<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kapan RI Bisa Lepas dari Ketergantungan Impor Pangan?</title><description>Ketergantungan impor pangan di Indonesia terus mengalami peningkatan hampir setiap tahunnya.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/10/06/320/2896012/kapan-ri-bisa-lepas-dari-ketergantungan-impor-pangan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/10/06/320/2896012/kapan-ri-bisa-lepas-dari-ketergantungan-impor-pangan"/><item><title>Kapan RI Bisa Lepas dari Ketergantungan Impor Pangan?</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/10/06/320/2896012/kapan-ri-bisa-lepas-dari-ketergantungan-impor-pangan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/10/06/320/2896012/kapan-ri-bisa-lepas-dari-ketergantungan-impor-pangan</guid><pubDate>Jum'at 06 Oktober 2023 09:45 WIB</pubDate><dc:creator>Nasya Emmanuela Lilipaly</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/10/06/320/2896012/kapan-ri-bisa-lepas-dari-ketergantungan-impor-pangan-mzXAcNyIRI.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kapan Indonesia bisa lepas dari ketergantungan impor? (Foto: Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/10/06/320/2896012/kapan-ri-bisa-lepas-dari-ketergantungan-impor-pangan-mzXAcNyIRI.jpg</image><title>Kapan Indonesia bisa lepas dari ketergantungan impor? (Foto: Freepik)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8wNC80LzE3MTY0MC81L3g4b2l0dDI=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

JAKARTA - Ketergantungan impor pangan di Indonesia terus mengalami peningkatan hampir setiap tahunnya.

Ketergantungan impor ini sebenarnya untuk memenuhi kebutuhan pangan dalam negeri.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Holding BUMN Pangan Defisit Gula 1 Juta Ton, Kapan Impor?

Hal ini disampaikan oleh Guru Besar sekaligus Dosen Program Studi Bioteknologi Tanah dan Lingkungan, Dwi Andreas Santosa menyebut data impor pangan Indonesia terus naik.

&amp;ldquo;Selama pemerintahan saat ini dari tahun 2013-2022 itu impor melaju hampir 2 kali lipat, USD10 miliar ke USD18,6 miliar,&amp;rdquo; katanya kepada Okezone, Kamis (6/10/2023).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Peringatan! Pendapatan Negara Jangan Digunakan Beli Barang Impor&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Sehingga hal itu neraca perdagangan pangan mengalami kenaikan yang cukup tinggi juga.

&amp;ldquo;Sehingga defisit neraca perdagangan pangan kita itu juga melonjak tinggi dari USD8,9 miliar tahun 2013, menjadi USD16,2 miliar di tahun 2022,&amp;rdquo; lanjut Andreas.


&amp;nbsp;BACA JUGA:

Bulog Akan Impor 1 Juta Ton Beras China, Erick Thohir: Kalau Produksi Bagus Tak Perlu

Hal yang disayangkan adalah ketergantungan impor ini merupakan suatu isu penting tetapi tidak mendapat perhatian yang cukup dari pemerintah.



&amp;ldquo;Masalah ketergantungan impor kita yang semakin lama semakin besar ini tidak pernah terselesaikan,&amp;rdquo; pungkasnya.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8wNC80LzE3MTY0MC81L3g4b2l0dDI=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

JAKARTA - Ketergantungan impor pangan di Indonesia terus mengalami peningkatan hampir setiap tahunnya.

Ketergantungan impor ini sebenarnya untuk memenuhi kebutuhan pangan dalam negeri.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Holding BUMN Pangan Defisit Gula 1 Juta Ton, Kapan Impor?

Hal ini disampaikan oleh Guru Besar sekaligus Dosen Program Studi Bioteknologi Tanah dan Lingkungan, Dwi Andreas Santosa menyebut data impor pangan Indonesia terus naik.

&amp;ldquo;Selama pemerintahan saat ini dari tahun 2013-2022 itu impor melaju hampir 2 kali lipat, USD10 miliar ke USD18,6 miliar,&amp;rdquo; katanya kepada Okezone, Kamis (6/10/2023).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Peringatan! Pendapatan Negara Jangan Digunakan Beli Barang Impor&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Sehingga hal itu neraca perdagangan pangan mengalami kenaikan yang cukup tinggi juga.

&amp;ldquo;Sehingga defisit neraca perdagangan pangan kita itu juga melonjak tinggi dari USD8,9 miliar tahun 2013, menjadi USD16,2 miliar di tahun 2022,&amp;rdquo; lanjut Andreas.


&amp;nbsp;BACA JUGA:

Bulog Akan Impor 1 Juta Ton Beras China, Erick Thohir: Kalau Produksi Bagus Tak Perlu

Hal yang disayangkan adalah ketergantungan impor ini merupakan suatu isu penting tetapi tidak mendapat perhatian yang cukup dari pemerintah.



&amp;ldquo;Masalah ketergantungan impor kita yang semakin lama semakin besar ini tidak pernah terselesaikan,&amp;rdquo; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
