,&quot; sambungnya.

BACA JUGA:
Revisi UU IKN Disahkan Jadi Undang-Undang, Ada 9 Aturan yang Diubah

Di Perancis, Kepala OIKN juga bertemu dengan Gerard Wolff selaku penasehat senior untuk Program Kota Berkelanjutan dari Kementerian Luar Negeri dan sekaligus menjadi Ketua Percepatan Kota Berkelanjutan MEDEF (organisasi kamar dagang dan industri Perancis) untuk pembelajaran dalam mewujudkan IKN sebagai kota hijauDalam kesempatan itu, terdapat beberapa perusahaan yang turut hadir di dalam pertemuan ini seperti Archetype Group, Egis, Kaptels, dan HDF.
Ibu Kota Nusantara juga diharapkan dapat menjadi kota yang berwawasan budaya sehingga mampu menjadi daya tarik bagi masyarakat lokal maupun internasional. Oleh karena itu, di hari yang sama Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara bersama team berdiskusi dengan pengelola Louvre Museum Paris dan esok harinya direncanakan berkunjung ke Louvre Museum Paris.</content:encoded></item></channel></rss>
