<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Cadangan Devisa RI Turun Lagi karena Bayar Utang dan Stabilisasi Rupiah</title><description>Bank Indonesia (BI) mencatat cadangan devisa (Cadev) Indonesia menurun pada akhir September 2023</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/10/06/320/2896101/cadangan-devisa-ri-turun-lagi-karena-bayar-utang-dan-stabilisasi-rupiah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/10/06/320/2896101/cadangan-devisa-ri-turun-lagi-karena-bayar-utang-dan-stabilisasi-rupiah"/><item><title>Cadangan Devisa RI Turun Lagi karena Bayar Utang dan Stabilisasi Rupiah</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/10/06/320/2896101/cadangan-devisa-ri-turun-lagi-karena-bayar-utang-dan-stabilisasi-rupiah</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/10/06/320/2896101/cadangan-devisa-ri-turun-lagi-karena-bayar-utang-dan-stabilisasi-rupiah</guid><pubDate>Jum'at 06 Oktober 2023 11:45 WIB</pubDate><dc:creator>Chindya Citra Agustina</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/10/06/320/2896101/cadangan-devisa-ri-turun-lagi-gegara-bayar-utang-dan-stabilisasi-rupiah-8LmdSxxafo.png" expression="full" type="image/jpeg">Cadangan Devisa Indonesia Turun. (Foto: Okezone.com/Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/10/06/320/2896101/cadangan-devisa-ri-turun-lagi-gegara-bayar-utang-dan-stabilisasi-rupiah-8LmdSxxafo.png</image><title>Cadangan Devisa Indonesia Turun. (Foto: Okezone.com/Freepik)</title></images><description>JAKARTA - Bank Indonesia (BI) mencatat cadangan devisa (Cadev) Indonesia menurun pada akhir September 2023. Cadev tercatat sebesar USD134,9 miliar atau menurun dibandingkan dengan posisi pada akhir Agustus 2023 sebesar USD137,1 miliar.
Mengutip informasi dari BI, Jumat (6/10/2023), penurunan posisi cadangan devisa dipengaruhi oleh pembayaran utang luar negeri pemerintah dan kebutuhan untuk stabilisasi nilai tukar Rupiah sebagai langkah antisipasi dampak rambatan meningkatnya ketidakpastian pasar keuangan global.

BACA JUGA:
Cadangan Devisa RI Turun Jadi USD137 Miliar Usai Bayar Utang

Posisi cadangan devisa tersebut setara dengan pembiayaan 6,1 bulan impor atau 6,0 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah, serta berada di atas standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor.

BACA JUGA:
Cadangan Devisa Indonesia Naik Jadi Rp2.088 Triliun pada Juli 2023

Bank Indonesia menilai cadangan devisa tersebut mampu mendukung ketahanan sektor eksternal serta menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan.Ke depan, Bank Indonesia memandang cadangan devisa akan tetap memadai, didukung oleh stabilitas dan prospek ekonomi yang terjaga, seiring dengan respons bauran kebijakan yang ditempuh Bank Indonesia dalam menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.</description><content:encoded>JAKARTA - Bank Indonesia (BI) mencatat cadangan devisa (Cadev) Indonesia menurun pada akhir September 2023. Cadev tercatat sebesar USD134,9 miliar atau menurun dibandingkan dengan posisi pada akhir Agustus 2023 sebesar USD137,1 miliar.
Mengutip informasi dari BI, Jumat (6/10/2023), penurunan posisi cadangan devisa dipengaruhi oleh pembayaran utang luar negeri pemerintah dan kebutuhan untuk stabilisasi nilai tukar Rupiah sebagai langkah antisipasi dampak rambatan meningkatnya ketidakpastian pasar keuangan global.

BACA JUGA:
Cadangan Devisa RI Turun Jadi USD137 Miliar Usai Bayar Utang

Posisi cadangan devisa tersebut setara dengan pembiayaan 6,1 bulan impor atau 6,0 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah, serta berada di atas standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor.

BACA JUGA:
Cadangan Devisa Indonesia Naik Jadi Rp2.088 Triliun pada Juli 2023

Bank Indonesia menilai cadangan devisa tersebut mampu mendukung ketahanan sektor eksternal serta menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan.Ke depan, Bank Indonesia memandang cadangan devisa akan tetap memadai, didukung oleh stabilitas dan prospek ekonomi yang terjaga, seiring dengan respons bauran kebijakan yang ditempuh Bank Indonesia dalam menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.</content:encoded></item></channel></rss>
